Pukul 7 kurang, Alran tiba dirumah setelah seharian ini ia disibukkan dengan banyak pekerjaan. Di kedua tangannya, ia menenteng beberapa paper bag berisi makanan untuk makan malam. Chika yang meminta tolong Alran untuk dibelikan makanannya. Karena, kali ini bibi tak masak untuk makan malam
"Wihhh belum pada selesai yaa?" Tanyanya saat sudah berada di dapur untuk menyimpan makanan nya
"Belum mas" jawab Chika
"Om nanti harus cobain sih om, dimsum goreng buatan kita"
"Dimsum goreng? Emang ada? Om baru denger deh perasaan"
"Ada om. Ini, yang kita bikin. Dijamin enak deh pokonya"
"Oke, nanti om cobain deh"
"Harganya delapan ribu yaa om" gurau Adel
"Lho? Ini mah disuruh beli, bukan disuruh cobain" balas Alran
"Kan biar nanti hitungan untungnya jelas, om ayah" timpal Zee
"Ya udah, om beli lima deh"
"Beneran om?" Tanya Adel semangat
"Iyaa bener. Buat penglaris"
"Wiii makasih om" seru Adel yang diangguki Alran sambil tersenyum "padahal tadi cuman bercanda om" lanjutnya sambil tertawa pelan
"Mau bikin minum ga mas?" Tanya Chika ditengah kegiatannya
"Ngga bun. Kemana dedek? Ga keliatan batang idungnya" tanya Alran
"Ada di atas. Lagi tidur"
"Lah? Temen-temennya pada berpartisipasi buat tugas besok, malah enak tidur dia"
"Cape dia. Belum bangun sampai sekarang. Tolong bangunin mas, biar makan malem dulu. Belum makan tadi pulang sekolah soalnya"
"Iyaa" jawab Alran
"Sambil ngemil anak-anak. Om ada beli martabak tuh" lanjutnya pada teman-teman Christy
"Iyaa om. Makasih"
-
Alran yang sudah selesai bersih-bersih dengan pakaian yang sudah berganti dengan yang lebih santai, ia langsung menuju kamar anak gadisnya untuk membangunkannya
"Aduh.. nyenyak banget ini tuan putri nih" gumam Alran mendudukkan dirinya di sisian kasur
"Dekkk" Alran membangunkan Christy, sambil menepuk-nepuk pelan pipi anak itu
"Dedek..."
Christy mengusap kasar kedua mata yang masih terpejam itu dengan punggung tangannya, lalu perlahan membuka matanya
"Makan malem dulu yuk, bangun"
"Bunda mana?" Tanyanya sambil menggaruk lehernya
"Bunda lagi bikin makanan buat di jual besok sama dedek, sama temen-temen dedek kan. Dedek ga bantuin? Malah enak-anakan bobo kamu tuh"
"Belum selesai ya? Berarti temen-temen belum pada pulang?"
"Yaa belum. Ini personilnya satu lagi ga bantuin? Ayok bangun bangun. Bantuin temen-temennya"
Christy meregangkan tubuhnya, lalu mendudukkan tubuhnya
"Mau kiss dulu ayah" pinta Alran, lalu mencium gemas pipi Christy
"Ih! Pelan-pelan." Marah anak itu, membuat Alran terkekeh
"Iya iya maaf. Belum mandi dedek ya? Bau asem loh"
"Euhm..." Rajuk anak itu menatap ayahnya sambil menampilkan wajah cemberut yang menggemaskan itu
Alran menekan gemas kedua pipi Christy, yang langsung di tepis oleh anak itu
