Arshi telah sampai dirumahnya dengan perasaan yang sangat tidak ia suka, pasalnya hari ini Arshi memutuskan untuk tidak mengejar Ellgar dulu untuk beberapa saat.
Singkat cerita saat Arshi memasuki kelasnya ternyata terdapat anak baru yang menatapnya dengan tatapan yang tidak biasa.
Ternyata anak baru itu meminta bantuan Arshi untuk menjelaskan pelajaran yang ketinggalan.
Dengan senang hati Arshi membantunya, dan Arshioun berkenalan dengan remaja lelaki seumurannya itu.
Jika dilihat lihat wajah dan parasnya sangat tidak asing bagi Arshi.
Namanya adalah Fattan, dia adalah orang yang pernah Arshi jumpai dan pernah Arshi bilang mirip dengan Ellgar dari segi pandang manapun tetapi anehnya Arshi sama sekali tidak tertarik dengan Fattan.
Padahal dari segi ketawanya sangat terlihat seperti Ellgar jika Arshi perhatikan baik baik, karena yang Arshi tahu jika Ellgar sedang tertawa Ellgar akan menundukkan kepalanya kebawah dan matanya akan menyipit dengan sendirinya sehingga terlihat sangat lucu karena mulutnya yang terbuka lebar.
Dan jika dilihat dari segi jalannya Ellgar akan selalu berjalan dengan kedua kakinya menjinjit sehingga terlihat dia adalah seorang yang cupu padahal aslinya tidak.
Dan dari segi tingginya postur tubuhnya bahkan penampilan Fattan persis seperti Ellgar dan bahkan juga Arshi sempat berfikir bahwa mereka adalah saudara kembar yang terpisah tetapi nyatanya tidak.
Arshi sangat ingat sekali beberapa bulan lalu saat ia diam diam ke ruangan guru hanya untuk melihat dan memfoto identitas Ellgar tetapi sebelum itu Arshi melihat situasi sekitar.
Dan saat arshi melihat ternyata tinggi badan Ellgar adalah 189cm bahkan sangat lebih tinggi daripada Arshi.
Arshi tidak tahu berat badan Ellgar berapa tapi yang ia lihat postur tubuh Fattan dan Ellgar sangat sama tidak ada yang beda mungkin hanya muka mereka yang sedikit berbeda sehingga memiliki kesan tersendiri.
Bahkan gaya rambut mereka sama tidak ada bedanya tetapi satu pernedaan yang Arshi temukan parfum keduanya, jika Fattan memakai parfum yang Soft Ellgar lebih seperti gentleman.
Arshi sangat merindukan Ellgar-nya walaupun pada dasarnya Ellgar bukanlah miliknya.
Arshi terbangun dari lamunannya saat Fattan menghentikkan jarinya.
Ya, hari ini Arshi pulang dengan Fattan di karenakan lagi lagi papanya ada urusan di rumah sakit.
Dan untungnya Fattan menawarkan tumpangannya jika tidak Arshi tidak tahu akan pulang dengan siapa karena Calista sudah mendahuluinya alasannya ada urusan penting.
"Eh? Iya?" Ucap Arshi yang terbangun dari lamunannya.
"Mikirin apa lo?" Ucap Fattan yang terkekeh akan Arshi yang terbuyar dari lamunannya beberapa detik lalu.
"Kepo" ucap Arshi memeletkan lidahnya.
Fattan hanya menanggapi Arshi dengan menggelengkan kepalanya.
"Kalau gitu gue duluan ya" ucap Fattan yang berada di atas motornya.
Arshi hanya mengangguk mengiyakan.
"Makasih banyak ya Fattan, maaf banget jadi ngerepotin" ucap Arshi sembari tersenyum kepada Fattan.
Sontak Fattan langsung turun dari motornya dan membuka helm yang berada diatas kepala Arshi lalu mengelus dan mengacak rambut Arshi sehingga berantakan.
Aeshi menhembus nafasnya dengan kesal bisa bisanya orang yang baru ia kenal melakukan seperti itu.
"Kenapa? Wlee" ucap Fattan lalu dengan cepat menaikkan motornya kembali.
KAMU SEDANG MEMBACA
ELLGAR (TAMAT)
Teen FictionLangit yang menghitam disambut dinginnya udara yang diiringi derasnya hujan yang begitu mencengkram. Sungguh kejamnya dunia ini yang tidak membawa keadilan untuk semua orang. Ini tentang hidup seseorang yang berkali kali dimatikan. Dengan senyum...
