Urutan tertomboy
Nina -
-
-
Queensha, Phoebe, Citra -
***
Tidak ada lagi gangguan dari Flara dan temannya. Bagai ditelan bumi, mereka menjauh dan menyingkir jika Phoebe ikut ke kampus bersama Barta. Phoebe tidak tahu apa yang terjadi pada mereka setelah kejadian enam minggu lalu.
Meskipun berada di kelas yang sama, Flara dan temannya menunduk serta duduk jauh dari Barta. Mereka juga keluar dari kelas paling cepat. Setiap kali Phoebe bertanya pada suaminya, Barta hanya mengangkat bahu dan tidak ambil pusing.
Phoebe penasaran, tetapi sampai sekarang tidak menemukan alasan yang tepat. Seperti perkataan suaminya, Phoebe tidak perlu khawatir lagi, semua sudah membaik dan tidak akan ada lagi gangguan untuknya.
"Bar, ayo tidur." Phoebe merengek seperti anak kecil di sampingnya, menempatkan kepalanya di ceruk leber Barta yang sedang sibuk menggambar di layar iPad.
"Kamu duluan aja. Bentar lagi aku nyusul." Jawab barta yang sudah terbiasa dengan rengekan istrinya.
Phoebe menggeleng enggan, mengeratkan kedua lengannya di perut suaminya agar Barta menyudahi pekerjaannya. "Nggak mau! Bee penginnya tidur bareng kamu."
"Bentar lagi nyusul." Barta menoleh ke samping, mengecup ujung hidung Phoebe yang masih cemberut. Phoebe menggeleng cepat, makin menjadi-jadi sejak Barta sering mengalah padanya. Manjanya berkali-kali lipat, kalau Barta menolak Phoebe langsung nangis.
Tetapi, sungguh luar biasa, Phoebe yang serewel itu bisa menjaga kandungannya selama sembilan bulan. Dia juga kuat dibalik cengengnya. Barta berdecak kagum, awalnya tidak percaya mereka bisa sampai hingga hari ini.
Prediksi dokter, Phoebe akan melahirkan waktu dekat ini. Menyarankan banyak bergerak untuk mempermudah proses persalinan. Sehingga Phoebe semangat pergi kuliah bersama suaminya dan setelah pulang mereka makan di luar.
"Bar, perut Bee sakit kalau jauh-jauh dari kamu. Adek bayinya suka usil nendangin perut Bee." Rengek Phoebe masih berusaha membuat Barta luluh.
"Tinggal tidur, Bee. Tempat tidurnya di belakang kamu." Barta memutar bola mata.
"Nggak mau."
"Aku nyusul sepuluh menit lagi." Tawar Barta lalu mengecup cepat. "Janji cuma sepuluh menit."
"Beneran?"
"Hem."
"Kalau bohong?"
"Aku tidur di luar."
"Ih, nggak boleh!" Phoebe tidak setuju. "Tapi janji ya, sepuluh menit lagi kamu nyusul?"
"Iya, sayang."
Phoebe tersenyum malu-malu, dipanggil sayang oleh suaminya hati Phoebe langsung meleleh. Akhirnya dia mengalah, Barta mengecup sekali lagi kemudian Phoebe beranjak dari sisi suaminya.
KAMU SEDANG MEMBACA
His Girlfriend [TERBIT]
Fiksi RemajaSUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) ADA JUGA SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DE...
![His Girlfriend [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/148670398-64-k272907.jpg)