Malam ini, diruang keluarga sedang berkumpul. Christy dan Zee sedang asik bermain game. Zee sedang main ke rumah Christy sejak pulang sekolah tadi
Aca yang sedang menyusu pada mamanya. Anak itu menegakkan tubuhnya menghentikan kegiatan menyusunya, lalu turun dari pangkuan mamanya. Aca merangkak mendekati Christy dan Zee yang sedang berbaring telungkup di atas karpet, sambil dadanya di tumpu dengan bantal
Tangan mungil Aca ikut menyentuh layar ponsel Christy
"Ih! Aca diem!" Protes Christy
"Aca... Kalo mau lihat, lihat aja. Jangan ganggu kakanya" ujar Rara
"Tante! Anak kamu gangguuu" kesal Christy
"Biarin sih toy. Aca cuman penasaran aja itu. Mau ikutan main ya Ca?" Ujar Zee
Aca tertawa menatap Zee
"Receh banget sih, Ca" gumam Zee terkekeh
"Tante ihhh~" kesal Christy diiringi rengekan. Karena Aca yang berusaha menarik ponsel Christy
Rara justru malah membiarkan Aca sambil tertawa pelan
"Raaa" tegur Boby sambil bangkit dari duduknya lalu melepas tangan mungil Aca yang sedang memegang ponsel Christy. Boby pun membawa Aca ke gendongannya yang membuat Aca langsung menangis
"Dek, barengan mainnya sama Aca" Ujar Alran
Christy mengedikkan bahunya acuh
"Kasian Aca nya toy" ujar Zee yang langsung berdiri lalu mendekati Boby
"Main sama kaka Zee aja yuk? Mau?" Lanjutnya
Dengan masih menangis, Aca mengulurkan kedua tangannya pada Zee yang langsung Zee ambil alih ke gendongannya
"Bisa gendongnya?" Tanya Boby sambil masih memegangi Aca di gendongan Zee
"Bisa opa" jawab Zee
Zee pun kembali ke tempatnya. Ia mendudukkan dirinya, bersama aca di pangkuannya
Zee kembali melanjutkan game nya, sambil memeluk Aca
Chika yang melihat itu, turun dari sofa, lalu ikut duduk di karpet
"Posisi Aca nya kayak gini" Chika mengubah posisi Aca menjadi membelakangi Zee "nah... Biar sama-sama enak" lanjutnya
Chika mengusap pipi basah Aca yang sudah berhenti menangis
Christy menoleh sebentar ke arah bundanya dengan tatapan sulit di artikan. Chika yang menotice itu, langsung ikut berbaring telungkup di samping Christy sambil memeluk anak itu
Chika memberikan kecupan lembut di pipi anaknya
"Bunda cuman bantuin posisi duduknya Aca, sayangku" ujarnya
"Kok ngambek hm?" Lanjutnya, karena Christy hanya mendiami
Chika terus memberi kecupan di pipi Christy. Bahkan, ia beberapa kali mengecup lama pipi anaknya dengan gemas
"Aaa~ diemmm" kesalnya diiringi rengekan kecil sambil memiringkan kepalanya, menghindari kecupan Chika
"Sayangnya bunda lagi ngambek soalnya sama bunda"
"Ada masalah apa sih, sama anak aku hmm" protes Rara mencubit kuat pipi Christy
"Aawww. Sakit!" Pekik Christy menyingkirkan tangan Rara dengan kasar
"Rara." Omel Chika
Christy mengerucutkan bibirnya ke bawah dengan mata yang sudah berkaca-kaca sambil mengusap pipinya yang Rara cubit
"Sakit? Hm?" Tanya Chika, ikut mengelus lembut pipi Christy
Christy menganggukkan kepalanya menatap bundanya dengan wajah hampir menangis
