[BrotherShip Story]
Alvin, pemuda tanggung itu kini terseret kedalam teknologi buatannya sendiri, "Dimensional Transmission" Disuruh memainkan alur cerita berbeda - beda dan mengubahnya demi menyelamatkan hidupnya.
"Gail? Apa yang terjadi?!!"
"Sep...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
2 mobil hitam memasuki halaman mansion yang luas. Waktu menunjukkan sore hari, langit sudah menampilkan warna jingga di ufuk timur. Pada waktu-waktu saat Matahari terbenam, cahaya matahari akan melewati sebagian besar atmosfer Bumi. Yang membawa warna - warna keemasan yang indah.
Kini 5 pemuda tampan keluar dari dalam mobil. "Mansion ini tak pernah berubah sama sekali" Ujar Asher dengan menguap lebar. Tanda malas.
Beberapa pelayan Menundukkan kepalanya sopan dan memberi Jalan bagi tuan muda mereka untuk masuk kedalam mansion. Dengan tangan didalam saku celananya, Licius memandang datar sekitar "Dimana paman?" Tanyanya pada pelayan yang senantiasa berdiri dibelakang nya.
"Tuan belum kembali ke kediaman. Mungkin sebentar lagi, Tuan muda." Jawab pelayan itu sopan.
Mereka hanya terdiam, dan kembali melangkah kedalam mansion. Jarak antara Lorong kediaman Alison dan ruang tamu disekat oleh beberapa ruang dan taman indoor yang indah. Albert selalu menyukai ketenangan, dan mansion ini dibuat sesuai seleranya. Tapi ada beberapa bagian yang aneh. Brandon menatap berbagai lukisan yang dicoret - coret diberbagai dinding yang tidak sesuai dengan citra mansion yang dingin. Disertai oleh beberapa mainan dan boneka kelinci disudut ruangan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.