Urutan paling manja!
Phoebe -
Queensha -
Nina -
Citra -
***
Tiga hari kemudian sesuai janji Barta pada istrinya untuk ikut ke kampus akhirnya terlaksana. Sekarang Phoebe sedang terkagum-kagum sepanjang jalan dari parkiran ke kelas. Meskipun tangan kirinya masih dibalut perban elastic karena Barta mau tangan istrinya benar-benar sembuh.
"Wah, Bar, di sini semuanya cakep-cakep banget ya." Kagumnya berbinar. Semuanya mengenakan pakaian bebas, tidak seperti semasa sekolah yang mewajibkan mengenakan seragam. Tidak seperti sekarang, gaya pakaian mereka beragam, yang pasti trendy baru dan fashionable.
Barta mendengkus tidak suka, terus berjalan cepat agar Phoebe tidak berkesempatan melirik sekitarnya. Kebetulah yang dipuji oleh Phoebe sekelompok mahasiswa baru yang cowok. "Kelasnya udah mau masuk." Katanya.
Phoebe tersadar dan mengangguk semangat. "Iya. Ayo masuk ke kelas kamu."
Barta mencibir melihat wajah berbinar Phoebe. Dia seperti salah satu mahasiswa kampus tersebut meskipun perutnya sudah kelihatan menonjol. Tidak ada yang peduli, lagi pula tidak ada larangan ke kampus meskipun sedang mengandung.
"Aratha..." Pendengaran Phoebe sedang sensi, dia menoleh untuk mencari pemilik suara. Seorang remaja mungkin seumuran mereka tersenyum lebar menghampiri keduanya dan meninggalkan teman-temannya. "Tha... ini siapa?"
"Oi, bre..." Suara lain menyahut. Ternyata Nina dan Stef. Phoebe yang tadinya cemberut pada cewek itu yang memanggil nama asli suaminya teralihkan dengan Nina.
"Mbak Nina..." Phoebe melambaikan tangan sumringah.
Nina terkekeh geli dengan kepolosan Phoebe. Phoebe sudah tahu bahwa mereka satu kampus dengan Nina senior. Tetapi tidak menyangka jika mereka akan bertemu di hari pertamanya ikut ke kampus.
"Bee, tetap ngekepin Barta ya." Goda Stef menyeringai.
"Ini siapa, Tha?" Tanya cewek tadi merasa diabaikan.
"Nah, kenalan dulu dong." Stef memotong Barta yang hendak berbicara. "Dia ceweknya Barta, nama lengkapnya Phoebe Sasikirana. Panggilan, Bee. Makesnya nasi goreng buatan Barta. Mikesnya air putih dan jus terong Barta, eh..., terong belanda buatan Barta." Stef cepat meralat. "Hobbynya ngintilin Barta. Cita-citanya menikah dan hidup bahagia dengan Barta." Barta memutar bola mata dengan kelakuan Stef yang tidak berubah dari dulu. "Phobe orangnya imut gemesin, rasanya pengen gigit-gigit manjah. Yah, sama kek bini gue ini!" Dengan bangga Stef merangkul Nina dan mencubit pipinya gemas. "Si cintanya gue."
Nina memutar bola mata dan menabok punggung Stef, "Alay!" Cibirnya.
Stef menyengir lebar dan mesem-mesem lalu menoleh pada Phoebe, "Iya, kan, Bee?"
Phoebe mengangguk semangat. "Iya." Jawabnya cepat sembari mengeratkan dekapannya di lengan Barta.
Stef kembali tergelak senang, tidak menyadari perubahan wajah cewek itu menjadi kaku karena terkejut. "Flara, lo nggak punya celah buat naksir sama Barta lagi." Cengir Stef menambahkan. "Tuh, dikekepin kan?!"
KAMU SEDANG MEMBACA
His Girlfriend [TERBIT]
Ficção AdolescenteSUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) ADA JUGA SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DE...
![His Girlfriend [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/148670398-64-k272907.jpg)