Playboy
Barta -
Romeo -
Stef -
Kevin -
Silahkan yang mau rikues urutan apa lagi?
1.
2.
Tiap part kalo gak lupa gua post!
***
Sekarang Barta sudah mulai disibukkan dengan kegiatan kuliah. Waktunya belajarnya tidak seperti masa sekolah menengah atas, sekarang Barta lebih banyak keluar dan kembali ketika sudah sore, kadang malam.
Phoebe tidak sendirian di rumah, sekarang mertuanya sudah kembali dari perjalanan bisnis. Tetapi akan pergi dalam waktu beberapa minggu kemudian.
Barta tidak banyak menerima keluh kesah dari Phoebe lagi. Phoebe yang sangat akrab dengan Rachel menumpahkan semua yang dirasakannya pada mertuanya tersebut. Sehingga tidak jarang keduanya selalu sibuk di dapur untuk mengolah sesuatu untuk dimakan.
Berat badan Phoebe semakin hari semakin naik. Dia sempat khawatir, mengira kebanyakan makan sehingga berat badannya berubah drastic begitu. Tetapi kata Rachel itu normal. Wanita selama hamil akan semakin gemuk dan berisi.
Barulah Phoebe merasa tenang dan kembali seperti biasa. Banyak makan dan paling senang kalau Rachel mengajaknya mengolah makanan di dapur.
Rachel juga tidak pandai memasak, tetapi bisa membereskan yang tidak berat-berat. Mereka berdua mencari buku resep terlebih dahulu kalau mau bereksperimen atau belajar dari asisten rumah tangga.
Rachel bukan mertua yang menuntut akan kesempurnaan. Phoebe tidak becus melakukan semua hal bukan masalah besar baginya. Yang penting Phoebe sehat dan anak dalam kandungannya juga baik-baik saja.
Membuat Phoebe semakin nyaman dan akrab pada Rachel, ketika adonan mereka gagal. Rachel terbahak, awalnya Phoebe mengira Rachel marah dan tidak menyukainya lagi.
Tetapi sebaliknya, Rachel mengajak Phoebe tidak menyentuh dapur lagi. Mereka butuh waktu relaksi, sehingga keduanya ke taman belakang sambil minum teh.
"Ma, Barta udah pulang." Phoebe sumringah mendengar suara Barta dan papa mertuanya di ruang tamu. "Ma, Bee mau menemui Barta dulu." Tambahnya semangat.
"Iya, sayang." Jawab Rachel tersenyum. Phoebe mencuci tangannya dan buru-buru keluar dari dapur untuk menyambut suami tercintanya. "Hati-hati, Bee." Teriak Rachel dari dapur.
"Iya, ma. Maaf." Teriak Phoebe cepat.
Phoebe tersenyum melihat wajah lesu Barta. Seperti itu sejak Barta masuk kuliah, dia belum terbiasa dengan jadwal padatnya. Bertemu dengan phobe hanya di pagi, sore dan malam saja. Kadang hanya pagi dan malam saja.
Phoebe menyalami tangan Barta dan mencium punggung tangannya. "Pa, mau istirahat dulu." Kata Barta pada papanya.
"Pa, Bee, juga mau istirahat." Phoebe ikutan pamit sehingga mertuanya terkekeh sambil menggeleng. Menatu ajaib.
KAMU SEDANG MEMBACA
His Girlfriend [TERBIT]
Novela JuvenilSUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) ADA JUGA SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DE...
![His Girlfriend [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/148670398-64-k272907.jpg)