Christy sudah kembali masuk sekolah. Di sekolah, pembelajaran masih belum berlangsung. Karena, hari ini akan ada kegiatan pengenalan berbagai ekskul kepada siswa baru
Seluruh murid di sekolah, duduk di pinggiran lapangan untuk menonton pertunjukan tiap ekskulnya
"Liat noh, temen lu. Sibuk banget kayanya" beritahu Adel kepada Jessi. Melihat Christy yang malah melamun, bukannya menonton pertunjukan salah satu ekskul yang sedang berlangsung di tengah lapangan
"Lagi sibuk sama pikirannya sendiri dia. Udah biarin aja dah, tar kalo diganggu kena amuk lu"
Telunjuk Adel menusuk bagian sisi tubuh Christy, membuat anak itu tersentak kaget karena merasakan geli
"Ck! Diem!" Marahnya
"Ke tempat lu yuk. Bosen banget gue nonton beginian" ajak Adel
"Tar kalo Zoya nyariin gimana?" Tanya Christy. Karena, Zee terpilih untuk menampilkan bakat karatenya
"Gampang, tinggal di chat aja apa susahnya elah"
"Yaudah ayok. Panas juga disini terus"
Ketiganya berlalu meninggalkan keramaian, berjalan menuju ruangan khusus milik Christy di sekolah ini. Ruangan yang selalu ia dan teman-temannya tempati untuk bolos
Sepanjang jalan menuju ruangan, Adel dan Jessi merasakan tak nyaman. Karena ada tiga orang bertubuh kekar berada dibelakangnya, mengikuti langkah mereka
"Njel, suruh pergi aja lah bodyguard-bodyguard lu itu. Risih banget gue lama-lama kalo diintilin kaya gini" pinta Jessi dengan suara pelan
Christy menghentikan langkahnya. Ia membalikkan tubuhnya berhadapan dengan ketiga pria tubuh kekar itu
Reflek, ketiga pria itu menundukkan kepalanya dengan satu tangannya menggenggam pergelangan tangan mereka masing-masing di depan tubuhnya
"Jangan ikutin terus" pinta Christy
"Tidak bisa nona, kami ditugaskan oleh tuan untuk menjaga nona. Agar tidak ada hal-hal tak diinginkan terjadi pada nona nantinya" jawab salah satunya
"Ck! Yaudah, jangan sedeket ini juga! Jauhan!" Omelnya
"Maaf nona, tidak bisa"
"Kalo masih ngikutin sedeket ini, tar aku minta ke ayah buat pecat kalian." ancam Christy menatap serius ketiganya secara bergantian. Sementara ketiga pria tersebut semakin menundukkan kepalanya, dan tak ada yang berani untuk mengeluarkan suaranya
Christy kembali berbalik, melanjutkan langkahnya diikuti Adel dan Jessi
Ketiga pria bertubuh kekar itu ikut melangkah mengikuti Christy
"Udalah, biarin aja. Selagi mereka ga gangguin kita" ucap Christy saat ditengah berjalannya menoleh sekilas ke belakang
-
Saat ini ketiganya sedang bersantai di salah satu ruangan tempat mereka biasa bolos. Siapa yang tak betah jika ruangannya begitu nyaman?
Setelah beberapa waktu, Zee datang menyusul memasuki ruangan yang tersembunyi ini
"Bodyguard Christy ada di luar?" Tanya Adel pada Zee
"Ada, mereka ada di deket lorong" jawab Zee
"Chris" panggil Adel pada Christy yang sedang memainkan ponselnya, berbaring di sofa
"Hem?" Sahut Christy
"Lu ga risih?" Tanyanya
Christy memalingkan pandangannya dari layar ponsel, menatap Adel dengan tatapan bertanya
