5.7

35 10 0
                                        

Caibing dan Wonwoo sedang makan siang berdua di sebuah restoran dekat dengan apartemen Caibing.

"kau tau Mingyu dekat dengan Yujin?" tanya Caibing, bukan mendapat jawaban namun Wonwoo malah tersedak saat di tanya soal itu.

"apa? Mingyu dan Yujin? yang benar saja.. dia bahkan tidak memberitahuku sesuatu" ucap Wonwoo.

"tapi jika mereka dekat aku rasa itu bagus.. Yujin harus mencari kebahagiaanya sendiri bukan? dia selalu memperhatikanku.. dia bahkan menolak beberapa pria agar bisa mengurusku,"

Wonwoo tersenyum dan mengusap wajah Caibing,
"tentu saja, Yujin tidak perlu khawatir karena sudah ada aku, aku yang akan selalu ada di sampingmu, Yujin akan bahagia jika kau bahagia,"

"benarkan?"

Wonwoo mengangguk,
"tentu saja.."

Caibing tersenyum,
"terima kasih,"

"ah, aku sudah janji mengajakmu bertemu dengan orang yang special hari ini.. sebaiknya kita bergegas atau hujan akan turun," Wonwoo menyelesaikan makanya, begitu juga dengan Caibing.

©

Mereka berdua sudah sampai di sini, tempat dimana abu ayah dan ibu Wonwoo di letakan pada lemari kaca.

Wonwoo menggenggam tangan Caibing.
"ayah.. ibu.. bagaimana kabar kalian? aku datang dengan seseorang yang belum sempat aku beritahu pada kalian.." ia tersenyum tipis.

"halo.. ayah dan ibu Wonwoo.. aku Im Caibing," Caibing meletakan buket bunga baby breath itu di bawah lemari kaca.

"aku mencintainya.. dan kami akan segera menikah.. aku tidak akan mengecewakanya.. kalian jangan khawatir" Wonwoo mengusap foto mereka bertiga yang ada di dalam lemari.

"terima kasih karena kalian telah melahirkan putra seperti Wonwoo," Caibing menatap Wonwoo.
"walaupun tidaklah mudah bagi kami untuk sampai di titik ini, tapi dia pria yang luar biasa.."

Wonwoo tersenyum dan memeluk Caibing.
"terima kasih karena sudah mau kembali lagi denganku.. terima kasih karena kau menerima lamaranku.." ucap Wonwoo.

"kau menangis?" tanya Caibing.

"aku tidak menangis.. aku bahagia.. aku bahagia karena mu.."

Mungkin tuhan memisahkan aku dengan orang tuaku.. dan mereka mengirimkan dirimu agar aku tidak sendirian..

Setelah dari makam, mereka berdua pulang ke apartemen karena hujan sedang turun dengan derasnya.

Wonwoo menaruh kepalanya di paha Caibing dengan berbaring, dan Caibing sedang mengerjakan beberapa laporan untuk caffe miliknya.

"kau ingat taman bermain saat kita bertemu?" tanga Wonwoo sambil memainkan ponselnya.

"tentu saja.. kau mengajaku untuk ke apartemenmu,"

"terkadang aku selalu memikirkan hal itu, aku kesal karena Mingyu menipuku, tapi aku merasa senang bertemu denganmu malam itu," Wonwoo tertawa,

"saat itu.. entah kenapa jantungku berdebar, rasanya aneh sekali, seperti ada kupu-kupu dalam diriku," jawab Caibing.

"benarkah? kau merasakanya juga??" Wonwoo seketika duduk dan berhadapan dengan Caibing.

"ada apa?" Caibing menatap Wonwoo bingung.

"aku kira hanya aku yang merasakanya.."

"maksudmu?"

"aku merasakan hal yang sama saat itu.. jadi.. perasaan kita sama.. bukan setelah aku memintamu menjadi kekasih palsu ku.. tapi kita memang memiliki perasaan yang sama saat bertemu lagi, kau tidak sadar?" jelas Wonwoo dengan mata yang berbinar.

Caibing tidak percaya Wonwoo sampai memikirkan hal yang mendetail.

"saat aku memintamu pura-pura menjadi kekasihku entah kenapa aku sangat senang, seperti kita pernah bertemu, tapi aku bahkan tidak bisa mengingat hal itu," lanjut Wonwoo.

"wajar saja.. ingatan saat dirimu masih kecil tidak akan utuh,"

"benarkan? lalu.. apakah ada keraguan dirimu untuk menikah denganku..?" tanya Wonwoo menatap Caibing.

Caibing sedikit ragu untuk menjawabnya,
"tidak.. aku akan menyingkirkan keraguanku untukmu.. aku percaya padamu.."

"kau yakin..? kita akan hidup bersama untuk waktu yang lama.. aku akan mulai mempersiapkan segala sesuatunya.."

Caibing mengangguk,
"aku percaya padamu.."

Wonwoo memeluk Caibing, membawa wanita itu ke dalam dekapanya, Caibing membalas pelukan Wonwoo, dia bisa mendengar detak jantung Wonwoo saat ini.

Perjalanan mereka yang sesungguhnya akan dimulai.

Whisper Wind Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang