56

1.4K 184 36
                                        

"Tuan Park?"

Kebosanan Jennie saat menunggu Yoongi langsung sirna semenjak seorang pria berbadan tinggi tegap tiba-tiba datang menjenguknya.

Dia adalah CEO Elle Korea, Park Seo Joon. Pebisnis sukses yang membuat Jennie terkapar mabuk dalam kodisi drop seperti sekarang.

Rupanya namja itu tidak datang sendirian. Dia mengajak Mirae asistennya yang juga disuruh membawa bingkisan besar untuk Jennie.

"Hallo selamat sore Nyonya Kim..."

Seo Joon menyapa Kim In Naa lebih dulu dengan peringai santunnya. Senyum manis pria itu melelehkan hati setiap orang termasuk ibunya Jennie sekalipun.

Kalian harus tau jika, hubungan keluarga Kim dan Bos dari Elle itu cukup baik, karena Seo Joon selalu memberi kontrak yang istimewa pada Jennie.

Tak hanya itu, Kim Jennie selalu mendapatkan fasilitas nomor 1 jika dia sedang bekerja di bawah naungan Elle untuk sebuah sesi pemotretan cover majalah.

"Anda datang kemari?... Yaampun tak usah sampai repot-repot begini" Kim In Naa meresponnya begitu sungkan.

Pasalnya Park Seo Joon tak pernah bertangan kosong saat bertemu dengan keluarga Kim.

Yah, Seo Joon itu termasuk pria yang loyal dan suka memberi hadiah kepada keluarga Jennie. Awalnya berkedok sebagai ungkapan silahturahmi, tapi lama-kelama Seo Joon melakukannya agar mendapatkan simpati dan perhatian Jennie lebih banyak.

"Tidak apa-apa... Saya malah merasa tidak enak hati karena baru bisa menjenguk Jennie sore ini" ungkapnya.

Seo Joon meringis pilu saat melihat Jennie harus berbaring di atas ranjang rumah sakit dengan selang infus yang menempel pada punggung tangannya.

"Hai Jennie... Maaf ya kami baru bisa datang, aku juga khawatir sekali pada kondisimu. Kau membuatku takut..."

Mirae mendekat meskipun tangannya penuh dengan bingkisan buah segar yang mahal pemberian dari Seo Joon itu.

"Astaga Mirae aku baik-baik saja... Maaf juga karena kemarin aku sempat meracau di pesta dan terimakasih sudah menjengukku, akhirnya aku tidak merasa bosan lagi karena kalian tiba-tiba datang..."

Jennie menjawab sambil tersenyum samar kearah Mirae rekan kerjanya. Tak lupa Jennie juga mencuri pandang ke arah CEO Park yang membisu.

"Tentu saja Jen... Kami akan menghiburmu disini agar tidak bosan, benar kan Tuan Park..." Mirae berusaha mencairkan suasana yang agak canggung disana.

"Itu pasti..." jawan Seo Joon, dengan polos.

"Imo.. Boleh aku letakkan buahnya disana?"

Mirae bertanya pada In Naa. Rasanya otot-otot lengannya mulai pegal karena terlalu lama menenteng parcel buah yang besar itu.

"Ommo! Biar Imo bantu membawanya, astaga kalian benar-benar merepotkan diri dengan membawa ini semua... Cukup jenguk Jennie seperti biasa saja, jangan membawa banyak bingkisan..." tegur wanita itu.

"Nyonya Kim jangan melarangku membawa sesuatu untuk Jennie, karena aku tau Jennie pasti membutuhkannya..."

Park Seo Joon tak akan mau menuruti permintaan Nyonya Kim untuk kali ini.

"Aishh!... Terimakasih kalau begitu..." akhirnya terpaksa Kim In Naa menerima pemberian mereka.

"Bagaimana keadaanmu Jennie?"

Mata Seo Joon terfokus pada wajah Jennie. Meskipun sayu dan pucat, tapi model berkelas dengan bayaran tinggi itu masih tetap memancarkan aura cantiknya, sehingga Seo Joon pun terpana pada Jennie.

Little Title For Us #Wattys2019 [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang