tangisan

17.1K 2.6K 31
                                        

"Bin, Eunbiiiin buka dong!" Seru Arin dari balik pintu hotel kamar mereka menginap.

Sekolah mereka tengah mengadakan study tour dan mereka kebagian kamar yang sama. Eunbin sudah tertidur sejak beberapa jam yang lalu. Sementara Arin baru saja kembali ke kamar.

"Biiiin! Eunbiiiin!" Seru Arin sekali lagi.

"Iya iya bentar!" Sahut Eunbin yang langsung bangun dari tempat tidurnya.

Dengan langkah gontai Eunbin berjalan ke arah pintu.

"Hehe, maap ya jadi bangunin elo." Ucap Arin sembari menyunggingkan senyumnya ke arah Eunbin.

"Selau!" Sahut Eunbin sambil menggaruk rambutnya yang sedikit berantakan.

Arin langsung berjalan ke arah tempat tidur dan merebahkan tubuh di atasnya.

Eunbin menyusul Arin ke tempat tidur dan duduk di pinggiran kasur. Gara gara terbangun barusan dirinya jadi tak mengantuk lagi.

Diputuskannya untuk mengambil ponsel dan membuka aplikasi novel online untuk membaca beberapa novel supaya dia bisa tertidur. Eunbin membenarkan posisi tubuhnya di bahu tempat tidur.
 
 
Hiiiiiiiiiihiiiiiiii
 
 
Eunbin mengerutkan keningnya dan langsung berhenti membaca.
 
 
Hiks
 
 
Hiks
 
 
Hiks
 
 
Eunbin bangkit dari tempat tidur dan berjalan ke arah pintu kamarnya. Ditempelkannya daun telinga kecilnya ke daun pintu.
 
 
Hiks
 
 
Hiks
 
 
Hiks
 
 

Eunbin langsung berlari dan kembali ke tempat tidurnya. Ditariknya selimut hingga sebatas kepala.

Bukan hanya suara tangisan barusan yang membuatnya takut. Kenyataan bahwa suara tersebut terdengar dari dalam kamarnya lah yang membuatnya langsung berlari ke arah tempat tidur.

Ya, suara yang tadi terdengar pelan dan seperti berasal dari luar menjadi semakin jelas dan seperti berasal dari dalam. Dari kamar mandi lebih tepatnya.

ganjil; k-idols ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang