Ellgar membaringkan tubuhnya diatas kasur setelah memasuki kamarnya.
Ellgar melihat jam tangan yang terpasang rapi di pergelangan tangannya dengan sambil diringa yang tertidur.
Jam sudah menunjukkan pukul lima sore kirang lima belas menit Ellgar kembali meringankan bebannya dengan menutup matanya namun tidak untuk tertidur tetapi untuk menetralkan dirinya dengan keadaannya.
Setelah sekitar sepuluh menit Ellgar membuka matanya lalu ia duduk dari tidurnya.
Ellgar tidak boleh langsung tidur disaat dirinya sehabis pulang dari mana mana apalagi mengingat penyakitnya yang kian kambuh.
Itu akan membuat Ellgar semakin sulit.
Ellgar berdiri dari duduknya lalu mengambil handuk yang ia gantungkan pada balik pintu kamarnya lalu mengambil baju bersih dan Ellgar langsung menutup pintu kamar mandi dari dalam kamar mandi.
Terdengar suara air yang di tumpahkan dari balik kamar mandi tentu saja itu Ellgar.
Ellgar membuka pintu kamar mandi setelah sekitar lima belas menit ia berada di dalam kamar mandi membersihkan dirinya.
Untuk sore ini sengaja Ellgar tidak berkeramas dikarenakan harinyang sudah akan larut malam dan pasti ia akan merasa sakit kepala jika malam tiba nanti kalau ia mengeramasi rambutnya.
Ellgar menggantungkan handuknya.
Setelah itu Ellgar melihat jam dindingnya yang menunjukkan pukul enam lewat beberapa menit.
Ellgar melihat kearah luar jendelanya yang tranparan.
Terlihat sebentar lagi akan ada matahari terbenam dan Ellgar pastinya tidak akan melawati itu.
Ellgar membuka kaca kamarnya yang langsung mengarah ke balkon kamar rumahnya lalu Ellgar menduduki kursi sofa yang ada di balkon tersebutsembari melihat matahari terbenam.
Ellgar mengambil udara yang berada di balkon kamarnya lalu ia hembuskan.
Itu adalah salah satu healing bagi Ellgar.
Ellgar melihat langit yang berubah menjadi merah muda dan terlihat sangat indah.
Ellgar berfikir, jika Ellgar mengajak Arshi ke balkonnya untuk melihat matahari terbenam yang sangat Ellgar sukai itu apakah Arshi akan senang?
Karena bagi Ellgar matahari terbenam adalah salah satu alasan mengapa Ellgar bahagia sementara.
Walaupun sangat singkat tetapi itu sangat bagi Ellgar.
Karena dari awal Ellgar melihat matahari terbenam dari balkon kamarnya ia sudah jatuh cinta terlebih dahulu.
"Ngga ngajak ngajak lo" ucap Nouval menduduki sofa yang tengah Ellgar duduki saat ini.
Ellgar tentu saja tidak menghiraukan Nouval yang mengganggu ketenangannya karena bagaimanapun Nouval tetap kakak laki laki Ellgar yang harus Ellgar hargai.
Dengan cara apapun itu kalau Nouval sudah ditakdirkan menjadi kakak laki laki Ellgar terima ngga terima Ellgar harus menerima takdir yang sudah berbicara
"Kira kira kalau gue ngajak Arshi kesini, dia senang ngga ya?" ucap Ellgar kepada Nouval tanpa menghadap kearah sang empu yang sedang ia ajak omong.
"Pasti, karena Arshi anaknya memang suka banget ketenangan kaya gini dia sering banget ngajak gue ke pantai dulu" ucap Nouval seperti memancing ikan yang sedang lagi tenang tenangnya.
"Nggausah ngebahas masa lalu" ucap Ellgar tetapi masih menatap pemandangan alam yang ada di depannya.
Terlihat singkat bukan? Tetapi hal singkat itu justru yang bisa membuat semua orang menyukai hal itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
ELLGAR (TAMAT)
Novela JuvenilLangit yang menghitam disambut dinginnya udara yang diiringi derasnya hujan yang begitu mencengkram. Sungguh kejamnya dunia ini yang tidak membawa keadilan untuk semua orang. Ini tentang hidup seseorang yang berkali kali dimatikan. Dengan senyum...
