Bab 68. Sidang

59.7K 6.4K 404
                                        

Urutan paling peka

Nina -

Queensha -

Phoebe -

Citra -


***



Phoebe menggandeng lengan Bintang setelah keduanya keluar dari mobil. Mereka saling melempar senyum dan memasuki teras rumah. Tangan kanan Phoebe memeluk sebuah boneka panda pemberian Bintang. Senyum Phoebe semakin lebar, ternyata Barta sudah pulang sedang duduk di teras rumah.

Mungkin barusan, karena Barta masih mengenakan pakaiannya tadi pagi. Phoebe melepas lengan Bintang dan menghampiri Barta yang sudah berdiri. "Bar, kamu udah pulang?" Tanya Phoebe menyalami tangannya lalu menggandeng erat.

"Udah." Jawab Barta singkat.

"Kapan? Udah lama atau barusan? Kamu belum mandi ya?" Kembali Phoebe bertanya tanpa menyadari wajah masam Barta.

"Belum."

"Maafkan saya mengantar Phoebe sudah malam." Bintang terlihat sangat menyesal.

Barta diam, Phoebe langsung heboh di sampingnya, mulai memamerkan kemana saja mereka tadi pergi. "Tadi kak Bintang ngajak Bee ke taman, terus makan. Terus..." Phoebe menunjukkan boneka ditangannya, tetapi tidak jadi melanjutkan.

"Udah malam." Potong Barta cepat.

"Baik. Saya permisi pulang." Bintang tersenyum teduh pada Phoebe. "Bee, kakak pulang dulu." Katanya sembari mengelus rambut Phoebe lembut.

"Iya, kak. Hati-hati ya, kak. Besok jangan lupa pake yang Bee kasih tadi."

"Iya. Besok kakak pasti pake." Senyumnya semakin melebar. Phoebe melambaikan tangan lalu Bintang kembali ke mobil dan pergi.

Beberapa saat kemudian hanya Barta dan Phoebe yang ada di teras rumah tersebut. Barta melepas tangan Phoebe dari lengannya dan memandangnya tajam.

"Dari mana?" Tanyanya dingin.

"Jalan-jalan sama kak Bintang." Jawab Phoebe polos.

"Siapa yang ngijinin?"

"Mama. Tadi kak Bintang juga udah ijin." Phoebe belum menyadari wajah dingin Barta yang sebisa mungkin untuk tidak menyeleding istrinya kampretnya. Dari mulai sore dicariin, pulangnya baru malam begini.

Barta tidak menjawab, dia masuk ke dalam rumah sehingga Phoebe mengikuti dari belakang. Kembali meraih lengan Barta dan menggandeng erat.

Di ruang tamu kedua orang Barta sedang menonton. Phoebe melepaskan tangan Barta dan ikut bergabung dengan mertuanya. Dia menceritakan perjalanan mereka hari ini sambil memamerkan boneka pandanya. Wajahnya berseri-seri bahagia dan menggenggam tangan Rachel erat.

Sedangkan Barta sudah pergi ke kamarnya untuk membersihkan tubuh. Dia memejamkan mata sambil mengguyur tubuhnya di bawah pancuran air. Barta membuka mata ketika suara Phoebe mendekat dan tersenyum lebar.

"Bar, Bee ikut mandi." Cengirnya.

Barta diam dan membiarkan Phoebe bergabung ikut mandi dengannya. Sepertinya dia memang sangat bahagia sekarang. Phoebe sedang berendam di bath up sambil memainkan busa sambil bersenandung senang.

Barta makin kesal, dia menyudahi acara mandinya dan keluar dari kamar mandi tanpa berbicara dengan istrinya.

"Bar, kenapa Bee ditinggal sendiri?" Phoebe cemberut beberapa saat kemudian keluar dari kamar mandi dengan handuk melilit di tubuhnya.

His Girlfriend [TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang