"Ken! Ken! Keadaan darurat!" Amu langsung mendobrak pintu ruangan osis.
"Amu? Ngapain teriak-teriak gitu. Masih pagi juga."
"Ini, muka Upi jadi tampan dan berani! Bagaimana cara kembaliinnya?!" Tanya Amu yang ngegas, dengan Upi yang masih sad di belakang Amu.
"...Apa, Upi? Hahahaha, Amu becandaanmu tidak lucu. Versi ceweknya aja gak laku, gimana kalo versi cowoknya," ucap Ken yang tidak percaya kalau itu Upi.
Upi menangis sekeras-kerasnya.
"Tuh kan! Kalau ganteng begini, bagaimana ada cowok yang mau sama aku?!" Stres Upi.
"Hweeeeee, aku ingin wajah cantikku kembali!" Nangis Upi yang masih terus berlanjut.
"Kalau aku jadi ganteng selamanya gimana?!" Takut Upi.
"Yaa, jangan berpikir seperti itu dulu dong pi," bujuk Amu.
"Sedikit-dikitnya minimal ada 1 cowok yang nerima kamu apa adanya kok," ucap Amu.
"Bisa dicoba dulu," bujuk Amu pada Upi.
"Ken, jadi bebeb aku mau gak?" Tanya Upi.
"Maaf, kamu terlalu tampan," ucap Ken yang langsung menolaknya.
"Tuh kan!" Depresi Upi.
"Mu, mungkin bisa orang lain! Tidak harus Ken, kan? Masih ada cogan di sekolah ini kok."
"Enzo, mau jadi bebeb ku gak?" Tanya Upi lagi pada jam istirahat.
"Maaf, kamu terlalu tampan," jawaban Enzo sama seperti Ken.
KAMU SEDANG MEMBACA
DASAR ANAQ PINTER! (WEE!!!)
Historia Corta[TIDAK DILANJUTKAN LAGI] Masih sangat banyak rahasia yang disembunyikan oleh Kenichi. Mari kita bongkar satu-satu. Hanya cerita pendek yang terdiri atas 200-300 kata WARNING : BxB, lemon? UkeOC? Random update
