125

2.9K 432 19
                                        

Pukul 5 pagi Dira sudah bangun lebih dulu. Ia mendudukkan tubuhnya, mencepol asal rambutnya, lalu menatap kaka beradik yang masih terlelap

Ia tersenyum hangat saat menatap keduanya bergantian. Bersyukur sekali rasanya Dira bisa bertemu Tian, dan dapat merasakan kehangatan keluarga ini. Hidupnya jadi lebih ada warna ketimbang sebelum mengenal Tian. Walaupun sebelumnya ada sedikit masalah hanya karena sebuah mimpi si bunda mertuanya itu

Pandangan Dira melihat ke arah kaki Tian yang sudah tak terbalut selimut, menindih kaki Christy yang masih terbalut selimut

Dira membenarkan kaki Tian. Setelah itu, ia turun dari kasur dan berjalan memasuki kamar mandi untuk sekedar membasuh wajahnya agar merasa lebih segar

Dira kembali berjalan ke arah kasur. Ia mengambil botol dot milik Christy, dan membawanya ke dapur untuk ia cuci

Di dapur ternyata sudah ada bibi yang sedang membuat sarapan

"Eh.. non cantik tos bangun" sapa bi Kokom sambil tersenyum saat melihat Dira memasuki dapur

Dira membalas senyumnya "udah bi" jawabnya "aku bantuin yaa"

"Udah mau selesai kok, non. Jadi biar sama bibi wae"

Dira langsung membuatkan susu ke dalam botol dot. Setelahnya, ia pamit untuk kembali ke kamar pada bi Kokom

Saat Dira sudah berada di dalam kamar, ia menyimpan dot nya di meja samping kasur. Dira menatap dua orang yang masih terlelap itu

"Ngapain yaa. Mau bangunin dedek, tapi masih kepagian" gumamnya
"O iya! Siapin baju sekolah nya"

Dira bergegas ke kamar Christy, untuk mengambil pakaian sekolah Christy

Saat membuka kamar Christy, ia menggelengkan kepalanya melihat tiga anak gadis yang masih tertidur. Posisi mereka sangat berantakan. Dira tersenyum tipis dan langsung menuju lemari

"Ini kalo ditambahin dedek tidur disini juga, ga kebayang sih.." gumam Dira diiringi dengan kekehan "salah satu pasti bakal ada yang ketindih sama temennya"

Pasalnya, walaupun kasurnya lumayan besar, kasur itu benar-benar penuh oleh ketiganya

Dira menyimpan terlebih dahulu seragam sekolah Christy di sofa, lalu ia berjalan ke bagian depan sofa. Yang dimana, di atas karpet berbulu itu masih ada bekas cemilan mereka semalam yang belum di buang. Ia membereskan itu terlebih dahulu

Setelahnya, Dira kembali ke kamarnya sambil membawa seragam sekolah Christy

Dira menggantung seragam sekolah itu di gagang lemarinya

Ia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu

-

Setelah selesai dengan kegiatan skincare nya, Dira memutuskan untuk membangunkan Christy, karena langit pun sudah mulai terang

Dira duduk ditepian kasur. Ia mulai membangunkan Christy

Dengan penuh kesabaran ia membangunkan Christy, akhirnya anak itu bangun juga

Christy menggeliatkan tubuhnya, lalu meregangkan nya dengan kedua mata yang perlahan ia buka

Ia menatap Dira dengan kedua mata yang masih berat untuk terbuka lama

"Morning, kaa" sapa Christy dengan suara serak khas bangun tidur. Biasanya sapaan pagi itu selalu di awali oleh bunda, padanya

Dira tersenyum, "morning dedek.. bangun yuk. Mandi,"

"Mimi.."

Dira mengambil dot nya di atas meja. Susu didalam botol itu masih hangat. Ia buka tutup dot nya lalu ia dekatkan puting dot nya ke mulut Christy yang langsung anak itu terima.

Kesayangan BundaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang