Don't forget for vote and comment..
Enjoy the story :)
_________________________________
Pulau Jeju adalah pulau terbesar di Korea dan terletak di sebelah selatan Semenanjung Korea. Pulau Jeju adalah satu-satunya provinsi berotonomi khusus Korea Selatan. Pulau Jeju dijuluki Samdado atau pulau yang berlimpah dengan tiga hal, yaitu bebatuan, wanita, dan angin. Karena memiliki keindahan alam dan kebudayaan yang unik, pulau Jeju menjadi salah satu objek wisata paling terkenal di Korea Selatan.
Setelah berada di Seoul selama seminggu, kini Aleta dan Ragata telah berada di pulau Jeju. Selama di Seoul, keduanya banyak menghabiskan waktu dengan berwisata kuliner dan berbelanja di berbagai tempat sentral di Seoul. Dan kini mereka telah sampai di pulau dengan berbagai pesona itu, untuk menikmati waktu liburan mereka yang sesungguhnya.
Aleta merentangkan kedua tangannya sesampainya di villa yang disewa Ragata. Seperti biasa, pria itu menyewa sebuah villa mewah pinggir pantai dengan fasilitas lengkap. Kaki-kaki Aleta bergerak kecil menikmati lembutnya pasir pantai, membuat Ragata yang berdiri di sampingnya tertawa kecil. Bahkan Leo dan Juna pun yang baru saja melangkah mendekat ikut tersenyum melihat semangat Aleta.
"Kau sangat menyukai pantai ya?" tanya Leo, berdiri di samping Aleta dan menatap gadis itu ramah.
Aleta mengangguk, "Sangat."
"Dia bahkan bisa lupa waktu jika sudah menyentuh pasir pantai." kata Ragata, setengah mencibir.
"Biar saja. Kau sendiri juga yang selalu memilih tempat menginap di pinggir pantai." balas Aleta.
"Karena kau menyukainya makanya aku selalu memilih tempat seperti ini." sahut Ragata pelan, lalu menghela nafasnya.
Juna yang mendengar ucapan Ragata, menatap pria di sampingnya itu penuh makna. "Jadi karena Aleta kau memilih datang ke pulau ini?" tanyanya. "Wow, luar biasa. Jangan-jangan,"
"Tidak juga. Aku hanya sedang ingin datang ke tempat seperti ini saja." kata Ragata cepat, salah tingkah. Juna tertawa pelan menyaksikan bagaimana pria yang dikenalnya sejak belasan tahun itu salah tingkah.
"Baiklah, aku akan mencoba percaya." sahutnya, dengan maksud lain.
Ragata mendengus, "Apa maksudmu dengan perkataan itu?" tanyanya curiga.
Juna menggeleng pelan, tersenyum geli. "Aku tidak bermaksud apapun."
"Kalian sedang membicarakan apa?" tanya Leo penasaran karena melihat Juna tengah menahan senyum. Aleta pun ikut menatap dua pria di sampingnya itu, menatap penasaran dengan mata jernihnya.
"Kami tidak membicarakan apapun." sahut Ragata acuh. Kemudian dia melangkahkan kakinya menyusuri pantai. "Ayo, sebentar lagi kapalnya menepi. Kita harus sampai disana secepatnya." katanya.
Aleta memilih berjalan paling belakang, membiarkan ketiga pria tampan itu berjalan di depannya sambil bercanda. Melihat interaksi ketiga pria dewasa itu membuat Aleta mau tak mau tersenyum takjub. Melihat bagaimana persahabatan diantara mereka yang begitu kuat dan tak terpisahkan tentu saja hal yang sangat luar biasa, apalagi mengingat siapa ketiga pria itu. Ketiganya memiliki paras bak dewa, dengan ketampanan khas dari masing-masingnya. Belum lagi status ketiga pria itu yang bisa dikatakan bukan orang sembarang, membuat ketiganya memiliki nilai lebih dalam kehidupan ini. Bahkan kini, hanya dengan pakaian sederhana tanpa alas kaki mahal, ketiga pria itu terlihat sangat mempesona dibawah terik matahari dan birunya langit dan air. Pemandangan di depannya kini hanya tiga pria itu saja, dan jika ditambah Rayyan, pemandangan di depannya bisa berubah menjadi keajaiban dunia.
KAMU SEDANG MEMBACA
INFINITY LOVE - #3 [COMPLETED]
Romance--Seri Ketiga 'The Way of Love: Destiny'-- Ragata Adya Dinata seorang pria kaya, tampan, dan rupawan. Pria yang memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi itu tak dapat lagi ditolak pesonanya. Sikapnya yang hangat dan romantis mampu membuat wanita...
![INFINITY LOVE - #3 [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/210287909-64-k862645.jpg)