Urutan swing mood
Queensha -
Phoebe -
Nina -
Citra -
***
Sekarang sudah malam, teman-teman mereka sudah pulang setelah puas membuat kerusuhan di ruangan inap Phoebe. Bayi Phoebe akhirnya bisa tenang sekarang, tidak ada lagi suara berisik yang mengganggu tidurnya.
Barta masih setia mendampingn Phoebe setelah melahirkan tadi pagi, karena Phoebe tidak membiarkan Barta pergi barang sebentar saja. Barta hanya ke kamar mandi sebentar saja, Phoebe sudah menjerit memanggilnya.
"Bar, cepet ke sini." Rajuk Phoebe manja. Dia tidak mau berbaring dan menunggu Barta bergabung dengannya di atas bangkar. Barta harus ada di sampingnya dulu, barulah Phoebe mau tidur.
"Iya, sayang." Barta menjemur handuk kecil yang digunakan sebelumnya mengeringkan kaki dan tangannya. Keluarga sengaja memilih ruangan vvip untuk Phoebe sehingga mereka bebas di sana. Mengingat Phoebe sangat rewel dan ruangan itu memberikan kenyaman seperti di rumahnya sendiri.
"Bar, Bee pengin lihat foto-foto yang tadi." Pintanya.
"Kamu istirahat, Bee. Besok aja." Elak Barta mengajak Phoebe berbaring.
"Nggak mau." Phoebe bandel. Barta meringis dan akhirnya mengalah, dia mengambil ponselnya lalu keduanya membuka kontak galeri. Posisi mereka setengah bersandar pada ujung bangkar yang masih ditegakkan. Barta memeluk tubuh Phoebe dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanan memegang ponsel. "Ih, ini lucu banget." Phoebe tersenyum lebar memandang foto-foto tersebut. "Ini juga. Semuanya lucu."
"Hem." Barta hanya berdehem.
"Pokoknya tiap hari adek bayinya harus difoto. Bee pengin koleksi foto adek bayi setiap hari."
"Iya." Barta kembali mengalah. "Tidur, Bee. Udah malem. Nanti kalau adek bayinya bangun, kita nggak bisa tidur lagi."
Phoebe cemberut, "Bee laper, Bar. Bee pengin makan sate yang di depan rumah sakit."
"Lagi?" Barta memicing, sedangkan Phoebe mengangguk sambil tersenyum. "Kamu udah lahiran, masa ngidam lagi?"
"Nggak tau." Phoebe menggeleng. "Bee pengin makan sate itu sekarang." Kukuhnya keras kepala seperti biasa.
Barta mendengkus, mereka belum selesai melihat semua foto hari ini, tetapi Phoebe malah berulah dengan meminta makan. Tadi dia sudah makan disuapin oleh Barta, sekitar dua jam yang lalu. "Yaudah, bentar lagi." Barta malas gerak, dia ingin tidur. Sejak kemarin malam dia belum mendapatkan istirahat yang cukup.
Barta dan Phoebe berhenti dari kesibukan mereka karena ketukan pintu dari luar. Ternyata Bintang yang datang, senyum Phoebe merekah. Menyambut semangat kedatangan Bintang di ruangannya. "Kak Bintang." Cengirnya.
"Gimana keadaan kamu, Bee? Masih sakit?" Tanya Bintang lembut.
"Masih sakit dikit, kak. Tapi sekarang badan Bee udah ringan, adek bayinya udah keluar dari perut Bee."
KAMU SEDANG MEMBACA
His Girlfriend [TERBIT]
Teen FictionSUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) ADA JUGA SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DE...
![His Girlfriend [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/148670398-64-k272907.jpg)