49

11.6K 1.1K 219
                                        

• I HOPE YOU ENJOY GUYS •


Anna sekarang sedang menunggu di luar, terduduk dengan kaki gemetaran karena masih mengingat bagaimana peluru tadi menembus tepat di bagian dada Eunwoo. Darah mengalir dengan Eunwoo yang terbaring lemah di rerumputan taman tadi. Untung saja jarak rumah sakit dan taman tak terlalu jauh, jadi Eunwoo bisa segera di larikan ke rumah sakit.

Tapp... Tapp... Tapp....

"Ann, kau baik-baik saja kan? Huh? Mana yang sakit.. Siapa yang berani mencelakaimu.. Demi Tuhan, sayang... Kan sudah ku bilang untuk tunggu aku sampai---"

"Oppa! Eunwoo sedang di dalam dan menjalani perawatan... Dia menyelamatkan aku, dia---hiks, dia melindungi aku supaya aku tak tertembak peluru itu..."

Jungkook terdiam dengan tatapan tidak percayanya. Eunwoo? Pria yang hampir menjatuhkan reputasi dan hampir membunuhnya itu mempertaruhkan nyawanya untuk istri dan juga calon anaknya?

Rasanya ini tak bisa di percaya, sungguh.

"Sayang, aku tau dia itu licik! Dia hanya---"

"Berhenti menuduhnya yang tidak-tidak Oppa! Dia sudah menyelamatkan istrimu yang sedang hamil anakmu ini!!"

Jungkook hanya menarik napas resah kemudian memeluk sang istri untuk menenangkan dia sambil terus berpikir lebih jauh soal omongan Anna yang bisa di percaya atau tidak tadi.

Dia yakin ini adalah perbuatan seseorang yang berani mengancam dirinya lewat sang istri dan calon anaknya. Masalahnya ia masih belum tau ini ulah siapa, Eunwoo? Kalau ini ulahnya, mengapa dia malah mengorbankan dirinya agar Anna selamat?

Dan Jungkook bersumpah tak akan mengampuni orang itu kalau ia berhasil menemukan pelakunya.

Cklek.

Dokter keluar dari dalam ruang rawat setelah operasi pengeluaran peluru berhasil di lakukan selama 2 jam.

"Bagaimana keadaannya, Dok?!"

"Tn. Cha sedang dalam masa pemulihan... Nyonya dan Tuan tenang saja... Kalau begitu saya permisi karena masih banyak pasien yang harus saya tangani..."

Anna duduk kembali di kursi tunggunya dengan Jungkook yang selalu setia memeluk dirinya dan menenangkannya.Jungkook hanya tidak ingin jika sesuatu terjadi pada janin yang di kandungnya di dalam sana. Ini sudah masuk 8 bulan, hanya perlu menunggu 1 bulan lagi sampai anak itu lahir.

"Permisi... Selamat sore menjelang malam, Tuan... Nyonya..."

Anna memegangi lengan suaminya dan menyembunyikan wajahnya ketakutan pada bahu sang suami begitu beberapa petugas kepolisian tiba-tiba saja mendatangi mereka.

"Kami dari sektor kepolisian setempat, datang kemari ingin meminta keterangan mengenai kejadian yang di alami Ny. Anna tadi siang..."

"Jeon, aku tak mau... Suruh mereka pergi, hiks~"

"Dia sedang tidak bisa di tanya-tanya."

"Tapi kami membutuhkan ini sebagai---"

Bugh!!

"Astaga Jungkook!!" cegah Anna seraya memegangi lengan suaminya agar pria itu tak kelepasan dalam melayangkan pukulan mautnya lagi pada polisi itu.

"Tuan.. Kami datang baik-baik tapi kau malah memukul rekan kami seperti ini. Kau tau tindakanmu ini bisa kami selesaikan di jalur hukum karena berusaha mencelakai petugas kepolisian!"

"Dan aku juga bisa melaporkan balik tindakan kalian karena memaksa keterangan dari calon saksi mata yang keadaannya masih shok!!"

"Sudah Jeon... Sudah..."

1. CEO JEON [M] ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang