Bab 26. Barta

69.8K 5.9K 226
                                        


 "Bini lo ada sama gue."

Kevin meringis. Cowok di seberang line mengumpat serapah. Dia kemudian terkekeh dan menutup sambungan telpon setelah berdehem.

"Barta di mana?" Tanya Citra mengerutkan dahi.

"Sibuk nyariin Bee."

Citra mencibir. "Kamu sih, dari tadi udah disuruh ngabarin." Gerutunya. "Kasian Barta nyari-nyari."

"Biarin aja." Kevin mengangkat bahu tidak peduli. Dari cerita Phoebe ketika mereka makan, Kevin menyimpulkan jika Barta malas menemani Phoebe keluar cari makan. Sehingga cewek itu keluar sendirian. Sekalian aja Kevin mengerjai Barta agar kelimpungan dan tidak mengulangi kesalahannya lagi.

Cewek kok dibiarin keluar sendiri.

Mereka ada di depan rumah Barta, tapi sama sekali tidak turun dari mobil. Rumah itu seperti tidak berpenghuni, pasti Barta sibuk yariin Phoebe yang tak kunjung kembali padahal sudah tengah malam.

Di jok belakang mobil jeep Kevin ada Zen dan Phoebe yang sudah tepar. Kelelahan main wahana dan kekenyangan. Kepala Zen ada di pangkuan Phoebe, sedangkan Phoebe tetap duduk menyandar.

Mereka tidak mau dipisahkan lagi. Selesai makan kembali ke area pasar malam, kembalu main dan jajan. Mereka bercerita panjang lebar, tapi sejak sepuluh menit perjalanan pulang langsung pulas.

Kevin melirik kaca spion, sebuah mobil berhenti di belakang mereka. Pemiliknya keluar buru-buru dan berdiri di samping kemudi Kevin.

"Anjing, gue sibuk nyariin dari sore, kenapa lo nggak ngabarin gue?" Kesal Barta tak tertahankan lagi.

Kevin mengangkat bahu. "Dia nggak mau pulang."

Barta berdecak lalu menoleh pada jok belakang. "Kenapa..." Dia tidak tahu harus melanjutkan apa lagi. "Sejak kapan Bee bareng lo?"

"Tanya sendiri."

"Bangsat!" Barta kembali mengumpat. Citra langsung turun melihat Barta kesulitan mengangkat Phoebe yang tidak tahu apa-apa lagi. Cewek itu mengangkat kepala adiknya dan Barta akhirnya berhasil membawa Phoebe keluar.

"Lo nggak ngasih macem-macem? Cit, Bee makan apa aja?" Barta beralih pada Citra.

"Dia pengen makan kerang rebus." Kata Kevin menjawab.

Barta mendengkus. Tanpa mengucapkan terima kasih atau menawarkan untuk mampir, dia langsung masuk ke dalam rumah. Ditutup rapat dari dalam karena dia tidak berkepentingan lagi dengan Kevin dan Citra.

Sesaat kemudian Barta mendengar deru mesin mobil Kevin menjauh dari pekarangan rumahnya. Wajahnya tidak setegang yang tadi. Begitu lega mendapatkan kabar dari Kevin bahwa istrinya sedang bersamanya.

Phoebe cewek idiot yang tidak bisa diprediksi. Seperti tadi, sama sekali tidak menyangka jika cewek itu bersama Kevin dan Citra. Dia mengira Phoebe kembali ke rumah orang tuanya atau di kedai es krim.

Sehingga tujuannya langsung ke tempat tersebut. Namun hasilnya nihil, sama sekali tidak mendapatkan petunjuk tentang keberadaannya.

Cewek itu sama sekali tidak membawa apa-apa dari rumah. Ponselnya tergeletak di atas nakas, begitu juga dengan dompetnya. Phoebe hanya membawa sedikit uang di kantongnya, itu juga cukup untuk bayar taksi saja.

Untuk main wahana dan makan semua Kevin yang bayarin. Bukan berharap cewek itu bayar sendiri, hanya saja jika dia sendirian Barta tidak sanggup membayangkannya.

Namun sekarang dia lega. Apapun yang terjadi sebelumnya biarlah berlalu, yang penting Phoebe sudah ada di sampingnya sekarang. Meletakkan di atas tempat tidur mereka secara pelan-pelan.

Barta melepas sepatunya dan mengganti pakaiannya. Cewek itu sama sekali tidak tahu apa-apa lagi. Sekitpun tidak terganggu dengan keberadaan Barta di sana.

Secara tidak sadar mencari posisi nyaman dan menarik selimut untuk menghangatkan tubuhnya karena Barta menyetel air conditioner lumayan dingin. Hatinya masih panas keluar dari rumah.

***

Jakarta, 15.10.18

Jadi, sebenernya Barta sampe mana nyariin Phoebe?!

Yuhu, sependek kenangan sama doi.

Besok up lagi sama Citcit dan bangke.

Novel ini sudah ada versi cetak di Gramedia dan sequel

Novel ini sudah ada versi cetak di Gramedia dan sequel

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
His Girlfriend [TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang