Urutan roti sobek
Romeo -
Kevin -
Barta -
Stef -
Punya roti sobek semua njir hahaha
***
Phoebe, Nina dan Queen sedang berjalan santai di koridor kampus. Ketiga cewek itu makin akrab setiap harinya. Bahkan mereka telah membuat grup chat khusus, yang tentu saja Citra tidak ikut.
Cewek itu sangat sibuk sekarang, adanya perbedaan waktu membuat mereka sulit berkomunikasi. Lagi pula, Citra tidak pandai berbasa-basi. Hanya menjawab jika ada yang menanyakan, paling mentok menanyai kabar mereka saja.
Kali ini, Phoebe pergi ke kampus Barta tanpa sepengetaguan suaminya. Dia hanya ijin pada Barta ingin jalan-jalan bersama Nina dan Queen.
Hubungan mereka semakin dingin. Hari keempat Phoebe berubah aneh, Barta tidak yakin Phoebe kembali seperti semula dengan kepergian mereka ikut outbond.
Barta tidak tidak lagi membujuk Phoebe supaya bangun cepat untuk bersiap-siap ke kampus. Phoebe yang sedang bermalas-malasan dan tidur pulas dibiarkan olehnya. Tetapi rasa pedulinya masih tinggi, Barta menyiapkan sarapan untuk istrinya dan menulis note singkat yang diletakkan di atas nakas bersama sarapan tersebut.
Phoebe tidak langsung menelpon Barta, sebaliknya, menghabiskan sarapan tersebut dengan senyum lebar di bibirnya. Paginya indah dengan perhatian kecil tersebut. Barta masih memikirkannya meskipun Phoebe jutek padanya. Bikin Barta naik darah karena sering mempermainkannya.
Salah satu tujuan Phoebe ke kampus hari ini, ingin memastikan kepergian mereka besok. Dia juga sudah mengatakan bahwa Phoebe ikut naik bis. Tidak mau jalan berdua saja sama Barta naik mobil pribadi.
"Gimana, Bee? Sukses kan ngasih Barta pelajaran?" Tanya Nina serius.
Phoebe mengangguk tidak semangat. "Bee kangen banget sama Barta, mbak."
Nina terkekeh, wajah Phoebe berbeda jauh di depan teman-temannya dan Barta. "Sabar. Besok selesai, kok."
"Kenapa Bee harus jutekin Barta, mbak?" Queensha ikut nimbrung. "Kita kan bisa labrak Flara-Flara aja. Queen nggak tega lihat Bee dan adek bayi kangen banget sama Barta." Lanjutnya sedih.
Nina kembali terkekeh. "Itu namanya trik." Kedua cewek itu mayun karena tidak mengerti. "Bee kan udah bilang sama Barta sebelumnya kalau pelakor itu suka sama Barta. Tapi Barta nggak percaya, yaudah, kasih aja Barta pelajaran biar peka."
"Tapi Barta sekarang sering banget bujukin Bee." Cerita Phoebe pelan.
Nina menjetik jari, "Nah, Barta udah masuk perangkap!" Katanya. "Khas cowok itu nggak peka sama perasaan sendiri. Harus dikasih pelajaran dulu biar sadar."
"Queen juga coba begitu, tapi Romeo tetap biasa aja. Malah nggak peduli sama Queen." Kata Queensha sedih.
"Queen harus keras seperti Bee. Jangan mudah luluh. Inget aja sifat-sifat jeleknya, nanti Queen terbiasa." Jelas Nina santai sambil mengibaskan tangannya di udara.
KAMU SEDANG MEMBACA
His Girlfriend [TERBIT]
Teen FictionSUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) ADA JUGA SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DE...
![His Girlfriend [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/148670398-64-k272907.jpg)