85.

213 25 3
                                        

Huweee siapa yang kangen sama Nava dan author? Cuz banyak-banyak vote dan komen biar author tambah semangat nulisnya. Juju aku nggak sabar banget Arc Egghead!!

Happy reading

Pesta semalam menguras habis sisa uang yang kru topi jerami punya. Berkat hal itu juga, Luffy dihajar habis-habisan oleh Nami saat gadis itu tahu seberapa boros kaptennya. Padahal seharusnya dengan sisa uang 200 juta mereka bisa membeli perabotan baru dan sisanya bisa disimpan jika suatu saat dibutuhkan. Namun karena sisanya hanya 100 juta berry, Nami pastikan Luffy tidak dapat uang jajan kali ini. Anggap saja uang untuk pesta kemarin adalah uang jajannya Luffy.

Berkat titah mutlak dari Nami, Luffy kini merajuk sehariannya. Padahal awalnya ia berniat beli daging mizu-mizu, lalu mengajak Nava jalan-jalan di kota dengan uuang jajannya. Namun, sekarang, tanpa uang sepeser pun, yang bisa Luffy lakukan hanya merenung di kamar, merajuk seharian. 

"Pft ...." Nava tidak kuat melihat keimutan Luffy yang sedang merajuk. Tidak ada uang jajan untuk membeli daging ternyata sebesar ini dampaknya.

"Luffy, ayo kita jalan-jalan keluar." Seulas senyum terbit di wajah Nava sembari menarik tangan sang kapten yang sejak tadi cemberut di dalam kamar. 

"Aku tidak mau pergi," ungkap Luffy. Aduh, Nava bisa diabetes kalau begini terus caranya. Melihat Luffy yang terus merengut sepanjang waktu hampir saja membuat gadis itu ingin mengurung Luffy di kamarnya, tak akan membiarkan pria imut itu pergi. 

 "Ayo kita pergi, Luffy chan. Sejak pertama kali kita datang ke Water Seven, kita belum pernah sekali pun jalan-jalan berdua. Soal uang, kau tak perlu cemas. Aku punya banyak uang untuk membeli daging." Nava mencoba kembali membujuk Luffy. 

Padahal bukan daging satu-satunya hal yang ingin Luffy beli. 

"Baiklah, ayo pergi."

Yess! Nava berhasil ngajak Luffy nge date! Mumpung yang lain juga pergi karena kesibukan masing-masing, jadi nggak akan merasa canggung atau keganggu. 

"Kalau gitu pertama ayo kita ke toko pakaian." Karena sudah sepakat, Nava buru-buru menggandeng tangan Luffy, membawa pemuda itu ke area pertokoan. Karena Aqua Laguna sebelumnya, banyak toko-toko yang sedang diperbaiki, jadi tidak begitu banyak toko yang buka saat ini. Sayang sekali. 

"Toko pakaian?" Luffy sontak menaikan sebelah alisnya lantaran bingung. Kenapa tiba-tiba Nava ngajak ke toko pakaian?

"Aku ingin membelikanmu baju, Luffy!"

Yes, Nava ingin sekali memberikan Luffy pakaian. Dia ingin mendandani paca- ehem kaptennya dengan pakaian-pakaian baru. Selama berlayar bersama, selain agak malas mencuci baju, Luffy juga tidak memiliki banyak baju. Jadi, Nava berniat memperbanyak outfit Luffy. Lagipula masa seorang kapten kapal bajunya itu-itu aja. Nggak banget ya kan?

Lagian, Nava belajar dari author kalau salah satu tips kencan yang fun itu ya sambil belanja bareng pasangan. (Authornya sok tau nih padahal jomblo) 

Begitu masuk ke dalam toko, Nava langsung lari ke sana kemari, mengambil baju dan celana yang sekiranya cocok untuk Luffy, lalu mengarahkan pemuda itu ke ruang ganti untuk mencobanya. 

"Luffy gemes banget!!"

"Kyaa, Luffy keren banget pakai baju itu!!"

"Oh, Luffy keliatan jadi misterius gitu."

"Gaya mafia juga keren!!!"

"Luffy pakai apa aja cocok!!"

Didalam toko pakaian, Nava heboh sendiri setiap kali Luffy keluar dari dalam ruang ganti. Luffy sampai keasyikan sendiri karena bisa mencoba berbagai macam baju sambil berpose. 

My Queen [One Piece X Oc]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang