Jodoh memang rahasia Tuhan. Tapi Tuhan juga mengharuskan kita untuk berikhtiar dan menjemput jodoh itu. Berdoa adalah satu-satunya cara untuk merayu Tuhan agar jodoh itu datang.
Neng sini, Aa mau cerita "ucap Gunawan lewat sambungan telepon. Lima menit kemudian Meli datang ke kamarnya.
Cerita apaan? "tanya Meli yang sudah merebahkan tubuhnya diatas kasur Gunawan
Gunawan menceritakan obrolannya dengan Rara tadi siang.
Terus kenapa? Gak ada yang aneh kan? "tanya Meli heran, sependengarannya tidak ada yang janggal dari cerita yang Gunawan utarakan
Ya justru itu, Aa malah takut Dhea gak baik-baik aja Neng. Aa paham betul rasa trauma dia, soalnya waktu tahun lalu dia minta aa untuk gak ikut kepengurusan osis, tapi sekarang berubah banget, aa jadi takut "ucap Gunawan lemah
Takut apa? "Meli mengerutkan dahinya
Takut kehilangan dia, Aa gak mau Neng "tegas Gunawan
Idiiih aa tuh mikirnya gimana sih? Masa ceweknya berubah jadi bijak malah takut. Denger ya A! Setiap manusia pasti akan berubah, apalagi dia mau belajar dari masa lalunya. Mungkin itu yang Rara lakukan. Aa jangan overthinking dulu, darimana kolerasinya antara bijak dan meninggalkan? "tanya Meli
Gak tahu, ditambah lagi ya Aa sekelompok sama Aulia. Duh overthinking banget sumpah Neng "Gunawan memijit pelipisnya
Aa takut dia lagi menyembunyikan sesuatu dari Aa "lanjut Gunawan
Ih jadi Neng yang bingung ini mah "Meli menggaruk tengkuknya yang tak gatal
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Lihat nih "Gunawan menunjukkan pesan Aulia kepada Meli
Gak usah dibaleslah, ngapain "sahut Meli
Gunawan juga tidak berniat membalas pesan dari Aulia. Gunawan hanya tidak ingin memberi kesempatan Aulia merasa lebih dekat dengannya.
Yaudah diem, Neng mau telepon Rara "titah Meli
Mau apa? "tanya Gunawan was-was
Dengerin aja "ucap Meli seraya menekan tombol hijau