Keesokan hari nya mereka bekerja seperti biasa.
" aku harap kau tidak menginginkan seperti semalam lagi ," Aldo sengaja menyindir karena sejak pagi Xavi terus melamun . Xavi bukan melamun karena marah cemburu lagi tetapi terlihat Xavi menikmati semalam . " kita tunggu reaksi mereka , biarkan mereka memohon jika menginginkan lagi , ingat ini pertarungan bukan permainan ." Aldo berusaha mengingatkan.
" kau tahu yang kupikirkan , bagaimana bisa seperti itu," tanya Xavi.
" kau pria baik , aku tahu itu, pengalaman ku pertama juga selalu terbayang setelah aku mengalaminya dan aku ingin mengulangnya lagi , tetapi setelah nya banyak pengalaman baru yang lebih hebat, dan akhirnya semua hanya kekosongan .... hampa aku menyesali nya," kata Aldo...
" aku menginginkan lagi , apakah kau mengijinkan ?," tanya Xavi... tetapi perasaan Xavi bercabang dia memang menginginkan lagi , tetapi dia tidak akan mengijinkan Aldo ikut seperti kemarin , Aldo cukup sebagai perencananya saja. Xavi ingin tertawa, tetapi ditahan nya , Xavi merasa diri nya seorang yang egois.
" kau tidak memerlukan ijin ku, kau bebas tetapi satu hal kau akan menyesalinya jika seperti itu," kata Aldo......" yang terpenting bukan nafsu tetapi cinta sejati."
" kau tidak takut aku terjebak dan melupakan mu," tanya Xavi binggung ,...." sekarang di otak ku terus memikirkan hal kemarin, entah kapan bisa seperti itu lagi."
" kau berubah ....., apakah kau melupakan ku ? Atau mungkin sekarang kau jatuh cinta pada musuh mu....," tanya Aldo.
"Aku tidak tahu , aku jujur pada mu , aku ingin seperti kemarin, tetapi tidur disebelah mu sesuatu yang tidak mungkin ku tinggalkan , aku membutuhkan mu sampai kapan pun," kata Xavi.
" aku yakin mereka pasti menginginkan lagi, tetapi jika saat nya tiba harus menghukum mereka apakah kau rela," tanya Aldo.
" aku tidak tahu sekarang ...," kata Xavi jujur. "Dan aku tidak mengijinkan......" Xavi bermaksut tidak mengijinkan Aldo ikut permainan ini tetapi tidak jadi diucapkan.
"Apa , kenapa kau tidak melanjutkan ..." tanya Aldo.
" apakah aku seorang yang egois jika aku tidak mengijinkan mu ikut permainan ini,"tanya Xavi.
"Jika aku jujur jawaban nya tentu iya kau egois , tetapi aku berjanji pada mu untuk mengabdi pada mu tanpa balasan , aku akan mengikuti perintah mu kau lah tuan ku,"kata Aldo.
"Sebaiknya kita Akhiri saja aku tidak ingin lagi ,"Xavi tampak tertekan , dia mencintai Aldo dan tidak mungkin Aldo tidak sakit hati jika melihat nya menyentuh orang lain jika Aldo mencintainya.
" kesenangan seperti itu bisa kau dapatkan dimana pun, bukan hanya pada mereka berdua, tetapi sejujurnya aku tidak suka kau seperti itu, ingat mereka musuh mu , jika kau lemah mereka yang akan menghabisi mu," kata Aldo. "Kesenangan seperti itu bisa kau dapat dari aku, aku akan berikan jika kau menginginkan ," itulah yang terpikir oleh Aldo.
" kita jalani dulu sambil menunggu yang terjadi," kata Xavi....., "kita cari penganti untuk memuaskan mereka saja.....itu keputusanan ku tolong laksanakan ."
"Aku akan berusaha mencari orang yang pas , jika tidak kita terpaksa seperti ini,"jawab Aldo.
Kejadian itu terulang dan terulang lagi sampai beberapa kali selama dua bulan... dan mereka berhasil mendapatkan beberapa pria bayaran yang sesuai untuk melakukan nya, tetapi Viera Lambert merencanakan sesuatu ....bagaimana pun putri Lisa Klellys tidak akan mungkin mudah ditaklukan....sambil menyelam minum air....sebelum tujuan nya tercapai tidak lah salah dia bersenang-senang dulu.
KAMU SEDANG MEMBACA
devotion
Fiksi UmumPeringatan cerita untuk dewasa18+ Sampah , itu kata yang tepat untuk ku..... Walaupun indah setelah di rusak aku hanyalah sampah yang tidak berguna Setelah wanita yang kupermainkan membalas dendam pada ku aku terbuang , para pria dengan kejam menyik...
