Hai readers!
Hari ini aku mau menyapa kalian sekaligus minta saran ke kalian terkait cerita favorit kita, The Man.
Sejujurnya aku lagi punya banyak banget ide untuk buat cerita baru, dengan goals pengen buat karakter yang bersebrangan banget dengan Atlas, mungkin seorang pria yang "red flag" dengan alur cerita yang sedikit lebih berat dari cerita ini.
TAPI
Aku dilema, di satu sisi aku masih belum bisa say goodbye dan ninggalin cerita Lili dan Atlas ini. Karena setiap kali aku nulis, sumpah, aku bener - bener pengen cowo seperti Atlas ini, yang kalo marah pun gak marah, yang supportive, yang baik dan manis, dan romantis juga ga toxic.
Kemarin aku sempat baca komen juga, ada salah satu dari para readers yang nungguin konflik. Jujur aja, aku tuh udah ada di titik gak tega kalo Atlas dan Lili gak rukun, gak tega kalau salah satu dari mereka sakit, atau salah satu dari mereka kena musibah. Jadi walaupun aku tau cerita ini lovey dovey, kayanya sulit buatku nulis konflik buat mereka :(
Jadi, aku butuh saran dan pendapat kalian soal beberapa hal :
1. Apa aku harus tamatin cerita ini secepatnya dan mulai publish cerita baru? (Karena aku takut kalian udah bosen sama alur The Man)
2. Kalian mau Atlas - Lili berantem atau mau rukun dan uwu uwu seperti biasa?
Oh iya, boleh tinggalin komentar kalian juga di paragraf ini kalau kalian punya request adegan untuk Lili dan Atlas, kalau bagus, aku mau coba elaborate dan ciptain di salah satu part.
Terimakasih readers!
KAMU SEDANG MEMBACA
The Man
RomanceWARNING !! Cerita ini bakal bikin kamu salting brutal dan senyam senyum sendiri!!! *Short Chapter Warning* - - - "Aku gak percaya kalau kamu cuma pernah pacaran saat kamu SMA." gumam Lili seraya menatap pria tampan didepannya, Atlas. "Kenapa gak per...
