Extra : Kris Wu's Story (Part 38)

158 10 2
                                        

"Jalan-jalan di taman adalah hal yang romantis bagimu?" Tanya Kris saat Suho menggandeng tangannya sambil berjalan di pinggir danau yang berada di taman kota

"Tidakkah ini romantis? berduaan sembari melihat pemandangan kota dari pinggir danau"

"Kurasa hanya kau yang menganggap hal ini romantis"

"Ini menjadi spot favorite orang-orang untuk pacaran kau tau?"

"Anginnya cukup kencang, sepertinya tidak baik untuk kesehatan"

Suho menghela napasnya

"Bicaramu seperti orang tua" cibirnya

"Well aku memang sudah menjelang tua"

"Berhenti bicara, kau merusak mood nya"

Suho menarik lengan Kris dan mengajaknya duduk di kursi taman

Suho menarik lengan Kris dan mengajaknya duduk di kursi taman

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"See? View dari sini yang terbaik"

"Well.. not bad.."

"Kau tidak suka?"

"Aku suka.. tapi ada pemandangan yang lebih indah untukku"

"Dimana? Kau tidak pernah menunjukkannya padaku?"

"Disini" Kris menujuk wajah Suho

"Ini.. pemandangan paling indah yang pernah kulihat"

Suho tidak punya pilihan selain salah tingkah, ia tidak berani menatap wajah Kris, dan hanya menundukkan kepalanya, namun sang Alpha masih senang menggodanya. Kris pun mengangkat wajah Suho dengan jarinya

"Kau terlihat seperti kepiting rebus" ledeknya

Kris mendekatkan wajahnya, membuat Suho memejamkan kedua matanya, bersiap untuk mendapatkan ciuman dari kekasihnya, namun setelah beberapa saat Suho menunggu, ciuman tak kunjung mendarat di bibirnya

"Suho.." panggil Kris sembari mengusap pipi Suho yang masih memerah

Anak manis itu membuka matanya dan menatap wajah tampan Kris yang berada sangat dekat dengannya

"Tidakkah.. kau ingin tau apa yang tadi kukatakan padamu saat di restoran?"

"Akankah kau memberitauku?"

Kris menempelkan dahinya dengan dahi sang Omega, kemudian ia menggenggam kedua tangan Suho

"Suho.. Kau membuatku ingin menjadi orang yang lebih baik.. Setiap hari bersamamu terasa seperti Hari Valentine bagiku.. Mencintaimu adalah hal terbaik yang pernah aku lakukan. Kau duniaku dan hanya kaulah satu-satunya di hatiku. Aku berjanji.. untuk selalu menggenggam tanganmu hingga kelak kita tua nanti" 

Suho membulatkan kedua matanya

"Kris.. itu sangat manis.." ucap Suho gemetar dengan mata berkaca-kaca

"Apakah kau akan menangis?"

"Aku tidak ingin menangis, karena aku sangat senang, tapi air mata ini keluar dengan sendirinya"

Twenty FourTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang