DONT FORGET TO CLICK VOTE BUTTON
HAPPY READING 💛
.
.
.
.
.
Typo? Tandai
Pipinya memerah sangat kontras diwajah pucatnya, matanya masih berlinangan air mata, isaknya semakin kencang. Mary membawa Alvin kearah kamarnya. Menimang sang Tuan muda digendongannya pelan. Alvin merasa sakit di tenggorokan karena terlalu lama menangis tapi matanya tersenyum licik, demi akting nya ia akan berkorban apa saja. Jadi mari kita lihat seberapa sayang keluarga ini pada nya.
"Mary"
"Duchess" Mary menunduk hormat pada wanita 46 tahun yang masih tampak anggun diusianya, "Biar aku yang menggedongnya, kau siapkan saja obatnya" Perintah sang Duchess, Mary tampak ragu tapi tetap menyerahkan tubuh gemetar Alvin kedalam pelukan Maria. Walau sejenak posisi menggendong Maria masih sangat kaku, tapi sebisa mungkin wanita itu tak menjatuhkan putra kecilnya.
"Mary.... Mary" Cicit Alvin. Mengetahui jika ia berganti kepelukan sang ibu yang dingin, sejenak Alvin berpura - pura ketakutan dan memberontak kecil walau gendongan Maria tak lepas dari tubuh mungilnya. Maria tertegun dengan tindakan putranya, ia merasa cemburu. Ia mengikuti gerakan Mary yang menimang kecil tubuh putranya dengan gerakan yang tentu saja patah - patah tak semahir Mary, dibawanya tubuh sang putra kearah rumah kaca miliknya, tempat favorit miliknya yang berisi bunga - bunga yang ia pelihara.
"Ibu disini... Ibu disini... tak apa" Walau kata - katanya masih terbilang singkat, tapi wanita itu berusaha semaksimal mungkin mengeluarkan tutur kata lembutnya. Alvin yang ditenangkan segera memeluk leher sang ibu semakin erat, "ibu... Ibu... Ibu" Gumamnya berkali - kali diiringi oleh isak tangisnya.
Setelah Maria pergi, terlihat di lorong mansion Dedrick, Josh, dan Edward yang berdiri memperhatikan dari belakang, ketiganya sempat bertatapan dan segera pergi dengan membelakangi satu sama lain.
Alaric selaku kepala keluarga hanya melihat dari sudut ruangan, melihat sang istri yang menggendong putra bungsunya dan beralih kearah ketiga putra datarnya yang ternyata ikut melihat. Ia merasa begitu aneh, tapi sedikit merasa senang entah mengapa. Keluarga yang muram ini mungkin saja akan berubah.
✧༺♥༻✧
Dengkuran lembut itu terdengar begitu halus, Maria tersenyum kecil. Baru mengetahui jika mengurus anak begitu menyenangkan. Ada rasa tersendiri didalam hatinya.
Begitu hangat.....
Selama 46 tahun ia hidup, ketiga putranya yang lain tak serewel ini, dan mungkin hanya beberapa kali ia melihat tumbuh kembang ketiga putranya yang memang mewarisi sifat dinginnya dan tentunya ia tak terlalu merasa khawatir.
Awalnya sang bungsu juga begitu, sama cueknya. Tapi entah kenapa hari ini, melihat tangis menyedihkan dan raut menyakitkan si bungsu, ia menyadari jika putra bungsu inilah yang paling lemah dibandingkan yang lainnya. Walaupun ia wanita tapi selama 20 tahun ia sudah menjadi panglima di Kerajaan Orion membantai kerajaan musuh berkali - kali, tubuh cantiknya sudah terkena darah tak terhitung jumlahnya dan akhirnya ia menikah dengan sang suami sesama rekannya.
Atas kemenangan yang dimenangkan nya dan Alaric ketika terjadi kudeta. Keluarga kerajaan meng-hadiahkan gelar Duke dan beginilah pada akhirnya hingga saat ini. Tapi ia baru menyadari jika terdapat domba disekawanan serigala dikeluarganya.
KAMU SEDANG MEMBACA
( TRANSMIGRATION) Dimensional Transmission
Fantasía[BrotherShip Story] Alvin, pemuda tanggung itu kini terseret kedalam teknologi buatannya sendiri, "Dimensional Transmission" Disuruh memainkan alur cerita berbeda - beda dan mengubahnya demi menyelamatkan hidupnya. "Gail? Apa yang terjadi?!!" "Sep...
