Permintaan Ustadzah Aisyah

399 8 0
                                        

Di tempat lain, Haikal memperkenalkan Alena pada keponakannya.

"Ayo," ucap Haikal. (tersenyum lalu menarik Alena).

"Ehem. Elvis, Zahran, Zafran dan Zainab sedang main apa?" Tanya Haikal. (Tersenyum kecil).

"Om Haikalllll," ucap Elvis. (melompat ke pelukan Haikal).

Haikal (terkekeh).

"Kita sedang main mobil-mobilan sama barbie Om," jawab Zafran (Tersenyum kecil).

Zahran (mengangguk di kursi roda).

Zainab (tersenyum malu).

"Sepertinya seru sekali (terkekeh). Ngomong-ngomong tante cantik ini namanya tante Alena. Cantik kan? Dia tantenya adik Alyssa," ucap Haikal. (tersenyum kecil).

"Benarkah?" Tanya Zainab (Menatap Alena dengan malu-malu).

Alena berjongkok saat Haikal memperkenalkan dirinya kepada Elvis, Zahran, Zafran, dan Zainab.

“Assalamualaikum, anak-anak.  Senang bertemu dengan kalian. Kalian sangat manis, Tante suka kalian. Apa Tante boleh peluk kalian?” (Tersenyum lebar).

“Iya sayang, tantenya Beby Alyssa,” tambah Alena.

Zainab (mengangguk malu).

Zahran (tersenyum).

Zafran (tersenyum kecil).

Elvis (turun dari pelukan Haikal) “Boleh Tante.  Tante boleh peluk.  Tapi hati-hati karena Zahran baru aja keluar dari kursi roda sedangkan Zafran matanya tidak bisa melihat jelas.  Jadi harus diarahin,”  (serius).

Alena (tersenyum hangat) “Tidak masalah,  Tante sangat suka anak-anak.  Di mata Tante kalian semua anak yang mulia sayang, jangan bilang gitu yah.”

Elvis (melompat ke pelukan Alena) “Makasih Tante,”  (tersenyum lebar).

Alena (menyambut pelukan Elvis) “Sama-sama sayang.  Sini kalian.  Gak mau peluk Tante,”  (pura-pura sedih).

 

Di tempat Bilqis dan Arkhan,  mereka akan pulang bersama,  sedangkan Bilqis sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Ning Alena, adik angkat mantan suaminya itu.

“Ayo,” jawab Arkhan. (tersenyum).

“Ayo Kak,” ucap Bilqis. (menarik tangan Arkhan sampai masuk mobil).

Arkhan (terkekeh dan menurut).

Bilqis (ikut masuk juga ke dalam mobil).

“Iya.  Haikal yang bilang (memperlihatkan chat).  Mungkin teman kamu kabur?”  Tanya Arkhan.

“Mungkin, soalnya Ning Alena gak mau menikah dengan dia kakak.  Maka kedua orang tuanya memberi syarat akan dibatalkan pernikahannya asal ada pria yang datang ke rumah untuk melamar atau ajak nikah,” jawab Bilqis.

“Mungkin saja.  Kita doakan semoga teman kamu segera bertemu pria yang cocok yah, (mengusap pelan kepala Bilqis).  Ayo pulang,” ucap Arkhan (menjalankan mobil).

“Iya, Kak,  Iqis doakan semoga Ning Alena dapat pria yang Soleh dan baik yah.  Seperti kakak, tapi Ning Alena gak akan sanggup hadapi sikap dingin kakak ini.  Kan Ning Alena gadis lembah lembut orangnya.”  Jawab Bilqis.

Arkhan (terkekeh) “Mungkin nanti berjodoh dengan salah satu adik saya.  Pria di Keluarga Assegaf semua baik-baik,” (tersenyum).

“Amin ya Allah amin kakak,  tampaknya Iqis,” jawab Bilqis.

Arkhan (mengelus kepala Bilqis pelan).

Bilqis (tersenyum hangat).

 🍀🍀🍀🍀

Dua minggu setelah persidangan perceraian,  Bilqis merasa sangat bersyukur memiliki pendamping seperti Arkhan yang begitu menyayanginya.

Bilqis merasa sangat beruntung memiliki seseorang seperti Arkhan yang selalu ada untuknya dalam setiap langkah hidupnya.  Setelah melewati proses persidangan yang mungkin penuh dengan tantangan dan emosi,  Bilqis merasa lega dan terbantu dengan kehadiran Arkhan di sisinya.

Arkhan telah memberikan dukungan moral dan emosional kepada Bilqis sepanjang proses perceraian mereka.  Dia telah mendengarkan dengan sabar,  memberikan nasehat yang bijaksana,  dan memberikan kekuatan kepada Bilqis untuk menghadapi segala hal yang terjadi.

Bilqis merasa dicintai dan dihargai oleh Arkhan. Dia merasa bahwa Arkhan adalah pendamping yang setia dan tulus dalam hubungan mereka. Kehadiran Arkhan memberikan rasa nyaman dan kehangatan dalam hidup Bilqis.

Bilqis sangat bersyukur atas kehadiran Arkhan dalam hidupnya. Dia tahu bahwa dia tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulit dan bahwa dia memiliki seseorang yang selalu ada untuknya. Hubungan mereka memberikan dukungan dan kebahagiaan bagi Bilqis, dan dia berharap dapat terus membangun masa depan yang indah bersama Arkhan.

"Kakak, Iqis merasa sangat bersyukur memilikimu di sampingku setelah persidangan perceraian ini." Ucap Bilqis pada Arkhan.

"Saya juga merasa sama, Bilqis. Saya selalu ada untukmu dan akan selalu mendukungmu." Jawab Arkhan.

"Selama proses persidangan ini, kamu telah memberikan dukungan dan cinta yang luar biasa. Iqis tidak tahu apa yang akan kulakukan tanpamu." Ucap Bilqis menatap lekat mata elang Arkhan.

"Kamu tidak perlu berterima kasih, Bilqis. Aku melakukan ini karena aku mencintaimu dan ingin melindungi dan mendukungmu." Jawab Arkhan.

"Aku tahu bahwa masa-masa sulit seperti ini dapat menguji hubungan kita, tetapi kamu tetap teguh di sisiku. Aku sangat beruntung memiliki pendamping seperti kamu." Ucap Bilqis.

"Aku berjanji akan selalu ada untukmu, Bilqis. Kita akan menghadapi segala tantangan bersama-sama." Jawab Arkhan tersenyum.

 🍀🍀🍀🍀

Di pondok pesantren Al-Huda, Bilqis tinggal dan semua temannya merindukan kehadiran Bilqis.

"Sudah dua minggu sejak Bilqis pergi, rasanya ada yang hilang di pondok ini." Ucap teman satu.

"Betul, aku merindukan sosok Bilqis yang selalu ceria dan ramah kepada semua orang." Jawab teman ke dua.

"Bilqis selalu menjadi sosok yang menginspirasi dan memberikan semangat kepada kami. Kehadirannya membuat suasana di pondok menjadi lebih hidup." Ucap yang lain.

"Aku merindukan senyumnya yang selalu menyejukkan hati. Bilqis adalah teman yang bisa diandalkan dan selalu ada saat dibutuhkan." Jawab teman yang lain.

" Semua kebaikan dan kehangatan yang dimiliki Bilqis membuatnya menjadi sosok yang sangat dirindukan. Pondok ini tidak sama tanpa kehadirannya."

Rindu yang dirasakan oleh teman-teman Bilqis di pondok pesantren Al-Huda. Mereka merindukan keceriaan, kebaikan, dan semangat yang selalu ditunjukkan oleh Bilqis. Kehadirannya memberikan warna dan kehangatan di pondok tersebut. Teman-teman Bilqis merasa bahwa sesuatu yang berharga telah hilang sejak dia pergi dan mereka sangat merindukannya.

 🍀🍀🍀🍀

Ustadzah Aisyah rewel pada Gus alif nyidam pengen ketemu dengan Bilqis. Ustadzah Aisyah tampak sangat bersemangat dan ingin sekali bertemu dengan Bilqis.

"Mas Alif, aku benar-benar nyidam ingin bertemu dengan Bilqis. Sudah lama sekali kita tidak bertemu dengannya." Ucap ustadzah Aisyah pada suaminya.

"Ya, sayang. Saya juga merindukan kehadiran Bilqis di pondok ini. Dia selalu memberikan semangat dan keceriaan kepada kita semua."  Jawab Gus Alif.

"Aku ingin mendengar kabar terbaru darinya dan melihat bagaimana keadaannya setelah persidangan perceraian itu. Apakah dia baik-baik saja?" Tanya ustadzah Aisyah.

"Saya juga ingin tahu kabarnya, sayang. Bilqis adalah sosok yang sangat berarti bagi kita semua. Saya yakin dia akan senang jika tahu bahwa Anda ingin bertemu dengannya." Ucap gus Alif.

"Ayo, mas Alif. Kita segera menghubungi Bilqis dan mengatur waktu untuk bertemu dengannya. Saya ingin memberikan dukungan dan semangat kepada Bilqis dalam perjalanan hidupnya.

"Tentu, sayang. Saya akan segera menghubungi Bilqis dan memberitahukan bahwa Anda ingin bertemu dengannya. Saya yakin dia akan senang mendengarnya." Jawab Gus alif.

Keinginan Ustadzah Aisyah untuk bertemu dengan Bilqis. Ustadzah Aisyah merindukan kehadiran Bilqis dan ingin memberikan dukungan serta semangat kepada Bilqis setelah persidangan perceraian. Gus Alif setuju untuk membantu menghubungi Bilqis dan mengatur waktu untuk pertemuan mereka. Mereka berdua berharap dapat memberikan dukungan dan kebahagiaan kepada Bilqis.

 

Dihamili Anak KyaiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang