87.

89 15 2
                                        

Happy reading

Berita soal kejadian di Enies Lobby sudah dimuat dalam koran dan tersebar ke mana-mana. Tentu saja semua kesalahan yang terjadi di pulau itu dilimpahkan ke kru topi jerami sehingga kini mereka di cap menghancurkan pulau milik pemerintahan, membakar bendera mereka, membunuh banyak angkatan laut dan lain semacamnya.

Dan tentu saja hal ini akan sangat berpengaruh pada bounty mereka. Nava sejujurnya belum siap mendapat bounty yang lebih besar. Dengan identitasnya yang sekarang saja, bountynya sudah mencapai angka 55 juta berry apalagi setelah ini.

"Kaizoku nicchan tachi!"

"Mugiwara!" Pintu tiba-tiba terbuka lebar dan langsung diterobos masuk oleh Mozu, Kiwi, Chimeny, dan Gonbe.

"Ada perlu apa?" Tanya Luffy.

"Franky no aniki memberitahu kami untuk memanggil kalian semua!"

"Kapal impiannya sudah selesia!"

"Itu keren banget lho!"

"Eh, itu sudah selesai? Cepet banget."

"Lima pembuat kapal hebat terjaga sepanjang malam untuk membuatnya!"

"Yosh, ayo ke sana!"

Di saat semua orang bersiap melihat kapal baru yang dibuat Franky, suara teriakan terdengar dari luar, memanggil Luffy dari kejauahan. "Mugiwara san!"

Di halaman kantor Galley-La, tampak Zambai dan beberapa anak buah Franky Family lainnya sedang berlari terengah-engah dengan wajah pucat pasi. Napas mereka memburu, dan di tangan Zambai, tergenggam seikat kertas tebal yang masih segar dengan aroma tinta koran.

​"Zambai? Ada apa? Kami baru saja mau pergi melihat kapal baru dari Franky!" seru Luffy sambil berkacak pinggang, menatap mereka dengan polos.

"Apa kalian sudah liat poster pencarian?"

"Poster pencarian?"

"Kau mendapat nilai buronan yang tak terduga, mugiwara san! Dan kalian semua juga!"

Mendengar kata bounty baru, jantung Nava rasanya seperti melompat turun ke perut. Baru saja dia mencemaskan hal ini beberapa menit yang lalu, dan sekarang kenyataan itu sudah mengetuk pintu depan mereka.

​"Bounty baru ...?" gumam Nava.

"Kalian bersembilan memiliki nilai buronan!" Dengan tangan yang sedikit gemetar, dia mulai memisahkan lembaran-lembaran poster buronan bertuliskan huruf WANTED tersebut untuk ditunjukkan kepada kru Topi Jerami.

Lembar demi lembar itu terpasang wajah dan nilai buronan mereka. Mulai dari Luffy dengan nilai buronan 300 juta berry, Zoro dengan nilai buronan 120 juta berry, Nami dengan 16 juta berry, Robin dengan 80 juta berry, Sanji (gagal untuk mengambil foto) dengan 77 juta berry, Nava dengan 65 juta berry, serta Chopper (pet) 50 berry dan Fuza (pet) 1000 berry.

​"BWAHAHAHA! Tiga ratus juta! Nilaiku naik lagi!" Luffy tertawa lepas sambil melompat-lompat kegirangan, memamerkan posternya ke depan wajah Zoro.

​Zoro hanya mendengus bangga, menatap angka 120 juta miliknya dengan senyum puas. Sementara di sudut lain, terdengar suara tangisan dramatis dan pekikan syok. Chopper langsung berlutut lemas di tanah setelah melihat angka '50 Berry' miliknya, sementara Nami merosot sambil meratapi nasibnya yang kini resmi menjadi buronan dengan nilai belasan juta.

​Namun, drama terbesar justru terjadi tepat di sebelah Nava.

Sret!

​Sanji merebut poster buronannya sendiri dari tangan Zambai dengan mata membelalak. Wajahnya yang semula tegang langsung berubah menjadi pucat pasi, lalu berubah lagi menjadi merah padam.

My Queen [One Piece X Oc]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang