"Ibu aku berangkat dulu ya"
Yoona tersentak saat suara emas yang sangat sopan dari putra kedua, di keluarga Kim itu terdengar. Didetik itu juga kegiatan Yoona yang sedang membersihkan sofa dengan vacuum cleaner langsung tersenti.
Tentu saja Yoona sangat lemah, dia tak akan bisa mengabaikan panggilan anak-anaknya. Karena Yoona, mereka adalah belahan jiwa yang sangat berharga.
Rasanya setiap anak di bumi, pasti akan iri melihat kasih sayang yang Taehyung dapatkan dari Kim Yoona.
Wanita paruh baya yang sudah melahirkan 2 anak kandung, dan mengasuh 1 anak angkat itu menatap Taehyung.
Senyumnya yang cantik merekah begitu indah, disaat Taehyung hendak berpamitan untuk bekerja ke rumah sakit pagi ini.
Yoona meletakkan mesin vacuum portabel yang hanya sebesar sepatu dengan moncong penghisap yang panjang. Vacuum itu tidak memiliki kabel, karena sebelum digunakan vacuum itu wajib di carger dayanya, sampai penuh.
Layaknya ponsel pada umumnya. Jadi, siapapun tak akan terganggu jika Yoona menggunakan vacuum itu, karena alatnya sangat praktis dan tepat guna. Bagus sekali untuk kegiatan bersih-bersih dirumah.
"Pastikan putra ibu yang tampan ini, makan siang tepat waktu dan pulang cepat nanti sore ya..."
Pesan itu diucapkannya. Sedikit ditepuk-tepuk pula pipi tirus milik Kim Taehyung yang menggoda untuk dikecup itu.
Ups! Tapi Yoona tak akan melakukannya, karena anaknya sudah besar dan sudah menikah. Hak paten untuk kecup-mengecup adalah milik istrinya sendiri. Ingatlah, Yoona sudah melepas 1 putranya bersama Irene.
"Ommo... Kau itu memang pria pekerja keras dan anak kebanggaan keluarga Taehyungie..." puji sang Ibu segitu ceria.
"Nde gomawoo Bu... Aku pasti melakukannya, aku kan penurut pada Ibu" jawab Kim Taehyung begitu patuh.
"Apa perlu Ibu siapkan bekal untukmu? Ibu yakin, kau tak punya waktu makan siang yang cukup di kantin rumah sakit" Yoona menatapnya mulai curiga.
Pasalnya sekarang tubuh Taehyung terlihat agak kurusan, Yoona yakin pola makan Taehyung pasti tidak benar. Pekerjaannya yang padat dirumah sakit pasti sangat menyita banyak waktu.
Kasihan sekali anaknya itu.
"Tidak usah Bu, nanti aku akan makan siang diluar. Jadwal hari ini hanya melayani checkUp tiga pasien saja" ucap Taehyung. Namja itu berdiri didepan Ibunya.
"Baiklah jika kau menolak tak apa, nanti juga Kookie pulang. Biar Ibu memasakkan makan siang yang baru untuknya saja"
Yah, tentu saja Ibunya akan memasak makanan baru saat nanti si bontot Kim pulang dari acara kuliahnya. Karena Yoona sangat senang memupuk anak bungsunya dengan makanan, agar tumbuh semakin bongsor dan sehat.
Taehyung kemudian mengangguk karena setuju dengan opini Ibunya barusan.
"Apa kau akan berangkat sendiri lagi? Irene mana?"
Taehyung lalu memeriksa jam tangan yang melingkar di pergelangan kiri. Sudah hampir jam setengah 9, tadi Irene masih memilih sepatu. Makanya Taehyung keluar kamar lebih dulu. Dan kebetulan sekali, Nyonya rumah menanyakan dimana keberadaan menantunya itu.
"Irene masih dikamar Bu, tadi dia masih memilih sepatu dan tas kantor yang cocok dengan dressnya" jawab Taehyung begitu kalem.
"Jinjjaa?? Istrimu itu hanya akan pergi ke kantor, mengapa dia perlu memilih-milih tas dan sepatu.... Berlebihan sekali, dia bahkan bukan seorang model!! Apa dia sengaja mau tebar pesona di kantornya?" celotehan menyayat dari Nyonya Kim, membuat hati Taehyung agak berdenyut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Little Title For Us #Wattys2019 [END]
Storie d'Amore"Yah, sayang sekali... Aku pikir Nona ini pacarmu, kau betah sekali menjomblo kak... Kapan kau menyusulku untuk menikah?" "Jika aku sudah mood mungkin" balas Seokjin tanpa minat. "Kapan kau akan mood untuk menikah dasar kakak bodoh? Ingat umurmu it...
![Little Title For Us #Wattys2019 [END]](https://img.wattpad.com/cover/162163946-64-k551043.jpg)