Bil jujur aja deh, mereka udah official kan? "tanya Aulia dengan sorot mata yang sangat tajam
Kan aku udah bilang tadi, masalahnya apa buat kamu? "malas Nabila
Gak usah pura-pura bego deh, kamu kan tahu gimana aku ke Gunawan "sarkas Aulia
Ya kenapa gak tanya Rara aja? Masih sahabatan kan? "tantang Nabila
Tergantung "Aulia mengangkat kedua bahunya
Gak ada ya sahabatan bersyarat gitu "sahut Nabila
Terserah akulah kenapa kamu yang repot "Aulia tak mau kalah
Udah awas ah aku mau pulang "Nabila sedikit mendorong bahu Aulia
Jawab dulu pertanyaan aku "Aulia menahan tangan Nabila
Apasih kamu jadi kasar gini "Nabila tak habis pikir
Makanya jangan sampe aku lebih kasar "Aulia belum melepaskan cengkramannya ditangan Nabila
Udah 1 minggu, PUAS "sengaja Nabila meninggikan suaranya tepat didepan muka Aulia, seketika itu juga Aulia melepaskan cengkramannya
Inget, jangan ganggu mereka "ucap Nabila mengingatkan sebelum pergi
Kenapa aku bisa kecolongan sih "kesal Aulia sambil mengacak rambutnya
Ternyata setelah kejadian tadi, Nabila segera memberitahu Putri. Untung saja Putri masih ada di lingkungan sekolah bersama Ridwan dan Meli karena mereka akan siaran radio siang ini.
Sini keruang radio aja Bil "begitulah isi pesan Putri
Assalamualaikum "ucap Nabila ketika memasuki ruang radio
Waalaikumsalam. Masuk Bil "jawab Meli
Tunggu ya, Putrinya lagi beli camilan dulu "lanjut Meli sembari mempersilahkan Nabila untuk duduk
Sebenernya aku perlu sama kamu juga sih Mel "ucap Nabila tergesa-gesa
Kamu kenapa Bil? Tenang dulu "Meli menuntun Nabila untuk menarik nafas agar lebih tenang. Nabila membuka botol minumnya, setelah seteguk air membasahi tenggorokannya Nabila merasa lebih tenang. Kemudian Nabila menceritakan apa yang terjadi padanya.
Astagfirullah. Aulia kenapa sih begitu banget? Apa Rara punya kesalahan besar sama Aulia Bil? "heran Meli
Setahu aku sih gak ada Mel. Selama kita bersahabat gak pernah ada konflik, seinget aku juga kita selalu sejalan sampai sebelum Aul bilang dia suka sama Gunawan "terang Nabila
Ketika Nabila dan Meli sama-sama berpikir hal apa yang membuat Aulia sampai berbuat seperti ini, pintu ruangan terbuka menampilkan Putri dan Ridwan.
Assalamualaikum "ucap Putri dan Ridwan bersamaan, begitupun Meli dan Nabila yang menjawab salam bersamaan
Udah disini Bil, maaf tadi aku beli camilan dulu "ucap Putri dan mendudukkan dirinya disamping Nabila
Put, si Aul tambah aneh "ucap Nabila dengan mimik yang masih seperti ketakutan
Maksudnya? "tanya Putri, Ridwan juga sudah siap mendengarkan cerita Nabila
Nabila dengan menggebu menceritakan kembali yang sudah ia ceritakan kepada Meli. Putri dan Ridwan mendengarkan sampai Nabila selesai. Dari ekspresinya, mereka sangat kesal kepada Aulia.
Gak bisa dibiarin ini sih, aku harus samperin dia "Ridwan bangun dari duduknya dengan sorot mata yang tajam
Jangan dulu yank "Putri menahan Ridwan
Kamu masih mau belain dia yank? "Ridwan tak habis pikir
Mana ada "Putri tak terima
Aulia tuh playing victim. Kamu inget gak waktu jaman kalian SD Bil? "tanya Putri
KAMU SEDANG MEMBACA
Tetap Menunggu
RomanceJodoh memang rahasia Tuhan. Tapi Tuhan juga mengharuskan kita untuk berikhtiar dan menjemput jodoh itu. Berdoa adalah satu-satunya cara untuk merayu Tuhan agar jodoh itu datang.
