55v - Flashback

2.6K 368 83
                                    

Mei 2019

Krystal dari tadi cuma diam, memikirkan lagi apa yang harus ia jawab.  Apa hatinya sudah yakin dengan Jongin? 

"Jongin"

Krystal memanggil nama Jongin, menarik nafasnya perlahan.

"Iya?"

"Maaf aku gabisa"

Jongin langsung mencelos mendengar penuturan Krystal. Dia...ditolak?

"Tal? tapi kenapa?"

Krystal menunduk, memutus kontak matanya dengan Jongin. Cowo itu menghampiri Krystal, duduk didepannya. Jongin menganggkat dagu Krystal untuk melihat mata gadis itu.

"Tal"

"Jong, maaf. Tapi...jujur aja aku masih trauma buat menjalin hubungan, gimana kalo kamu selingkuhin aku lagi...gimana kalo...."

Jongin menggenggam tangan Krystal berusaha menghilangkan keraguan dari hati gadisnya.

"Tal, aku minta maaf soal itu. Aku janji tal, aku ga bakalan gitu lagi. Aku cinta sama kamu, tal"

"Aku tau kamu cinta sama aku, kamu sering banget ngomong gitu. Tapi apa itu jaminan? dulu kamu juga ngomong gitu Jong tapi pada akhirnya kamu tetep tergoda kan sama cewe itu"

Jongin terdiam, Krystal benar. Ucapan cinta ga menjamin apa-apa.

"Tal...."

"Jong....aku emang udah maafin kamu. Aku berusaha ngelupain kejadian itu, tapi buat balik lagi aku gatau"

"Kamu cinta sama aku?"

Krystal mengalihkan tatapannya dari Jongin. Jujur aja dia sama seperti Jongin. Kystal cinta sama Jongin, sangat. Tapi ada sesuatu yang menahannya. Keraguan.

"Tal"

Krystal kembali menatap Jongin, "Maaf, aku gabisa. Aku-----"

"Kamu butuh waktu? aku bakalan nunggu kok. Seberapa lamapun itu aku akan nunggu kamu"

"Jong-----"

"Aku kurang romantis ya nembaknya? Apa aku terlalu berlebihan ngelakuin kaya gini? kamu ga suka? apa kamu ga suka lagunya? atau----"

"Jongin"

Krystal mengambil nafasnya dalam, lalu melanjutkan, "Apa yang udah rusak ga mudah buat kembali utuh lagi. Begitupun dengan rasa percaya. Hubungan itu dilandasi kepercayaan. Kalau aku masih ragu sama kamu artinya hubungan ini akan jadi ga sehat"

"Tal maafin aku. Aku salah. Aku harus ngelakuin apa biar kamu percaya lagi sama aku? aku harus apa tal biar kamu balik lagi? aku gamau kehilangan kamu"

Jongin masih menggenggam erat tangan Krystal. Udah mau mewek aja dia tuh. Yakin ini ditolak? jinja? like...really?

Krystal tersenyum menatap Jongin, dia mengelus rahang cowo didepannya itu.

"Maaf....."

Jongin meneteskan air matanya, dia nangis beneran loh ini. Krystal nolak dia. Krystal ga mau balik sama dia. Dan itu karena kesalahannya sendiri.

"Tal......"

Krystal yang ngeliat Jongin mewek meluk cowo itu.

"Maafin aku, Jong"

***

Jongin beneran kalut sekarang. Dia masih di apartemen. Krystal barusan udah dia anter pulang.

Jongin menatap layar yang masih menampilkan foto-foto dirinya dan Krystal dulu. Location Unknow yang masih terputar juga seperti menjadi backsound kesedihannya malam ini.

Jongin ga nyangka ini akan jadi malam yang buruk. Dia berpikir Krystal akan dengan mudah menerima ajakannya untuk kembali. Mengingat mereka sudah kembali dekat. Namun ternyata tidak.

Jongin jadi merenungi kelakuannya dulu. Sebuah kesalahan fatal yang memang susah dimaafkan. Dia selingkuh.

Krystal benar, Jongin sudah merusak kepercayaannya. Sebuah kepercayaan itu sulit didapat dan jika sudah rusak maka sulit dikembalikan pula. Dan Jongin sadar itu.

Jongin harusnya dulu mikir sebelum bertindak. Dia ga seharusnya menghianati Krystal.

Krystal, cewe yang menemaninnya sejak dulu. Sejak dia bukan siapa-siapa sampai dia menjadi seperti  sekarang. Krystal yang selalu nyemangatin dia. Tapi apa yang gadis itu dapat? sebuah pengkhiatan?

"ARGHHHHH"

Namun sebesar apapun Jongin menyesal semua ga akan kembali seperti dulu. Krystal ga akan kembali padanya semudah itu.

***

Setelah semalaman merenungi kesalahannya, sekarang Jongin sadar, yang harusnya ia lakukan bukan menyesal tapi membuktikan pada Krystal kalau dia udah berubah. Kalau dia bisa jadi Jongin yang dapat dipercaya lagi. Jadi Jongin yang ga akan membuat Krystal sakit hati lagi. Jadi Jongin yang akan terus setia sama Krystal.

Akhirnya dengan segala cinta yang masih ada, Jongin memutuskan buat pergi ke apartemen Krystal. Jongin mau bilang kalau dia ga akan nyerah buat bikin Krystal balik lagi. Jongin ga akan nyerah buat bikin Krystal percaya lagi.

Jongin menjalankan mobilnya memasuki basement apartemen Krystal. Dia bahkan belum mandi, pakaiannya masih sama seperti tadi malam. Tadi dia cuma bilas muka, gosok gigi, evaluasi.

Sekarang Jongin udah sampai. Sebelum keluar dia menarik nafas dalam, lalu membuangnya perlahan. Berusaha mengumpulkan keberaniannya buat ketemu Krystal setelah semalam dia ditolak.

"Hufttt gue pasti bisa" ucap Jongin menyemangati diri sendiri.

Jongin membuka pintu mobilnya, dia siap untuk bertemu Krystal sekarang. Dengan semangat dia berjalan menuju ke lantai dimana kamar apartemen Krystal berada.

Namun, langkahnya terhenti. Jongin berdiri di ujung lorong, tidak melanjutkan langkahnya. Hatinya tertohok melihat pemandangan didepannya.

Krystal sedang memeluk Jaewon.

Jongin mengepalkan tangannya kuat. Oh jadi ini alasan Krystal menolaknya semalam. Bukan karena gadis itu ragu, tapi karena sudah ada yang baru.

Sekarang Jongin yang ragu, apakah Krystal masih mencintainya? Haruskah dia tetap memperjuangkan Krystal? Atau menyerah saja?









TBC

Balikan? hoho tidak semuda itu ferguso.

Jan lupa voment + follow yaw😘

Jan lupa voment + follow yaw😘

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Selamat berpuasa buat kamu. Iya kamu!!!

Daily Life KaistalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang