episode 81

388 18 1
                                        

Hari sudah siang swara hanya duduk di sofa yg ada di ruangan sanskar
Sedangkan sanskar ia masih sibuk dengan pekerjaan nya

"Ya ampun kapan dia akan pergi untuk pertemuan itu,jika dia pergi aku bisa leluasa ngobrol dengan para pekerja di luar"gugam swara dalam hati terlihat bosan

Sesekali tanpa swara ketahui sanskar memperhatikan tingkah swara yg begitu menggemaskan bagi nya nampak jelas ia begitu bosan namun sanskar sengaja mengacuhkan nya ingin menggoda nya

Terlihat sanskar memiringkan senyuman di bibir nya.

"Pak klayen kita sudah datang mereka sudah menunggu di ruang miting,"ucap asisten pribadi nya

membuat seketika swara terlihat senang

Sanskar yg menatap ke arah swara membuat swara menyembunyikan exspresi wajah nya itu mencoba terlihat biasa saja

"Baik lah aku akan segera datang kau pergi lah dan temani mereka."ucap sanskar

Pria itu pun pergi
Sanskar menutup laptopnya dan beranjak berdiri dari kursi nya
Membenarkan jas nya

"Swara bisa kau tunggu di sini,aku tidak akan lama,"ucap sanskar

"Ya tentu aku akan menunggu mu.
Jangan terburu-buru,tenang saja.
maksud ku kau harus bekerja dengan baik kan jangan sampai karena terburu-buru pekerjaan mu tidak seperti yg kau ingin kan,"ucap swara sedikit salah tingkah karena ucapan nya itu

"Baik ingat jangan melakukan hal yg tidak-tidak mengerti,ini kantor dan kau nyonya sanskar Raj sing di sini,jangan terllau berbaur mengerti."tegas sanskar pada swara yg membuat swara sedikit terdiam heran

"Apa ini? Saa,,nskar kau tidak pernah melarang ku selama ini, dulu,,,"ucap swara terpotong

"Itu dulu!.,,,,
Swara maksud ku dulu aku membuat begitu banyak kesalahan jadi tolong mengerti aku tidak ingin terlalu mengingat masa lalu,"sanskar menjelaskan dengan memegang kedua pipi swara.

Swara hanya terdiam
Dengan perubahan sikap sanskar di luar rumah

Sanskar pun pergi dengan memberikan sedikit senyuman pada swara yg masih terdiam

"Baik lah aku tidak boleh banyak mengobrol dengan orang luar kan, tapi sebagai istri pemilik perusahaan ini aku akan membuat pengumuman sekaligus undangan bagi mereka agar datang ke pernikahan ku nanti,itu bukan mengobrol nama nya".😆

Swara pun meninggalkan ruangan menuju luar

Di luar ruangan semua pekerja yg melihat kedatangan swara dengan kompak berdiri

"Nyonya kau membutuhkan sesuatu?"tanya salah satu pekerja

"Tidak aku hanya ingin membuat pengumuman,
Dengar aku mengundang kalian semua ke acara pernikahan ku nanti,ku harap kalian bisa menjadi bagian dari acara kebahagian ku itu,"ucap swara mengumumkan

Semau pegawai terlihat senang namun sekaligus bingung

Swara yg melihat nya berbalik bingung dengan sikap para pegawai

"Nyonya kami akan ikut serta datang jika,,,."ucap seorang pegawai yg berdiri tak jauh dari swara

"Jika??"tanya swara

"Jika kita mendapatkan ijin,sekaligus undangan dari pemilik perusahaan ini,pak sanskar."ucap nya segan

"Lalu kenapa,aku mengundang mu kan.
Baik jangan anggap aku sebagi calon istri dari pemilik perusahaan ini,anggap aku sebagai teman kalian dan aku mengundang kalian dengan resmi."ucap swara tetap akrab

Semua pekerja pun tersenyum mendengar nya

"Swara kau di sini ada apa ini?"tanya Lala yg datang

"Hai laks,,
Aku ke mari untuk mengundang semua orang agar datang di pernikahan ku nanti,"ucap swara bahagia

"Itu bagus,,tapi apa sanskar mengetahui hal ini?"tanya ragu laks

"Baik semua kembali bekerja."titah laks

Laks berjalan menuju ruangan bersama swara

"Kau lihat bagai mana berpengaruh nya sikap sanskar sekarang,swara sanskar tidak seperti dulu lagi,dia bukan kk ku yg dulu."ucap laks

"Ya dan ini semua salah ku,
Laks jika saja aku dulu tidak melakukan hal bodoh ini maka semua nya tidak akan seperti ini."ucap swara merasa bersalah

"Tidak swara jangan menyalah kan diri mu sendiri,ini semua akibat salah paham saja,swara jika sanskar bisa berubah,maka aku percaya kau bisa mengembalikan sanskar yg dulu sanskar kk ku."laks dengan berharap banyak dari swara dan pergi meninggalkan ruangan itu

Swara pun terdiam berpikir.
____

"Kau membuat kesalahan,dan kesalahan ini sangat tidak pantas untuk di maafkan,ku harap besok aku tidak melihat wajah mu lagi di sini!"

Terdengar perkataan yg keras di luar ruangan membuat swara pergi untuk melihat nya

"Ada apa ini sanskar,"tanya laks di tengah gedung kantor

"Berikan dia upah bulan ini,dan suruh dia mengosongkan tempat nya."ucap sanskar pada laks

"Dan kau cari pengganti nya untuk bekerja besok."ucap sanskar pada salah satu karyawan nya dan pergi dengan kemarahan

Swara yg melihat nya dari atas ruangan hanya bisa menyaksikan sifat yg sama sekali ia tak di kenali.

Terlihat sanskar di ikuti laks menuju ruangan nya dengan langkah besar nya penuh kemarahan
Sanskar membuka pintu ruangan dengan sedikit keras
Namun ia terhenti ketika ia menyadari keberadaan swara yg duduk di ruangan nya
Ia menetralkan amarah nya mencoba untuk tenang
Sanskar berjalan menuju kursi kekuasaan nya dan duduk dengan mencoba tenang
Laks terdiam berdiri melihat ke arah swara

Swara pun mengedipkan mata nya meminta laks tenang,
Dengan mencoba tenang swara pun mencoba mengatasi kemarahan sanskar

Sanskar apa pekerjaan mu sudah selesai?hari ini aku berniat ingin belanja beberapa hadiah untuk keluarga kita,untuk ayah dan bibi ku juga tapi jika kau tidak bisa mengantarku tidak masalah aku akan pergi sendiri,dan aku minta sopir kantor mu untuk mengantarkan ku,?ucap swara berdiri dengan menyenderkan duduk nya di meja tepat di sisi sanskar yg tengah duduk

"Kenap kau harus pergi bersama supir aku akan mengantar mu."ucap sanskar menyandarkan kepala nya di kursi melihat ke arah swara

"Tapi ku pikir perasaan mu sedang tidak begitu baik jadi aku tidak ingin memaksa mu."ucap swara dengan memegang tangan sanskar

"Ya pekerjaan membuat emosi ku tidak terkendali,tapi sudah lah itu sudah ku atasi."ucap sanskar menghela nafas

"Baik lah kalau begitu kita akan pergi setelah semua pekerjaan mu se,,,,."ucap swara tertahan

"Pak permisi dia ingin bertemu dengan mu."ucap salah satu pria memperlihatkan siapa yg ingin bertemu dengan nya

Sanskar sedikit kesal karena telah berani mengganggu nya.
Swara berdiri di sebelah sanskar

"Kau,,,"ucap sanskar.

??????


Perjanjian CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang