"Aku tidak menemukan bagian gawat nya. Kita kan hanya tinggal pergi saja"
"Kita harus tinggal disana selama seminggu Hyung"
"Lalu?" Tanya Chanyeol dengan santai
"Lalu katamu? Bagaimana dengan Junmyeon?"
"Kau kan bisa membawanya bersama kita"
"Hyung, usia kandungan Jun sudah mencapai 37 minggu, dokter tidak akan mengizinkannya melakukan penerbangan"
"37 minggu itu... 1... 2.. HUH?! 3 MINGGU LAGI KEPONAKANKU AKAN LAHIR?!" seru Chanyeol bersemangat
"Iya Hyung, maka dari itu aku tidak ingin pergi"
"Tapi tak apa Sehun, kalau kau pergi minggu depan, kau masih punya waktu kurang lebih 10 hari sampai anakmu lahir"
"Tapi aku tidak mau menyia-nyiakan 7 hari di Jepang hanya untuk bekerja Hyung.. saat ini, anakku lebih aktif bergerak sehingga Jun menjadi susah tidur, ia juga sangat mudah lelah. Mana mungkin aku tega meninggalkannya"
"Habis mau bagaimana lagi.. kau harus menitipkannya pada Paman Oh dan pelayan rumahmu"
"Ugh.. itu dia masalahku"
"Kenapa?"
"Aku.. tidak yakin mereka bisa menjaga Jun dengan baik.. Karena waktu hamil muda dulu, Jun pernah jatuh dari ranjang, kemudian waktu hamil 5 bulan, Jun kabur dari rumah. Lagipula rumah terlalu luas dan banyak tangga yang harus dilalui. Sangat tidak aman untuk Jun"
"Hmm.. kalau begitu kau harus menitipkan Jun pada keluarganya"
"..! M-maksudmu Minseok?" Raut wajah Sehuh langsung berubah menjadi gugup
"Minseok atau Jongin mungkin..?"
"Jongin dan Kyungsoo pasti sibuk kuliah, mereka sedang banyak ujian akhir-akhir ini, dan Minseok.."
Sehun tidak dapat meneruskan kalimatnya
"Kenapa dgn Minseok?"
"Entahlah Hyung.. aku pernah mendapat ancaman darinya jadi aku tidak yakin menitipkan Jun padanya"
"Ancaman? Ancaman apa?"
"Minseok pernah bilang padaku kalau aku tidak bisa atau sudah tidak sempat merawat Jun, aku bisa menyerahkan Jun padanya, tapi jangan harap aku bisa mengambilnya kembali"
"Huh? Dia berkata seperti itu padamu?"
Sehun mengangguk
"Woaah.. kasihan sekali hidupmu Sehun"
"Memang" sahut Sehun desperate
"Hmm.. masalahnya Baekhyun pun pasti tak dapat membantu, karena ia sedikit 'alregi' dengan kehamilan, ia mengatakan padaku, menyentuh perut Jun terasa seperti ada alien yang akan keluar dari dalam sana"
"Seriously?"
"Iya, bahkan ketika aku melakukan sex tanpa kondom, ia panik tidak karuan sampai menangis karena takut hamil"
Kedua Alpha itu menepuk wajahnya sambil menghela napas
"Aku harus bagaimana Hyung..?"
"Kita harus mencari orang yang bisa mengatur waktunya untuk menjaga Jun"
"..."
"Bagaimana dengan Kang-"
"Kang Joon tidak mungkin mengurus 2 Omega yang sedang hamil besar Hyung"
"Ah aku lupa kalau jalang itu juga sedang hamil"
Mereka berdua terdiam sesaat
"Orang yang bisa mengatur waktunya.."
KAMU SEDANG MEMBACA
Twenty Four
FanfictionSemenjak bertemu dengan Oh Sehun, Seorang Kim Junmyeon harus merasakan cobaan terberat dalam hidupnya WARNING! Mature Content 🔞 Boy x Boy Relationship Alpha, Beta, Omega Fanfiction Note : Mohon untuk membaca part "What is ABO?" terlebih dahulu agar...
