Jimin baru saja sampai rumah. Melihat istrinya yang tertidur di sofa menunggu Jimin pulang. Sambil membiarkan tv yang menonton dirinya.
Jadi, Jimin mengendap endap meringsut dan mendekat. Yoongi cantik sekali malam ini. Berkeinginan membopong istri cantiknya ke dalam kamar. Karna jika Yoongi sadar, dia ngga akan mengijinkan Jimin untuk menggendong dirinya seperti waktu Yoongi belom hamil.
Yah, Yoongi insecure sama berat badanya. Padahal Jimin merasa berat badan Yoongi malah jadi normal seperti orang biasa.
" Hoi, Jimin jangan coba coba ! "
Yoongi bergumam tanpa membuka matanya. Jimin mengurungkan niat dan malah duduk memperhatikan istrinya yang mulai bangun sambil mengedip ngedip menyesuaikan terangnya lampu.
" Pindah ke kamar sayang "
" Aku cuma mau mastiin di baju kamu ga ada bekas bibir cewe "
Jimin ketawa, semenjak Yoongi hamil dia emang berubah posesiv. Apalagi tentang Jimin. Mendadak minta ganti usename di phonsel Jimin jadi ' istriku '
Aish manis sekali.
Yoongi memperhatikan Jimin. Dia tau suaminya mengambil alih kantor Taehyung. Mau ngga mau dia harus sering pakai setelan formal.
Tapi luka memar di sudut bibir dan pelipis bukan termasuk dari pekerjaan kan ?
" Tawuran ? Masih bocah sok sok an nikahin aku. " Yoongi mendecak. Mau bangun. Jimin tahan supaya duduk lagi.
" Apa ? " Yoongi ngga paham kenapa di tahan.
" Aku aja sendiri "
Suga malah mendecak. Melepas tangan Jimin sebal.
" Aku mau tidur ke kamar ! "
;
Jimin baru aja selesai mandi. Kamarnya sudah gelap, sedari tadi berpikir kenapa Yoongi marah dan malah di tinggal tidur ke kamar.
Lukanya terasa perih karna tersiram air selama mandi. Jadi karna dia malas, Jimin memutuskan untuk langsung tidur dan berbaring di samping Yoongi.
Tapi yang dia dengar Yoonginya menangis sambil memunggungi Jimin.
" Loh, sayang ? Kenapa ? " Jimin panik dong ya, denger Suga nangis gitu.
" Ga usah pegang ! "
Ish galak.
Jimin bangun lagi, mengusap bahu istrinya lembut. Sampe akhirnya Yoongi bangun dan minta lampu nakas di nyalain.
Wah, Yoongi nangisnya hebat. Jimin beralih membawa istrinya ke dalam pelukan.
" Bisa ngga sih, kamu ngga bikin aku mikir, ngga bikin aku khawatir ? Aku tiap hari ngga suka liat kamu pulang dengan muka lecek dan cape. Terus hari ini kamu pulang mukanya boncel semua gitu ?! Mau bikin anak mu cepet mati hah ?! "
Yoongi ngomel, mulutnya memang ngga bisa di rem sih. Tapi Jimin seketika dapat pointnya, Yoongi khawatir. Dan memang sebegitunya, atau karna bawaan bayi ya jadi se sensitif ini.
Karna beberapa hari yang lalu, telunjuk Jimin kena pisau waktu potongin cake buat Yoongi. Malah Yoongi yang kaya orang stres liatnya.
" Astaga, Maaf sayang. "
" Matamu maaf ! Bisa bikin sembuh ?! "
Nahkan, kena semprot lagi. Jimin ketawa.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tetangga. Jjk x Kth
FanfictionJjk x Kth. Tau, aku sedang emosi di situ. Yang kalian baca itu emosiku. Nikmati saja setiap rasanya. Entah, bakal ada konten mature. Taehra.
