" akan ku ikuti permainan mereka," Fordy mendengus setelah mendengar laporan dari mata-mata yang diperintahkan oleh Lisa ibu nya.
"Serahkan pada ku , akan kubereskan mereka," kata Vito.
Fordy mengelengkan kepala nya ," tidak, Kau memiliki tugas lain."......." kacaukan wilayah mereka , buat mereka binggung ... ingat pesan ku bukan pertarungan hanya menganggu konsentrasi mereka..... Aku akan menangani bocah sialan itu ."....
" baik lah .."jawab Vito menurut pada kakak nya.
" rahasiakan dari Viera , biar saja dia lakukan seperti biasa saja tanpa tahu yang kita rencanakan," kata Fordy.
Vito tersenyum , menunjukan senyum iblis diwajah nya, " sudah lama aku menunggu saat ini, sudah saat nya keluarga kita yang teratas di kota ini."
" buat kacau daerah wilayah mereka di red distrik di Broklyn , Quenn dan Bronx. Buat para petarung mereka sibuk terpecah-pecah , aku yakin bocah itu akan tetap di Manhatan pusat bisnis mereka . Tetapi jika ternyata bocah itu di kirim menangani kekacauan beri tahu dan laporkan ke aku bocah itu kemana,"kata Fordy.
"Bagaimana jika kita tepatkan kekacauan saat Viera dan Jeff Morris bersama mereka,"usul Vito.
"Jenius..., aku setuju usul mu , saat itu tidak akan ada yang menolong ya buat keributan sebanyak mungkin di tempat lain trus tinggalkan , dan jangan tinggalkan apa pun yang mengarah ke kita , gunakan saja orang negro Afrika , Irlandia atau Rusia atau Triad China yang dibawah mu ,"kata Fordy, "pakai alasan apapun terserah kamu untuk mengadu mereka."
"Baiklah , biar Viera membuka mata atas kesalahan nya,"kata Vito.
"Apapun yang terjadi ingatlah dia saudara kita, kita satu kelompok ,"kata Fordy, "jika kau terpecah dengan Viera akan melemahkan kita, ingat dia juga memiliki banyak wilayah yang menghasilkan buat kita,"kata Fordy.
"Jangan kuatir , aku tahu bagaimana dan apapun dia tetap kakak ku, aku hanya ingin dia membuka matanya supaya sadar dan kembali seperti dulu, dulu aku selalu berusaha mengalahkan nya dalam memperebutkan wilayah , sekarang melihat dia seperti ini aku jadi tidak bersemangat,"kata Vito.
"Kita lakukan secepatnya , aku atau kau jika tahu kesempatan harus saling memberitahukan , saat Viera bersama bocah kurang ajar itu kita secepatnya melaksanaakan rencana kita,"kata Fordy.
Markas Moretti...
"Bagaimana bisa kau mengusirnya , sekarang kita tak tahu dia berada dimana," teriak Katsumi marah, setelah Xavi menceritakan tentang Zarlif.
"Kalau aku tidak mengusirnya, apakah kau ijinkan Zarlif sialan mu ikut pesta sex kami," Xavi tidak mau kalah.
"Dimana dia sekarang , dia belum pernah ke Amerika sebelum nya, dia kemari untuk bertemu dengan ku ," Katsumi tampak binggung.
"Aku berpesan untuk kembali menemui ku setelah nya tetapi si bodoh itu tidak datang,"kata Xavi.
Katsumi menghunuskan pisau nya keleher Xavi, " sekali lagi kau bilang sialan atau bodoh pada Zarlif , jangan salahkan pisau ku menancap dileher mu."
" apa maksutmu , singkirkan pisau itu dari leher nya, ini bukan saat nya seperti ini," teriak Aldo ketakutan.
"Aku tidak mengenal nya saat dia menyebut nama nya Zarlif baru pertama kali datang ke New York aku curiga , setelah Aldo memberitahukan ku dia teman Katzumi aku baru sadar," kata Xavi menutupi kesalahan Aldo.
Aldo terhentak kaget, tangan nya menutupi mulut nya yang terbuka. "Dia menanggung kesalahan ku,"pikir Aldo. Saat Aldo hendak mengakui kesalahan nya, "A ku...aku yang..."suara Aldo terhenti sorot mata Xavi seolah menyuruhnya diam.
KAMU SEDANG MEMBACA
devotion
General FictionPeringatan cerita untuk dewasa18+ Sampah , itu kata yang tepat untuk ku..... Walaupun indah setelah di rusak aku hanyalah sampah yang tidak berguna Setelah wanita yang kupermainkan membalas dendam pada ku aku terbuang , para pria dengan kejam menyik...
