Kekesalan Barta bertambah setelah pulang sekolah. Menunggu Phoebe sejak lima belas menit yang lalu tak kunjung datang. Ponselnya tidak aktif, untuk menghampiri ke kesalnya cowok itu malas. Jadilah dia duduk sambil mengumpat di mobil.
Sekitar sepuluh menit kemudian, Barta menganga tidak percaya. Phoebe berjalan santai di koridor sekolah. Bercanda dan tergelak bebas tanpa beban. Cowok itu meringis, lalu berdecak setelahnya.
Phoebe bersama Azalea. Cewek itu selalu mengenakan sweater untuk mengaburkan kehamilannya. Tubuhnya yang mungil sama sekali tidak menunjukkan bahwa dia sedang berbadan dua. Jika Azalea mengenakan seragam SMP saja dia masih cocok sekali. Badan cewek itu menipu, sama seperti dirinya.
Semakin hari Phoebe dan Azalea makin dekat. Barta kesal melihatnya, jelas tidak suka karena Azalea tidak jujur padanya. Cewek itu yang menyebabkan dia dan Phoebe harus menikah diam-diam.
Barta melirik sekali lagi. Phoebe melambaikan tangan sembari tersenyum lebar pada Azalea yang sudah di depan gerbang sekolah. Tadi pagi cowok itu mendapatkan tempat parkir di dekat pintu sehingga sekarang dia bebas melihat mereka.
Cewek itu memudarkan senyumnya, lalu melangkah santai ke parkiran. Barta menggeram, siap mengomeli cewek itu yang tidak pernah mendengarkan nasihatnya.
"Kamu kenapa makin dekat sama Lea?" Barta langsung memberikan pertanyaan sebelum Phoebe menutup pintu.
Cewek itu menoleh dan terheran-heran, Barta tidak pernah mengurusi pada siapa saja dia berteman. "Kenapa kamu tanya seperti itu? Kamu nggak suka Bee temenan sama Lea?" Tanya Phoebe mengerutkan dahi.
"Mulai sekarang jangan deket sama dia lagi!"
Phoebe semakin tidak mengerti. "Apa salah Lea?"Cewek itu cemberut. "Sebelum dekat sama Bee, kamu kan deketnya sama Lea duluan." Ucapnya pelan. "Anak-anak pada bilang kamu sama Lea pacaran sebelumnya."
Barta diam dan sambil melirik cewek itu tajam. "Kamu percaya?"
Phoebe mengangguk. "Kamu dan Lea tiap hari barengan."
"Tapi kamu masih suka sama aku?" Barta menatap Phoebe sengit.
Cewek itu mengangguk polos. "Bee kan udah lama suka sama kamu. Dari kelas satu, tapi Bee nggak berani bilang." Barta mendengkus. Menyalakan mesin dan mereka keluar dari pekarangan sekolah. "Coklat waktu itu dipaksa sama temen sekelas Bee. Katanya kalau suka langsung ungkapin, kalau dipendem bisa jadi penyakit."
"Setelah tiga tahun baru berani?"
Phoebe kembali mengangguk, Barta menghela nafas panjang. "Tapi malah ketahuan." Lanjutnya. "Tia juga suka sama Kevin. Tapi dia nggak ketahuan masukin coklat di lokernya."
"Kevin punya Citra. Jangan diganggu, bilang sama temen kamu!"
Phoebe mengerucutkan bibirnya. "Tia nggak berani lagi sejak Kevin sering bikin ulah sama masuk ruang BK. Tia nggak suka suka sama cowok berandalan." Phoebe menggeleng meyakinkan. "Sebelumnya Kevin kan anak baik. Nggak suka berantem, cabut juga jarang-jarang. Bee juga pernah suka."
Barta malah makin kesal. "Sekarang?"
Phoebe menggeleng lagi "Udah nggak. Kan Bee sukanya sama kamu." Cowok itu menghela nafas panjang. "Eemm..." Phoebe berdehem panjang untuk menarik perhatian Barta. Cowok itu menoleh sembari mengernyit. "Kamu beneran pernah jadian sama Lea ya?" Tanyanya.
"Kata siapa?" Barta tidak suka Phoebe bertanya seperti itu.
"Kata temen-temen, Bee. Katanya kamu pernah anter Lea ke apartemennya." Barta kembali menoleh ke samping. "Temen sekelas Bee ada juga tinggal di unit yang sama dengan Lea."
"Kamu percaya?" Barta menggeram.
Phoebe kembali mengangguk. "Temen Bee kirim fotonya." Akunya sembari mengeluarkan ponsel dari tas. Phoebe menunjukkan foto Barta sedang mengantar Azalea di lobby.
"Kenapa masih di simpan? Hapus sekarang!" Barta meninggikan suara.
"Bee lupa ngehapus. Itu kan udah lama. Bee juga udah mulai nggak suka sama kamu waktu itu. Soalnya Bee ingat, kamu kan ngajak Bee making love. Pasti Lea kamu ajakin juga sebelumnya."
Barta mengerem mendadak. "Azalea nggak seperti itu!" Cowok itu melotot marah. "Lea nggak semurahan itu!" Meskipun kesal dan benci pada Azalea, tetapi Barta tidak terima jika seseorang mengatai Azalea yang bukan-bukan.
Cowok itu menyukainya hingga sekarang, jelas tidak terima jika Azalea di anggap murahan oleh orang lain. "Jadi, Bee murahan ya?" Tanya Phoebe pelan.
"Ngaco kamu!" Barta berdecak. "Udah, nggak usah ngomongin orang lain lagi!" Ucapnya menyelesaikan topik pembicaraan.
"Kamu nggak pernah making love sama Lea?" Barta berdehem. "Kalau jadian pernah?"
"Nggak, Bee, nggak!! Aku nggak pernah jadian sama siapapun!!"
Phoebe menggeleng tidak percaya. "Sebelumnya kamu pernah jadian sama adik kelas." Katanya. "Sama anak sekolahan lain juga pernah. Bee masih ingat kamu kenalin sama temen-temen kamu."
"Itu dulu!" Barta makin pusing melihat kelakuan Phoebe yang makin ngelantur.
"Berarti pernah." Sungut cewek itu kesal.
"Ck!" Barta berdecak lagi. "Itu masa lalu."
"Mantan kamu berapa?"
"Nggak tau."
"Banyak ya?"
"Nggak inget."
"Namanya siapa aja?"
"Nggak inget, Bee! Aku nggak ingat jadian sama siapa aja!!" Barta kembali meninggikan suaranya. "Udah nyampe, ayo turun!" Ajaknya kemudian.
Phoebe melirik keluar, lalu kembali cemberut. "Bee udah nggak pengen makan es krim lagi." Jawabnya pelan.
Barta melotot tidak percaya. "Bee, ini kita udah nyampe!"
"Bee udah nggak pengen lagi!" Phoebe tetap bersikukuh. Mereka sudah tiba di kedai es krim, tapi dia tidak menginginkannya lagi.
"Tunggu disini," Barta juga bersikukuh. Sudah terlanjur datang, tidak mungkin pulang begitu saja. Jauh-jauh ke tempat ini, macetnya minta ampun. Phoebe malah tidak menginginkannya lagi. Sialan!
"Bee, nggak mau lagi!!" Phoebe setengah berteriak, tapi Barta tidak peduli. Tetap masuk ke dalam kedai es krim.
Phoebe bersungut-sungut tidak jelas sembari mengecutukan bibir. Dia sungguh tidak mau lagi. Jika pun masih mau, mereka harus membelinya lagi ke sini, bukan yang sudah ada. Cewek itu menyedekapkan tangan di dada.
Menunggu Barta kembali dari kedai.
***
Jakarta, 03.10.18
Barta ini sebenernya tukang PHP atau apa ya?
Komen di sini gengs.
Follow ig. ila_dira dan novel.dira
KAMU SEDANG MEMBACA
His Girlfriend [TERBIT]
Teen FictionSUPAYA NGGAK BINGUNG, BACA SESUAI URUTAN! 1. CRAZY POSSESSIVE (TERBIT) - SELF PUBLISH, PESAN DI GUA AJA - 2. EX (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 3. HIS GIRLFRIEND (TERBIT) - ADA DI GRAMEDIA - 4. QUEEN (PROSES TERBIT) ADA JUGA SPIN OF YANG BERHUBUNGAN DE...
![His Girlfriend [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/148670398-64-k272907.jpg)