Ayyara melihat ke segala arah, memastikan tak akan ada yang mendengar apa yang akan di bicarakan.
"ini ceritanya bakal panjang banget kak. dan aku yakin gak akan aman kalao cerita di sini kak" Bisik Ayyara.
"bentar, jangan bilang lo ternyata adik dari Bu'Er?" bisik Tini
"bbbukaan, ini lebih rumit di banding itu?"
"okei. kita ke ruang meeting sekarang" menarik Ayyara menuju ruang meeting
saat berjalan, pikiran Tini berkecamuk. antara Ayyara ini anak dari selingkuhan orang tua Erika, atau kemungkinan Ayyara ternyata anak bungsu dari Erika. banyak gosip yang mengatakan kalau Erika mempumyai adik. dan keluarga Erika sangat tidak di ketahui oleh orang kantor, bahkan tim nya sendiri. penuh misteri
"Raa, dari yang gue liat lu gak ada mirip-miripnya sama si bu'Er ituu" menarik Ayyara masuk ruangan meeting dan segera mengunci pintunya.
"yaa, emang aku bukan adiknya kak. please dengerin aku dulu kak. aku percaya sama kamu dan jangan sampai bocor rahasianya yah. atau nanti aku laporin ke Bu'Erika. kak Tini bisa di pecat" tegas Ayyara.
"ihh, serem kamu Raa.." melepaskan lengan Ayyara dengan lemas "kenapa ancamannya pecat si Raa" memelas
Tini dan Ayyara tertawa bersama "tapi aku seriuss kak" Ayyara kembali ke mode serius. Tini hanya mengangguk sebagai jawabnnya.
"jadi saat aku masih ngekost..."
"ada kejadiaan yang gak pernah bisa aku bayangkan. sampai akhirnya aku menikah dengan Bu'Erika" suaranya menjadi pelan dan menyedihkan
"WWWHHHAAATTTT! ME-NI-KAH! dengan bu'ER?! WAAAAAAAAAAWWW Raaa!!" mengebrak meja meeting
"sssttttt! kak. kan aku bilang tahan suaranyaa" menarik Tini yang tadi berdiri
"okeh" tenang Tini " Sekarang ceritaiin. kenapa bisa menikahnya" wajah Tini memerah
*Flashback Ayyara*
- beberapa bulan lalu adalah tahun ajaran baru bagi mahasiswa baru. Ayyara yang aktif dalam kegiata-kegiatan kamus menjadikannya sebagai anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang cukup di kenal oleh para senior dan satu angkatannya.
saat itu adalah pelepasan masa akhir dari pelatihan mahasiswa. mereka membuat pesta perayaan. karna kepribadian Ayyara yang menyenangkan, dan ramah membuat Ayyara sebagai orang yang sering di bicarakan dari mahasiswa baru, teman seangkatan, senior bahkan alumni juga menyukai kepribadian Ayyara.
sampai pada saat malam hari pesta menjadi lebih berisik, karna ada beberapa oknum membawa minuman yang menggandung alkohol. mereka mencapur-campurkan minuman lainnya. dan entah mengapa Ayyara yang tak tahu apapun mengenai campuran minuman ini membuat kepalanya pusing sangat hebat di tambah hawa tubuh yang panas.
ia mencoba untuk menjauhi kerumunan untuk menyegarkan diri.
"guys! kayanya gue mau pulang aja deh. kost-an gue deket dari sini. bye Guys!" Ayyara berjalan sedikit sempoyongan.
"Ra? aku antar" salah seorang yang menatap Ayyara sedari tadi.
"mm gak usah kak. kost-an ku pun, kost-an putri. jadi sebaiknya aku pulang sendiri" memeganggi kepalanya. semakin pusing yang ia rasakan.
namun, ternyata lelaki itu tetap menggikuti Ayyara berjalan.
"Raa! Ayyara." sedikit mengejar Ayyara.
KAMU SEDANG MEMBACA
gadis kecil milikku
General FictionTerjebak dalam situasi yang mengharuskan aku bertanggung jawab atas hidupnya. Entah keberanian seperti apa yang membuat aku berani dalam mengambil sikap untuk berganggung jawab penuh atas hidupnya, dan berjanji akan menjaganya di depan ibunya yang s...
