Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Mobil Bergoyang?

5.2K 196 0
                                        

Setelah bel berbunyi Erika dan Ayyara keluar dari kamar Erika mengambil pesanan air jahe pesanan Erika.

Ayyara langsung meminum air jahenya. Lalu memasuki kamar masing-masing.

Setelah kejadian itu mereka berdua sangat canggung jika berpapasan.

Paginya Ayyara dengan kondisi tubuh yang sudah mulai membaik bangun lebih pagi. Karna ia harus segera bergegas ke kampusnya.

Tok..tok..tokk

"Kak, aku pamit pergi ke kampus yah. Kemungkinan pulang sore kak" ucap Ayyara sedikit membesarkan suaranya, dibalas deheman saja oleh Erika.

Ayyara membawa motor matic nya menuju ke kampus dengan waktu tempuh 30 menit saja. Karna ini hari sabtu jalanan tidak terlalu ramai dan hanya memakan waktu tempuh 20 menit saja. Ayyara terlihat memakirkan motornya.

"Raaa.. sini buruan. Kita ada pertemuan bareng senior lima menit lagi". Ucap tasya menarik lengan Ayyara.

"Ehiya Ra, Congratulation yah pengangkatan jadi karyawannya.. ikut seneng dengernya". Ucap tami menggulurkan tangannya.

"Ahahahah.. makasih guys. Abis kelas gue traktir yah" kekehnya.

"Loh Adam?" Hentinya Ayyara melihat sosok yang di kenalnya.

"Heii Raaa.. kamu ikut pertemuan bareng alumni yah? Eh gimana keadaan kamu? Udah di bawa ke dokter?"

"Eee Amman dam"

"Semalem kamu kenapa Ra teriak gitu?"

Deg

Jantung Ayyara berdetak sangat cepat mendengar pertanyaan dari Adam.

"Aaa itu teman kosanku dam, dia menolongku.. eh iya aku ke kelas dulu yah mau kumpulin tugas".

Setelah menyelesaikan perkuliahan dan pertemuan antar alumni Ayyara dan kawan-kawan bergegas mencari tempat untung hangout mereka.

Sampailah di salah satu Cafe yang memberikan Live music dengan dua tema ada outdoor dan indoor. Ayyara memilih tempat outdoor karna tidak terlalu berisik seperti di indoor ada live music nya.

Setelah memilih tempat duduk Ayyara segera memesan pilihannya.

"Raa, itu bukannya Kak Erika yah?" Tasya menyenggol Ayyara. Saat ayyara ingin melihat sekeliling tiba -tiba seorang datang

"Ayyara?! Kamu di sini" ternyata Kayla teman Erika. Ayyara langsung berdiri menyambut Kayla.

"Kalian janjian kesini" ucap kayla berbisik dengan Ayyara.

"Engga kak, aku baru saja kelar dari kampus. Temanku sudah tau kak. Jadi santai saja" membalas bisikan kayla.

"Kalau gitu kalian join aja. Mendung mau hujan di outdoor gini Ra. Kalian setuju kan.." ucapaan Kayla tak di respon oleh tasya dan tami.

"Kenalin gue Kayla temannya Erika" menggulurkan tanggannya.

"Udah engga usah canggung gitu, kalian jabung aja di meja kami. Mau ujann yukm Ra.." di tarik nya Ayyara dan di ikuti oleh temannya.

Mereka juga berpikir lebih baik indoor jika turun hujan.

"Guys. ada kenalan gue mau gabung di sini. Jangan di judesin yah". Kayla menyuruh duduk Ayyara dan temannya.

Erika yang sibuk memainkan ponselpun perhatiannya teralihkan dengan seseorang duduk di sampingnya.

"Loh.. kamu ngapain ke sini? Bukannya ke kampus?" Refleksnya Erika melihat Ayyara duduk di sampingnya.

Dan kemudian mengalihkan pandangan ke dua orang tema nya Ayyara.

"Haii kak, aku tasya" ucap tasya "aku Tami kak" merka berdua bergantian menjabat tanggan Erika.

"Oke..oke.. gue udah pesen menu spesial buat malem ini yah guys".. Anya "oke adik-adik kita sekarang berteman yah. Gue Anya orang yang paling sabar berteman dengan dua mahkluk alien ini" anya yang sudah setengah tipsy akhirnya di tarik oleh Kayla agar duduk.

"Kalian sudah 20 Tahuan kan? Jadi kalian boleh minumnya. Tenang ada supir yang akan mengantar kalian semuaa" rancau Anya kembali.

"Dia habis putus dengan pacarnya jadi galau berat.. maklumi yah guys" kayla menjelaskan ke Ayyara dan teman-temannya. "Raa, pesanan kalian udah aku pindahin ke bill nya Anya.. jadi kalian santai aja.. dia anak orkay banget.." bisik Kayla pada Ayyara. Ayyara hanya mengangguk saja.

Terlihat tiga orang sudah tipsy dengan rancauan yang tidak jelas. Kayla yang melihat Ayyara langsung menuangkan minumnya ke gelas Ayyara.

"Raa. Besok kamu liburkan? Yuk langsung minum Ra. Tenang gue kuat toleransinya. Gue akan jaga kalian semua di sini." Kayla

"Aku gak izinin kamu minum yah Ayyara.." bisik pelan Erika di telingga Ayyara. Lalu mengambil gelas yang sudah di tuang oleh Kayla lalu menenggaknya.

"Yahh gak asik lu Caaa.. males lah gue..." kayla langsung pindah temlat duduknya.

"Kak eca gapapa kalau minum?" Ayyara menatap Erika

"Erika sama gue sama-sama kuat Raaa yakan Ca?" Kayla.

"Udah cukup kay.. ini kita bawa 3 orang bocah". Menunjuk 3 orang tersebut.

Waktu menunjukkan pukul 00.30 dini hari. Mereka akhirnya memutuskan untuk pulang.

Erika menyuruh kayla mengantarkan Anya pulang.

Dan Erika akan membawa kedua teman dari Ayyara menginap di apartemen nya.

Mengginggat rancauan kedua temannya Ayyara, Erika takut di tuduh yang tidak-tidak dengan memulangkannya dalam keadaan seperti ini.

"Kamu bantu kabarin orang tuanya mereka.. " Erika membopong Tami.

"Kak Erika, kakak wangi sekali. Boleh aku menciummu kak?!" Tami memanyunkan bibirnya ke arah Erika namun di tarik oleh Ayyara.

"Tami biar sama aku aja kak! Kak Eca bawa Tasya aja". Ucap Ayyara sedikit kesal dengan tindakkan Tami.

Kedua temannya sudah duduk di bangku belakang mobil Erika.

"Kamu mau ngapain?" Tanya Erika ketika Ayyara sangat mendekat dirinya.

"Itu ada bekas lipstick Si tami, aku mau lap" mengelap dengan kasar seolah itu kotoran yang menempel.

"Aw.. bisa pelan-pelan gak sih kamutuh!" Erika menahan pelan lengan Ayyara. Bayangan kemarin ketika Ayyara mencium pipinya terulang kembali.

Ayyara yang merasakan Erika menahan tanggannya kembali mendekatkan diri ke Erika.. semakin dekat hingga hembusan nafas Erika terasa begitu hangat oleh Ayyara.

Erika menatap mata Ayyara perlahan menutup matanya akibat semakin dekat wajah mereka.

Ayyara memiringkan kepalanya dan kembali mendekatkan ke Erika ketika hampir saja mereka menempelkan bibirnya.. Ayyara membuka mata melihat kayla memandanginya.

"Kak Kayla?!" Terkejutnya Ayyara. Sontak membuat Erika mendorong tubuh Ayyara dan membuka pintu bermaksud ingin menjelaskan ke kayla.

"Udahhh engga perlu di jelasin Caa. Ini ponsel lo ketinggalan di meja, untung aja gue balik lagi tadi.. " kekehnya  Kayla yang tau temannya ini tingkat ke gengsiannya lebih tinggi di banding postur tubuhnya.

"Apasihh tatapan elu tuh yah.." mengambil ponselnya.

Ayyara yang di dalam mobil hanya tertunduk malu tidak berani menenggokkan diri ke kayla.

"Ra.. gue balik yah.. lanjutinnya di kamar Ra.. jangan di mobil nanti bergoyang" Kayla menyapa Ayyara yang hanya menunduk tak berkutik. Setelah mengatakan itu cubitanpun di rasakan kembali oleh Kayla dan segera berlari secepatnya.

Dalam perjalanan menuju apartemen yang hanya menempuh 20 menit. Suasana sangan sunyi setelah kegiatan yang di gagalkan oleg Kayla.

"Ra.. besok kalau mau ambil motormu dan mobil temanmu bareng aku aja sekalian aku mau keluar besok" ucap Erika yang di jawab dengan anggukkan Ayyara.

gadis kecil milikkuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang