Bab 58. Cari Yang Mau Aja
Kalau kamu nggak mau, aku cari yang mau aja - Bee
***
"Udah, Bee. Ngantuk."
Barta menguap lalu menjatuhkan tubuhnya di samping cewek itu. Sengaja memunggungi biar Phoebe tidak berisik lagi.
"Mau lagi, Bar." Phoebe merengek, menggoyang-goyangkan bahu Barta agar kembali bangun. Phoebe tidak bisa tidur sekarang, rasanya sangat menyiksa sekali. Berbaring saja gelisah, kedua matanya tidak bisa terpejam. "Betis, Bee, sakit..."
Barta berdecak. Hasil jalan-jalan seharian terasa sekarang. Phoebe menangis karena badannya sakit. Terutama kedua betisnya, Barta dari tadi kesal. Tidak bisa tidur karena suara berisik istrinya.
"Tadi siang aku bilang apa, Bee?" Tanya Barta.
"Tadi siang nggak sakit." Phoebe bersikukuh. "Tapi sekarang sakit."
"Terus mau apa lagi?"
"Dipijitin lagi." Jawab cewek itu pelan.
Barta mendengkus. Mengambil posisi duduk dan meraih kedua kaki Phoebe. Memijit pelan-pelan sehingga Phoebe meringis.
"Pelan-pelan. Bee kesakitan." Ucapnya manja.
"Sekali lagi nggak mau jalan-jalan lagi." Ancam cowok itu.
Phoebe menggeleng. "Ini pertama dan terakhir kali kaki Bee sakit. Nanti selanjutnya nggak sakit lagi. Bee janji." Katanya yakin.
"Nggak mau!" Jawab Barta.
Phoebe mengerucutkan bibirnya. "Bee kan nggak pernah jalan-jalan sebelumnya." Curhatnya. "Kamu kan udah janji tadi siang." Tagihnya seperti anak kecil.
"Siapa suruh nggak pernah?" Barta makin galak.
"Mama kan sibuk. Terus Bee nggak punya teman."
Barta mendengkus. Benar juga. Dia menoleh ke samping dan meringis pelan. "Besok semua boneka-bonekanya pindahin ke kamar satu lagi. Di sini udah sempit banget. Mau tidur juga susah." Katanya. "Kamu harus rajin bersihin bonekanya. Jangan dibiarin kotor. Nanti aku buang kalau kamu malas."
Phoebe mengedarkan pandangannya lalu menggeleng tidak terima. Boneka-bonekanya tersusun rapi di kamar tersebut. Lebih banyak di atas ranjang bersama mereka, ada juga di atas meja belajar. Di atas lemari tidak ketinggalan. Terus di samping jendela juga ada.
"Bee kan mau tidur sama boneka-boneka." Jawabnya jujur. Cewek itu masih berbaring dengan menyelonjorkan kedua kakinya, sedangkan Barta ada di kedua kakinya sedang memijit kakinya. Cewek itu mengelus-elus perutnya yang mulai membuncit. Mereka tidak sekolah lagi, sekarang Phoebe sudah bebas tanpa menutup-nutupi perutnya lagi.
"Kamu mau tidur sama aku atau boneka kamu?"
"Mau dua-duanya." Jawab Phoebe tidak mau kalah.
"Pilihnya satu aja. Jangan boros!"
"Bee nggak bisa milih."
"Harus!!"
Phoebe mengerucutkan bibir sambil mikir. "Bee mau sama bonekanya." Ucapnya akhirnya.
Barta menyeringai. "Mulai besok kamu tidur di kamar sebelah!"
"Nggak mau." Phoebe menggeleng cepat. Barta mencibir, tapi tidak mau berdebat lagi. Cewek itu sudah mulai aman, Barta hendak membaringkan tubuhnya lagi. "Bar, perut, Bee udah gede. Mau di elus-elusin."
KAMU SEDANG MEMBACA
His Girlfriend [TERBIT]
Novela JuvenilSUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) ADA JUGA SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DE...
![His Girlfriend [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/148670398-64-k272907.jpg)