120

4.8K 440 40
                                        

Acara pernikahan yang sudah di siapkan dari jauh hari, kini sedang berlangsung. Tian dan Dira memilih tema outdoor di resor milik keluarga Mahendra.

Tian sudah berdiri di altar, melihat Dira yang sedang berjalan ke arahnya dengan anggun, begitu cantik memakai gaun putihnya. Senyuman kagum terlihat dari wajahnya

"Cantik" gumam Tian tak melunturkan senyumannya

Pembacaan janji suci dan doa berlangsung, hingga bagian pertukaran cincin

Para tamu tersenyum ikut berbahagia saat cincin yang sudah terpasang pada jari tangan pengantin baru ini

Chika, ia terharu bahagia melihat anaknya yang sudah berganti status menjadi seorang suami. Air matanya keluar menyaksikan anak sulungnya dengan menantunya

"Waktu berlalu terlalu cepat. Bunda masih belum percaya, anak bunda sekarang udah beristri" batin Chika

Pipi basahnya, di usap dengan lembut oleh orang di sampingnya. Ia menoleh ke arah si pelaku, yang sedang menatap dirinya dengan khawatir serta mata yang sudah berkaca-kaca

Chika tersenyum, ia genggam tangan orang yang berada di pipinya "bunda ngga sedih, sayang... Bunda terharu liat abang" beritahunya

Christy memeluk bundanya dari samping

"Ayok pulang aja" ajak anak itu sedikit mendongak menatap bundanya

"Kok pulang? Ini acaranya abang baru mulai loh"

"Biar bunda ngga sedih"

Chika terkekeh, satu tangannya menangkup sebelah pipi Christy "bunda nangis bahagia, dek"

-

Pukul 9 malam, acaranya telah selesai. Saat ini keluarga besar Alran dan Chika menginap di villa milik Alran.

Di kamar Alran dan Chika.

Chika dan Christy sudah bersih-bersih dan mengganti pakaiannya dengan piyama. Sementara Alran masih belum memasuki kamar

Chika dan Christy sudah berbaring di atas kasur

Christy sedang anteng menyusu pada bundanya, sambil satu tangannya tak diam menjelajahi wajah si bunda

Sementara Chika, ia sedang memainkan ponselnya. Membiarkan gerakan tangan anaknya di wajah

Christy menyudahi kegiatannya. Ia mengecup pipi bundanya, dan memberi cubitan gemas di pipi si bunda yang lainnya

Chika langsung menyimpan asal ponselnya di kasur, lalu menatap Christy

"Kenapa, hm? Cubit-cubit ih" tanya Chika diiringi kekehan

"Gemes" jawab Christy

"Yang gemes itu dedek muah" diakhiri mencium bibir Christy

Christy mendudukkan tubuhnya, lalu memeluk Chika dengan kepala yang di sandarkan di lengan Chika

"Bobo yuk. Udah malem" ajak Chika. Tangan bebasnya, bergerak memberi usapan di kepala Christy

"Mau bobo sama abang" pinta anak itu, mengalihkan tatapannya menghadap si bunda

"Abangnya pasti udah istirahat"

"Heuu... Heu.. mau sama abang, bunda~" rengeknya

"Kasian abangnya kecapean"
"Sini, bobo aja yuk. Udah ngantuk dedek tuh"

Christy menyembunyikan wajahnya di lengan bundanya "bobo sama abaangg hekk hek"

"Iya besok lagi bobo sama abangnya. Eh! Mana bunda lihat tangan dedek yang luka tadi" pinta Chika

Saat mandi bersama anaknya tadi, Chika melihat luka goresan di tangan si bayinya

Kesayangan BundaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang