"Haii!. Erika ada di ruangan?"
"Selamat pagi, bu Erika nya ada. Tapi tadi keluar sebentar. Mau menunggu kak?"
"Nih, kartu nama saya. Saya tungg.." ucapannya terhenti "ERIKAAA!!" melambaikan tangan dengan ceria.
Erika hanya melihatnya datar
"Silakan ke ruangan" berjalan mendahului.
"Permisi. Mbak Kayla ini mau di taro dimana yah?". Ucap OB
"Oh. Toling di bagiin ke tim nya Erika yaah. Thank you"
"Caaa tungguiin gue doongg" Kayla sedikit berlari ke Erika.
Kayla datang kemari untuk meminta kerja sama dengan tempat kerja Erika.
Tak disangka, Erika akan mendengarkan tawaran kerja sama dengan catatan. Kayla harus membelikan Eskrim untuk rekan tim nya.
Ting!
Ayyara : 'mana eskrimnya?'
Erika : 'sudah di meja. Cek saja'
Ayyara : -menggirim gambar- 'ini? Bukannya kak Kaylaaa yaaa. 🤔'
Erika : 'sama saja. Namanya Eskrim kan'
Ayyara : 'huh. Tukang boong'
Kriiinggg
Vanya menganggat telepon
"Baik bu" Vanya menutup teleponnya
"Ayyara. Kamu di panggil Bu'Er ke ruangannya"
Ayyara hanya mengangguk dan berjalan
Tok.. tokk
"Masuk" Erika
"Permisi, bu Erika panggil saya?"
"Aku yang panggil kamu Raa. Enak ga Eskrimnya?" Kayla menyela
"Enakkk bangettt kak" ceria nya Ayyara.
"Itu eskrimnya, aku yang nyuruh Kayla beli. Jadi itu dari aku" Erika bicara dengan nada ketus.
"Aku di rambok Raa. Biar bisa ketemu sama di anak sebagai rekan kerja, jadi harus nurutin maunya dia" ledek kayla.
Ayyara dalam hati 'teruss ngapain gue kesini cobaaa'
"Eh Ra, sini deh. Mumpung si Eca lagi baca proposal aku. Bantuiin aku pilihin gaun yang oke buatku yang mana" Kayla menghampiri Ayyara untuk duduk di sofa tamu Erika.
Mereka diskusi, sementara Erika mengerutkan kenning melihat proposal dari Kayla.
"Yakaaan!! ini lebih aku bangettt. Huaaa thank you Raa. Nanti pas aku fitting dressnya, kamu harus ikutt deh" memegang lenggan Ayyara. "Bolehh yaaa Caaaa. Kalian terlalu kaku soalnya, gue butuh jiwa anak mudaa" kayla menutup ponselnya.
Erika hanya diam.
"Ayyara, sebaiknya kamu kembali ke meja kamu. Jangan ladenin orang aneh ini"
Ayyara keluar. Erika dan Kayla memulai percakapan prihal project terbarunya.
.
.
Ternyata di luar sedang ramai memperbincangkan tentang adanya acara Outting kantor.
Banyak dari mereka senang karna leb8h banyak acara senang-senang di banding pekerjaan, apalagi lokasi yang di pilih daerah Bandung. Menyenangkan bukann?
Ting!
Revan : 'Raa. Nanti Calista gue anterin ke kantor lo yaa. Kamu pulang jam 5 kan?'
Ayyara : 'iya kak boleh. Nanti ketemuan di Halte yah kak?'
Revan : 'jangan Ra, ketemuannya di korean food yang gak jauh dari kantormu yah. Cesil ngidap makan disana haha. Oke kan Ra? Nanti urusan Eca biar gue aja yang bilang'
Ayyara : 'kak Cesil ikut? Yeayy. Oke kak. Btw, makasih yah kak udah mau jagaiin Calista'
Revan hanya membaca pesan tersebut.
Ceklek
Pintu ruangan Erika terbuka
"Pokoknya kita harus kerja sama dengan project ini Ca. Gue gamau tau, gue percaya El's dapetin ini project" kayla dengan penuh semangat.
Erika hanya diam, mengantar Kayla.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
gadis kecil milikku
Ficción GeneralTerjebak dalam situasi yang mengharuskan aku bertanggung jawab atas hidupnya. Entah keberanian seperti apa yang membuat aku berani dalam mengambil sikap untuk berganggung jawab penuh atas hidupnya, dan berjanji akan menjaganya di depan ibunya yang s...
