Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Mood Erika

3K 190 3
                                        

Seharian ini ramai terdengar berita tentang Ayyara Dan Adam yang selalu bersama, para karyawan sangat mendukung kedekatan mereka.

Sama-sama masih muda, Adam memiliki postur tubuh tegap dan memiliki lesung pipi yang menawan sedangkan Ayyara memiliki postur tubuh minimalis dengan wajah yang manis dan senyum kucing mengemaskan. Terlihat sangat berjodoh.

Lain hal dengan Erika. Hari ini ia nampak sangat menyebalkan bagi para pegawainya. Ia kembali ke mode awal bahkan ini adalah mode S.O.S nya Erika.
Semua pekerjaan menjadi serba salah, apapun yang dilakukam oleh pegawai semua harus di revisi dengan makian Erika.

"Bu'Rik lagi kenapa sih? Gue kena revisian sampe 3 kali hari ini" protes iki.
"Harusnya lo dapet piring sih ki" vanya menyambar obrolan pegawai.
Karna saat ini sedang jam istirahat. Terlihat divisi marketing sedang berkumpul membicarakan atasanya.

"Bukannya eamng selalu begitu yah bu'Er" Ayyara menyambar.
"Dan kali ini 10X lipat menyeblinnya, gue sampe pengen remes itu mulutnya tau gasihh" Tini nyerosos

"Matanya juga di colok kali yah, sinis banget dia hari ini" imbuh Adam yang sangay antusias, karna ia merasa tatapan Erika sangat tidak suka dengannya hari ini.

"Lohhhh Ayyara?! Kamu Ayyara kan?" Kayla melihat Ayyara dan mendekatinya.
"Eca nya mana?" Celingak-celinguk mencari keberadaan sohib nya.
"Bu Erika nya tidak ikut kesini kak. Ohiya kenalin kak ini juga pegawai El'S Creativ" senyum paksa Ayyara karna takut Kayla keceplosan tentang Erika.

"Oalah, kalian sedang break time yah. Pasti abis ngegosipin Atasan kalian kan" tawa meledak Kayla yang di balas dengan tawa karir dari pegawai Erika.
"Yasudah, kalau gitu saya permisi ya. Saya sebenarnya ada janji ketemuan sama kelapa divisi produksi El's Creativ"
Lanjut Kayla.

Deg!
Semua dengan tatapan kecut dan ketakutan karna memang hari ini moof sang bos sedang tidak baik.

Krrriinnggg
Bunyi ponsel membuat hening

Kayla : "Ca, lo di mana? Gue didepan pintu masuk"
Erika : "ya gue liat elo"

Tiit
Telpon terhenti

"Gue ketemu pegawai di kantor lo, gue ngobrol sebentar deh. Yakan Ra?" Memasang kode ke Ayyara.
"Kalau begitu kami pamit yah kak Kayla dan bu'Er. Permisi".
Di angguki oleh Kayla dan Erika.

"Ra, kamu sama Adam aja yah. Biar makin lancar PDKT nya" ledek Tini.

Dan ternyata Erika dan Kayla mendengar hal itu.

"Ayyara! Kamu ikut meeting sekarang yah. Sekarang sudah masuk jam kerja"

Semua melihat jam dan ternyata kurang 10 menit untuk masuk jam kerja.

"Kamu jalan ke kantor sudah pas jam 1, nanti saya telpo  suruh kamu kesini sangat wasting time buka ?" Erika melipat tangan di dadanya.

"Tapi bu, Ayyara tidak ada perisapan untuk meeting hari ini" Vanya menjelaskan kondisi Ayyara yang belum tau pembahasan meting hari ini.

"Bawa smartphone kan? Ini saya bawa laptop juga, bisa dong? Jangan selalu pesimis jadi orang. Banyak jalan menuju Roma" Erika berjalan memasuki resto.
Kayla tertegun dengan perkataan Erika yang menurutnya sangat menyebalkan

"Tungguin apa? Bintang jatuh?!" Lanjutnya

"bb-baik bu.." Ayyara berjalan membututi Erika dan Kayla.

"Ra, dia kenapa?" Tanya Kayla dengan berbisik ke Ayyara.

"Ca, lo kenapa? Gak dapet jatah?! Dari si bocil?" Berbisik pas di telinga Erika
"Gue tabok yah mulut lo!" Jawab ketus Erika lalu berjalan duluan.

"Tuh anak kenapa sih Ra, ampun deh. Gak kuat gue kalo tinggal setiap hari sama dia"
Ayyara hanya tersenyum
"Ehiya, gimana sekarang si Calista? Kemarin jadi pergi sama Erika?"
"Aku sama kak Erina kak. Ka Eca lagi sibuk kemarin. Calista sekarang aku titip sama Ibunya kak Adam kak soalnya Baby siternya belum bisa hari ini"

"Ngapain di titip ke orang lain?" Erika menyambar. Ternyata sedari tadi ia menyimak obrolan Kayla dan Ayyara.
"Ambil sekarang Calistanya" menarik tanggam Ayyara keluar dari resto tadi.
"Ca! Kita kan mau meeting" Kayla protes.
"Reschedulle kay!"  Berjalan dengan menarik Ayyara ke arah parkiran.

"Kak! Sakit" keluh Ayyara dengan pergelangan tanggannya di tarik paksa oleh Erika.

Dug,,dap
Pintu mobil menyaksikan  betapa kasarnya Erika membuat Ayyara masuk kedalam mobil Erika.

"Gak! Gak bisa lu kaya gini Ca! Sekasar itu lo sama Ayyara" kayla menahan pintu kemudi Erika. "Lo harus minta maaf dulu sama Ayyara, lo ga liat tangan nya merah gitu. Biar gue yang bawa Ayyara!" Saat ingin berjalan ke pintu samping, Erika dengan cepat menahan Kayla.

"Kalo gitu biar gue yang bawa mobil lo. Sana duduk di belakang" menunjung pintu belakang.

Dug,, dap
Kayla dan Erika memasuki mobil. Kayla yang akan membawa mobil.
"Oke meeting gue undur jam yah, soalnya besok gue mau flight ke singapur. Jadi harus hari ini. Sebelum itu selesaiin dulu masalah kalian. Gue yang jadi mediatornya" kata Kayla sambil mengendari mobil.

Hening tak ada yang membuka suara. Ayyara terlihat sangat tidak nyaman saat ini.
"Ra, tenang yah. Walau gue temen deketnya Erika. Tapi gue gak berpihak sama dia kok. Emang dia nyebelin. Tug liat aja mukanya asem kaya beras kencur"
Sontak membuat Ayyara tersenyum, sebab ia juga melihat raut wajah Erika di spion.
"Sini liat tangannya Ra merah banget yah" Kayla memegang pergelangan tangan Ayyara.

Reflek Erika menepis saat Kayla memegang tangan Ayyara.
"Udah tau sakit. Malah lu pegang" menarik tangan Ayyara kearah dirinya.
"Sini Aku tanggung jawab" di oles dengan lotion dan pelembab.

"Maafin aku.." Erika tanpa sengaja mengelus Punggung tangan Ayyara.

"Kok berenti?" Erika tersadar.
"Iya gue berbaik hati menyuruh Ayyara untuk duduk di belakang. Nemenin temn gue yang lagi jealous" kayla menyindir
"Apaan si gak jelas lu" Erika mendecih
"Bener gak mau nih" ledek Kayla
"Gak jelaslah elu kay"
"Gak jelas,, gak jelas.. dasar kepiting rebus! Ra sana duduk di belakang"
Ayyara hanya memanggutkan kepala pertanda setuju.

Kayla sangat paham dengan Sohibnya satu ini yang memiliki gengsi setinggi langit. Melihat tatapan matanya kepada Adam tadi sangat jelas kalau ia tak suka Ayyara dengan dengannya.
Dan reaksi saat Kayla memegang pergelangan tangan Ayyara nampak tidak suka.
Bahka saat digoda kayla wajah Erika memerah menahan rasa salah tingkahnya.

Liatlahh sekarang Ayyara duduk di sampingnya ia tersenyum merkah.
"Sini aku olesin lagi lotion nya".
.
.
.
.
.
.
.

gadis kecil milikkuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang