DON'T FORGET TO CLICK VOTE BUTTON
🚛
HAPPY READING💛
.
.
.
.
.
ALL PIC BY PINTEREST
"Ada apa dengan protagonis pria Gail?"
Alvin bersembunyi, digelapnya malam tubuhnya bersandar pada akar yang memanjang. Mereka kini telah tiba di Basecamp 1 tempat para hunter berisitirahat saat diluar dinding. Beruntungnya pihak Federasi membuat beberapa Base di luar dinding sebagai upaya pencegahan jika sesuatu yang buruk terjadi. Dan tempat itu kini berguna bagi mereka yang terjebak di luar tembok.
"Tingkat Korupsi Edward sudah mencapai 93% Tuan. Itu adalah angka yang sangat berbahaya"
"Korupsi? Apa terkait kekuatannya?"
"Benar, para hunter tingkat S umumnya memakai gelang sebagai penahan kekuatan agar tetap berada di angka normal. Namun ada beberapa Hunter yang tidak bisa mencegah terjadinya korupsi kekuatan. Dan itu dibagi beberapa tingkat. Ringan, sedang hingga ke tingkat berbahaya. Ketika Hunter tingkat S sering menggunakan kekuatannya, tubuhnya tidak kuat menahan dan pada akhirnya hancur berkeping - keping. Dan saat ini Edward sudah hampir hancur" penjelasan Gail semakin membuat kening si kecil berkerut jelas,
"Jadi Edward akan mati?" Tanyanya.
"Ya, seharusnya begitu, namun keberadaan protagonis wanita berhasil menyembuhkannya"
Alvin menghela napas panjang, walau ia tau sampai akhir novel para protagonis pria tetap hidup, tetap saja ia masih khawatir. Jujur saja dari dalam lubuk hatinya Edward masihlah kakak nya yang baik hati. Yang selalu menemaninya didunia pertama walau singkat. Setengah berbaring, bocah itu memandangi pepohonan yang bergoyang walau mesti tanpa adanya angin. Seolah - olah pohon itu bernapas, membuat buku kuduknya berdiri.
"Ayo pergi dari sini" putusnya. Alvin segera bergegas pergi.
"Anda mau Kemana?"
"Tentu saja kemana saja asalkan tidak disini" ujarnya kesal.
"Tuan----
"Stsssss, sepertinya ada seseorang Gail" bisiknya pelan. Dan benar saja, sebuah siluet berdiri tepat beberapa meter di depannya.
Srak srak
Terkesiap, bocah itu memandang sekitar dengan waspada. Dari ujung matanya, ia menatap Licius berjalan kearah hutan sendirian.
"Apa yang ia lakukan?" Tatapan heran menghiasi wajah bulat yang diliputi kerutan ringan. pemuda itu memakai jubah hitam yang menutupi wajah dan sebagian tubuhnya, berjalan menjauh kedalam hutan yang begitu gelap. Matanya menyipit, merangkak diam - diam hanya untuk bersembunyi diantara semak yang tinggi untuk menutupi tubuhnya.
"Haruskah kita mengikutinya?" Ujarnya penuh pertimbangan.
"Jangan khawatir, Tuan. Efek ramuan penahan rasa sakit akan melindungi anda" Ingat Gail.
Alvin mengangguk kecil dan bulat pada pendiriannya.
Ikuti saja...
Ia mengikuti dari belakang. Langkah Licius yang begitu lebar dan kokoh membuatnya sulit untuk menyesuaikan langkahnya. Terkadang ketika setengah berlari kakinya akan kehilangan keseimbangan yang membuatnya harus berhenti menarik napas lagi dan lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
( TRANSMIGRATION) Dimensional Transmission
Fantasia[BrotherShip Story] Alvin, pemuda tanggung itu kini terseret kedalam teknologi buatannya sendiri, "Dimensional Transmission" Disuruh memainkan alur cerita berbeda - beda dan mengubahnya demi menyelamatkan hidupnya. "Gail? Apa yang terjadi?!!" "Sep...
