Dibawah pengawasan Sunny, Echo mulai berubah. Cahaya yang jatuh dari pecahan bayangan tampak meresap ke dalam daging makhluk batu itu, membuatnya bersinar dengan cahaya. Gumpalan kabut gelap memancar dari bawah baju besinya yang kedap air, perlahan menyatu dengannya. Saint Stone terlihat seperti ditelan api hitam yang mengerikan, yang diciptakan kembali olehnya. Warna yang tersisa di tubuhnya telah luntur dan digantikan oleh kegelapan. Hanya dua api merah menyala di matanya yang berwarna merah delima, sedikit berubah warna dan menjadi lebih mengancam.
Tentu saja, semua perubahan itu hanya terjadi di permukaan. Kalau bukan karena transformasi traumatis yang dialami Sunny saat mewarisi sebagian garis keturunan terlarang Weaver, hanya itu yang akan dilihatnya. Akan tetapi, dengan matanya yang berubah karena penderitaan akibat menelan setetes darah dewa, Sunny mampu melihat lebih banyak.
Dibawah permukaan, hakikat Echo juga sedang diubah dengan cara yang jauh lebih mendasar daripada penampilan luarnya. Bara api yang bersinar yang berfungsi sebagai jangkar untuk jalinan benang berlian telah kehilangan cahayanya, menjadi transparan dan kosong seperti pecahan bayangan itu sendiri. Benang berlian itu hilang, digantikan oleh lautan kegelapan. Kegelapan itu memiliki bentuk, bentuk yang mengikuti garis tubuh Saint Stone dengan sempurna. Seolah-olah bayangan hidup sekarang menghuninya, merebut peran yang pernah dimainkan oleh pola untaian sihir itu.
Meskipun penampilannya mirip dengan Echo yang asli, makhluk baru ini benar-benar berbeda. Sunny belum pernah melihat yang seperti itu sebelumnya. Bagaimanapun, itu diciptakan oleh Aspeknya.
Sementara itu, proses transformasi hampir berakhir. Sinar cahaya gelap yang dipancarkan oleh pecahan bayangan menghilang, pantulannya tenggelam dalam air tenang di lautan yang sunyi. Api hitam telah sepenuhnya diserap oleh baju besi Saint Stone yang seperti batu, lenyap bersama cahaya gelap dari kulit granitnya yang halus.
Sunny mengamati Stone Saint. Berbalut baju besi hitam yang tak berkilau, dengan dua api merah menyala dalam bayangan pelindung mata, dia tampak seperti inkarnasi kegelapan murni, iblis mulia yang dikirim untuk berperang melawan surga dari kedalaman neraka. Namun, yang paling berubah adalah kehadirannya. Sebelumnya, Echo terasa seperti cangkang kosong, alat ajaib alaih-alih makhluk nyata. Namun, sekarang, ada tanda-tanda keinginan misterius di mata merahnya, perasaan halus bahwa ada percikan kesadaran yang baru lahir yang menyala disuatu tempat jauh didalam jiwanya yang tak bercahaya. Atau apapun yang dimiliki monster yang mengancam itu sebagai pengganti jiwa.
Itu adalah Bayangan.
Tepat saat pikiran itu muncul di benak Sunny, suara Spell yang samar-samar familiar bergema diatas perairan gelap Laut Jiwa.
[Anda telah menciptakan Monster Bayangan: Saint Stone.]
****
Mendengar kata-kata itu, Sunny tersenyum. Namun, sedetik kemudian, senyum itu menghilang dari bibirnya, digantikan oleh ekspresi kesakitan. Baru sekarang, setelah proses itu selesai, dia merasakan kekosongan halus yang merasuki seluruh tubuhnya. Dia merasa... lemah. Hilangnya seratus pecahan bayangan akhirnya menunjukkan efeknya. Sunny menduga bahwa menghabiskannya dengan cara ini akan membalikkan proses akumulasi kekuatan yang telah menghabiskannya selama beberapa bulan terakhir, tapi itu tetap saja merupakan perasaan yang tidak menyenangkan.
Sunny jauh lebih kuat dibandingkan saat dia berada di perjalanan melalui Labirin, tapi, sebagian dari kekuatan fisiknya jelas telah hilang, meninggalkannya dengan perasaan penyesalan yang pahit.
Tidak, tidak... dia sudah tahu hal ini akan terjadi, dan memutuskan untuk tetap melanjutkan percobaannya. Itu sangat berharga.
Melupakan perubahan kondisi fisiknya, Sunny berjalan di sekitar Bayangan-nya dan mengamati dari berbagai sisi. Mata Saint Stone diam-diam mengikuti gerakannya, memancarkan kilatan cahaya merah tua yang terpantul dari permukaan hitam laut jiwa yang tenang.
Ini... menakjubkan. Aku ingin tahu apa yang bisa dia lakukan. Memanggil rune, Sunny segera menyadari bahwa ada gugusan baru bersinar tepat dibawah gugusan yang menggambarkan Echo-nya.
Bayangan: [Saint Stone]
Bersemangat untuk mempelajari lebih lanjut tentang monster peliharaan barunya, Sunny hendak memusatkan perhatiannya pada rune, tapi kemudian berhenti dan melirik bayangannya sendiri, sedikit malu. "Uh... maaf. Bagaimana perasaanmu, sobat? Kau tidak uh, kau tahu... cemburu atau apa, kan?"
Bayangan itu mengalihkan pandangan dan berpura-pura tidak mengenal tuannya. Ia tampak acuh tak acuh terhadap kemunculan makhluk bayangan baru yang melayani Sunny, meskipun Bayangan baru ini memiliki huruf kapital di namanya.
"Baiklah, aku hanya ingin mengatakan bahwa kau tidak boleh bersikap seperti itu. Aku tetap senang menghargaimu! Meskipun Saint Stone mungkin mampu mengiris monster kuat menjadi potongan-potongan kecil dengan pedangnya, meskipun kau masih hanya seroang pengintai yang tidak berguna... uh... dan orang kepercayaanku yang paling terpercaya, aku tetap menghargaimu. Ya."
Sunny menatap bayangannya sejenak, lalu melihat bahwa bayangan itu tidak bereaksi apapun, lalu dia memalingkan wajah. Makhluk ini, sebaiknya dia meningkatkan trik miliknya. Ha!
Berfokus pada rune, Sunny memanggil deskripsi Bayangan dan membaca:
Bayangan: Saint Stone.
Peringkat Bayangan: Awakened.
Kelas Bayangan: Monster.
Atribut Bayangan: [Master Pertarungan], [Kuat], [Spark of Divinity/Percikan Keilahian.]
Sunny berkedip. Sepertinya Atribut keilahian Stone Saint telah berevolusi untuk menyamai miliknya. Apakah karena dia adalah tuannya? Ini adalah kejutan yang menyenangkan. Namun, dia masih tidak melihat bagaimana Stone Saint berbeda dari sebelumnya.
Sambil mengerutkan kening, Sunny terus melihat melalui rune yang berkilauan:
Deskripsi Bayangan: [Shadow Saint diciptakan oleh Lost From Light yang pengkhianat di kegelapan terkutuk di Forgotten Shore.]
Lagi-lagi dengan semua pengkhianatan ini. Bolehkah aku mendapatkan julukan lain, ya?
Namun, disaat berikutnya, ia melupakan semua rasa frustasi kecil itu. Karena deretan rune berikutnya menunjukkan sesuatu yang benar-benar tak terduga. Tepat dibawah deskripsi, serangkaian rune yang familiar bersinar di udara:
[Pecahan Bayangan: 0/200.]
TBC
KAMU SEDANG MEMBACA
Shadow Slave
FantastikTumbuh dalam kemiskinan, Sunny tidak pernah mengharapkan sesuatu yang baik dari kehidupan. Namun, bahkan dia tidak mengantisipasi akan dipilih oleh Nightmare Spell/Mantra Mimpi Buruk dan menjadi salah satu dari Awakened - kelompok elit orang-orang y...
