Don't forget for vote and comment..
Enjoy the story :)
_________________________________
Ragata menatap nanar kedua tangannya yang dipenuhi darah. Wajah yang dipenuhi air mata terlihat kosong sembari duduk di depan ruang operasi. Dia mendongak sesaat pada layar yang menyala merah, disana tertulis nama Aleta dengan sangat jelas. Air matanya kembali mengalir, jatuh membasahi kedua pipinya. Saat ini, hanya ada ketakutan di dalam dirinya.
Ragata tak pernah merasakan ketakutan apapun dalam hidupnya, bahkan saat ibunya pergi pun dia hanya merasakan kesedihan tanpa rasa takut. Karena pada saat itu dia selalu percaya ibunya akan kembali. Tapi kini, dia tak mampu merasakan kepercayaan diri itu lagi, dia merasa amat takut. Dia takut jika Aleta akan meninggalkannya saat ini.
Rayyan dan Leo memilih membiarkan Ragata sendiri. Mereka sangat tahu dukungan dan ucapan apapun tidak akan berguna bagi Ragata. Kini mereka hanya bisa berpasrah pada takdir, tanpa melepas doa sedikitpun. Berharap Aleta bisa selamat dan kembali seperti semula. Kondisi disana begitu hening, selaras dengan keterdiaman ketiga pria itu.
Ragata menghela nafas panjang, memejamkan mata dan mulai bermunajat pada Sang Maha Kuasa. Doanya hanya satu, dia hanya ingin Aleta selamat. Dia ingin Aleta tetap hidup dan berada di sisinya. Ragata ingin sebuah kesempatan untuk menggenggam rasanya, cintanya pada Aleta. Satu kesempatan untuk meraih gadis itu untuk hidupnya.
Di ujung lorong, Teresa berlari tergesa penuh air mata. Dibelakangnya, Theo dan Lastri berusaha mengikuti dengan wajah tak kalah cemas. Ragata, Rayyan, dan Leo serempak menatap ke arah mereka, dan berdiri seketika. Ragata menegakkan tubuhnya yang lemas dengan susah payah, dan hanya bisa bersandar pada dinding saat Teresa berdiri tepat di hadapannya.
"Bun--"
"Dimana Aleta? Kenapa bisa sampai seperti ini, Raga?" tanya Teresa saat itu juga. Wajahnya sudah dipenuhi oleh air mata. Melihat dari kondisi Ragata saat ini, dia tak merasa yakin putrinya dalam keadaan baik-baik saja. "Jawab bunda, Raga. Dimana Aleta?"
Ragata berusaha mengeluarkan suaranya yang parau. "Aleta ada di dalam. Lukanya sangat parah makanya Aleta harus mendapatkan tindakan operasi."
Teresa jatuh dengan lemas. Ragata dengan cepat meraih tubuh Teresa, dibantu oleh Lastri dan Leo. Ragata tak mampu berkata apapun pada Teresa, yang dirasakannya kini hanyalah rasa bersalah karena dia telah gagal menjaga Aleta. Dia telah melanggar janjinya pada Teresa untuk selalu melindungi Aleta.
"Maaf-- maafkan aku." hanya beberapa kata itu yang mampu diucapkannya dengan susah payah. Sedangkan Teresa hanya bisa menangis di tempatnya kini, dalam pelukan kakak iparnya.
"Kenapa bisa sampai seperti ini?" Theo menatap Ragata, Leo, dan Rayyan bergantian. Mencari jawaban atas kondisi tersebut.
"Aleta diculik." jawab Rayyan, mewakili Ragata. "Dan penculik tersebut menusuk perut Aleta dengan pisau." lanjutnya, membuat Theo, Lastri, dan Teresa terkesiap.
Teresa menatap Rayyan, masih tak henti menangis. "Kenapa bisa Aleta diculik?"
"Penculikkan ini telah direncanakan, tapi kami belum mengetahui alasan sebenarnya. Pelakunya sudah diamankan oleh pihak berwajib, dan secepatnya kita akan segera mengetahui kebenarannya." balas Rayyan. Dia menatap Teresa, Theo, dan Lastri sedih.
Teresa menutup mulutnya tak percaya. Dia tak tahu apa yang sebenarnya tengah terjadi saat ini, tentang mengapa putrinya diculik dan harus berakhir seperti ini. Dia benar-benar tak bisa memikirkan apapun saat ini. Bahkan ketika Lastri dan Leo membantunya untuk bangkit dan duduk di kursi, yang bisa dilakukannya hanya menangis sambil berharap putrinya baik-baik saja. Tidak, dia tidak ingin kehilangan Aleta. Aleta satu-satunya yang dia miliki saat ini, putrinya satu-satunya.
KAMU SEDANG MEMBACA
INFINITY LOVE - #3 [COMPLETED]
Roman d'amour--Seri Ketiga 'The Way of Love: Destiny'-- Ragata Adya Dinata seorang pria kaya, tampan, dan rupawan. Pria yang memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi itu tak dapat lagi ditolak pesonanya. Sikapnya yang hangat dan romantis mampu membuat wanita...
![INFINITY LOVE - #3 [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/210287909-64-k862645.jpg)