Chapter 45

2.1K 177 59
                                        

Wajah Junmyeon memerah seperti tomat, ia hanya membuka mulutnya namun tidak ada suara yang keluar

"A-a-aku..!"

Tuan Oh dan Chanyeol tertawa melihat reaksi polos Junmyeon

"Kalau kau tidak sanggup, kau tidak perlu menjawabnya nak, lagipula aku sudah tau jawabannya" ucap lelaki 55 tahun itu sambil menyunggingkan senyumnya

"T-tuan Oh.. aku.."
.

.

.

"Aku pulaang.." ucap Junmyeon lesu

Ia mendudukkan dirinya di sofa empuknya sambil menatap langit-langit

"Tadi itu benar-benar memalukan" ucapnya setelah mengingat kejadian di kantor bersama Tuan Oh

"Apanya yang memalukan?" Tanya Sehun yang tiba-tiba sudah muncul di depan wajahnya

"H-hyung!"

"Aku tidak mendengarmu masuk"

"Iyakah?"

"Aku sudah mengatakan 'aku pulang' tadi"

"Oh? Kalau begitu, welcome home Jun" ucapnya datar

Pipi Junmyeon merona mendengar sambutan dari presdirnya walaupun lelaki tampan itu mengucapkannya tanpa ekspresi

Tinggal bersama Hyung memang tidak bagus untuk kesehatan jantungku. Bagaimana aku akan menjalani ini selama 2 minggu? 😣 batin Junmyeon

"Hyung mau kubuatkan apa untuk makan malam?"

"Apa kau tidak lelah?"

"Aku sudah biasa Hyung"

"Tidak, kalau terlalu memaksakan diri nanti kau sakit, kita order makanannya dari restaurant saja ya"

Junmyeon tertawa kecil

"Kenapa tertawa? Apa ada yang lucu?"

"Hyung lucu sekali.. Hanya memasak makan malam tidak akan membuatku sakit Hyung. Ayo sebutkan saja Hyung mau makan apa?"

Sehun hening sejenak, pipinya sedikit merona melihat tawa sang Omega yang begitu manis

"Aku ingin makan kau saja" ucap Sehun sambil mengecup bibir Junmyeon singkat

Alpha itu membenamkan wajahnya di cerukan leher Junmyeon dan mengendusnya, hal itu membuat sang Omega tertawa karena geli

"Hyung hentikan~ aku belum mandi Hyung, jangan mengendusku"

"Tapi aku suka aroma tubuhmu"

"Sudah ah Hyung, aku mau masak dulu, kalau Hyung tidak bisa menentukan, aku saja yang menentukan makan malamnya"

"Kau marah padaku?"

"Huh? Kenapa Hyung berpikir begitu?"

"Kau tidak mengacuhkanku"

"Eh? Iyakah? Maaf, tapi aku tidak bermaksud seperti itu Hyung.. mungkin efek lelah karena lembur"

"Kau baik-baik saja?" Sehun menjadi khawatir

"Aku baik-baik saja Hyung, ini hanya karena pekerjaanku yang menumpuk" ucap Junmyeon sambil tersenyum

Mengingat Jongin pernah mengatakan kalau Junmyeon menyimpan banyak rahasia, membuat Sehun menjadi gelisah, ia khawatir telah terjadi sesuatu di kantor yang membuat lelaki mungil itu menjadi bad mood

"Kau yakin?"

"Iya Hyuuung, aku yakin"

"Baiklah" sahut Sehun pasrah

Twenty FourTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang