88. Bantuan tiba..... kisah cinta iblis tua...

783 57 8
                                        

"Kau akan menyesali melarang aku masuk...,"kata Nagi yang sudah berada di daerah tempat hiburan Lambert yang berhimpit lokasinya dengan Mora entartaint.

"Mau memutar lewat mana pun kau dilarang masuk , "kata Rich.

"Terserah mau mu...,"Nagi terlihat cuek.

Seorang polisi datang berbisik sesuatu pada Rich.

"Bangsat kalian menipu ku...,"teriak Rich.

"Bukan kah keponakan kecil ku sudah melarang mu mengikuti ku....heheh..he , jangan salahkan aku,"ejek Nagi.

Rich langsung pergi  sambil berguman pelan, " keponakan dari mana , negro hitam sialan ... bocah kecil itu cakep dan lucu  seperti malaikat huhhhh asal ngaku ...." dan menuju ke pintu masuk yang lain,   tempat Hygan dan Maira membawa pasukan secara diam-diam.

Mata-mata Moretti dalam kepolisian turut berperan memberitahukan arah dimana Aidan masuk dan mengacaukan perintah ijin masuk dan berpura2 ketakutan saat seseorang polisi terbunuh oleh Hygan.

Saat Rich pergi kembali ketempat sebelumnya. Mereka mengijinkan Nagi masuk dengan sisa pasukan nya.

Di pertarungan...

Xavi gemetar ketakutan saat Aldo tergeletak akibat tembakan Danny.

Xavi membawa Aldo masuk kedalam hotel membutuhkan dokter untuk Aldo.

"Tolong .... Aku mohon selamatkan dia .... Tolong ...,"Xavi gemetaran .

"Tidak ada dokter disini ,"kata petugas hotel .

" ooo .... Ya Tuhan .... Selamatkan Aldo ....,aku mohon pada mu, " kata Xavi tanpa sadar.

Alberto menghampiri nya ... Franco juga menghampirinya... Semua menghampiri nya.

Donatella merangkul nya... " tenang ...tenang Jika kau seperti ini tidak akan membawa perubahan baik."

"Tunggu disini ..... Aku akan membawa Steven kesini," kata Franco.

"Tidak !!!! Jika kau keluar bibi juga akan ikut kamu,"teriak Donatella kuatir kondisi Franco yang masih memiliki bekas luka tembak sebelumnya.

"Biar aku saja ibu,"kata Antonio ayah Xavier.

"Tidak ... Kau tidak cukup tangguh ingat usia mu ...,"kata Donatella.

" aku saja ..... Tolong jaga dia untuk ku,"Xavi langsung berdiri dan berlari keluar.

"Apa yang terjadi ?" seru Carlito yang dipaksa masuk oleh kedua orang tua nya.

"Aku jelaskan nanti..., tolong jaga Aldo didalam ... Jaga dia untuk ku ...,"suara Xavi semakin hilang meninggalkan Carlito yang terdiam.

Banyak petarung yang terluka ..., mata Carlos melihat sekeliling nya ...., "beban paman Franco sangat  berat ....,"guman Carlos kecil.

Mata Xavier melihat sekeliling nya ,"dimana Steven ? ....kenapa tidak terlihat?" Gerutu Xavier binggung.

"Ada apa kakak?"teriak Javier sambil bertarung .

"Steven....aku butuh dia untuk Aldo..." teriak Xavier gemetaran.

Rain langsung tanggap ..," kita cari bersama... Mereka berdua bersembunyi sambil melempar bom asap ... Cari ditempat bom asap meledak."

Xavi baru sadar jika Lie Quan tidak terlalu ikut pertarungan terbuka, mereka lebih mengunakan cara bersembunyi sambil menyerang secara diam-diam.

Javier menunjuk arah bom. Mereka sambil bertarung berjalan ke arah tempat yang dituju Javier.

Maira masih lentur berkelibatan membabat lawan yang tidak bisa mengikuti gerakan nya. Hygan pun bergerak sangat cepat  mengimbangi kecepatan istrinya.

devotionCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang