🪐 C&B 65

487 23 3
                                        








Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pagi ini Djindra sudah berada di meja makan untuk sarapan, di atas meja sudah ada tab yang menemaninya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Pagi ini Djindra sudah berada di meja makan untuk sarapan, di atas meja sudah ada tab yang menemaninya.

Sambil menikmati sarapan paginya, tangannya bergerak terampil menggulirkan layar elektronik itu. Djindra tengah membaca dengan seksama berita yang tengah di tampilkan berbagai portal berita.

"Apa semuanya sudah beres James."

Flashback On

Semalam setelah mengantarkan Aca kembali ke rumahnya. Djindra yang sudah membaca pesan dari Tian, memutuskan untuk tidak kembali ke rumah melainkan langsung menuju ke Big House.

Djindra menjadi penasaran dengan isi pesan dari Tian, kenapa memintanya untuk datang, ada permasalah mendesak apa yang sedang terjadi.

Sesampainya di Big House, Djindra langsung menuju ke lantai bawah tanah. Rupanya disana juga sudah datang Yuda bersama dengan Pram.

Pramudya Darmawan atau yang biasa di panggil Pram adalah seorang dokter bedah yang bekerja pada rumah sakit milik keluarga Mahendra.

Pram jelas tahu persis profesi yang di sembunyikan oleh Yuda maupun Djindra. Karena selain bekerja di rumah sakit sebagai dokter pada umumnya, ia juga di pekerjakan Yuda sebagai dokter di grup Black Tiger.

Jadi bisa di katakan Big House bukan lagi tempat asing baginya, karena ia terbiasa menangani tawanan maupun anggota Black Tiger yang terluka.

Kalau Pram ada disini, berarti telah terjadi hal yang cukup serius.

"Apa yang terjadi."

"Eoh.. kau sudah datang J. Seperti yang kau lihat, tuan Edward kondisinya kritis."

Yuda memperlihatkan kondisi tuan Edward yang sedang mendapatkan penanganan dari Pram.

"Lalu."

"Sepertinya dia tidak akan bertahan lama kak J, karena kondisinya yang terus menurun."

Kali ini Pram yang menjawab pertanyaan dari Djindra, setelah dia memeriksa keadaan tuan Edward.

"Apa selama ini dia masih belum juga bicara dimana wanita itu bersembunyi."

CINTA DAN BENCI || JINSOOCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang