Gadis itu senantiasa menunggu, belum ada tanda-tanda bosan yang menghujam dihatinya. Lalu-lalang dari puluhan orang mahasiswa di kafetaria kampus pagi ini tak membuat Lisa merasa sendirian, meskipun kenyataannya 4 kursi tambahan di meja yang ia duduki kosong semua.
Sarapan di kampus sudah menjadi rutinitasnya jika Lisa ada jadwal kuliah pagi, makanan instan seperti nasi kimbab juga tidak terlalu buruk untuk lambungnya.
Yang penting, otaknya bisa bekerja saat sudah mendapat bahan bakar. Meskipun dirinya hanya makan makanan instan sekalipun.
"Hai Lisa, kau sendirian saja ya... Tadi aku lihat Jungkook malah mencarimu..."
Sebuah suara membuat Lisa menoleh, didekatnya rupanya ada Dahyun. Gadis bermata sipit itu lewat ke kafetaria, karena dia ingin membeli minuman dingin.
Kemudian Dahyun melihat kekasih dari Jeon Jungkook yang sedang duduk sendirian di kafetaria. Tentu saja Dahyun tak sampai hati jika dia tidak menyapa Lisa.
"Dahyun?"
"Hmm..." Dahyun lalu berdehem.
"Perasaan aku sudah menyuruh Jungkook untuk datang ke kemari" ujar Lisa.
Dia masih duduk dan menggenggam nasi kimbab yang masih tersisa setengah gigitan lagi ditangannya.
"Maksudku, lebih baik kau langsung datangi aja Jungkook dikoridor... Soalnya tadi aku melihat Jungkook dikerumunin oleh adik tingkat"
Lisa langsung mentautkan alisnya.
Jadi itu salah satu alasannya mengapa Jungkook datang terlambat pagi ini?
Apa karena dia sibuk meladeni adik tingkat yang genit itu di koridor kampus?
Padahal Jungkook sudah berjanji akan membantu Lisa untuk membuat laporan yang akan di kumpul ke dosen nanti siang.
Bibir tipis Lisa mengerucut, ia meletakkan kimbabnya, lalu meraih botol minum air mineralnya.
"Jungkook ada di koridor sebelah mana Hyun?" tanya Lisa yang kini sukses merasa kepo berat.
Lisa pun mulai berbenah karena, ingin menghampiri pacarnya. Sudah hampir setahun lamanya mereka menjalin hubungan asmara secara backstreet didepan keluarga Kim, hingga membuat Lisa harus lebih berhati-hati menjaga Jungkook.
Meskipun pada kenyataannya seluruh penghuni kampus sudah tau jika, hak paten atas diri Jeon Jungkook sudah menjadi milik Lisa seutuhnya. Tapi, masih saja adik tingkat yang tak tau diri mengincar Jungkook darinya.
Lisa tau jika beberapa adik tingkat di angkatan baru ini, ada yang naksir berat pada Jungkook.
Apakah masih kurang jelas jika Jungkook adalah kekasih Lisa?
Apa perlu Lisa menunjukan kalung liontin dan cincin berlian spesial pemberian Jungkook sebagai tanda jadian mereka pada adik tingkat itu?
Aishh rendahan sekali rasanya jika Lisa sampai sengaja menyombongkan diri didepan mereka!!
Adik tingkat itu pasti belum tau bagaimana galaknya Lisa kalau dia dalam keadaan marah. Setidaknya, jika memerlukan bantuan Jungkook untuk mengerjakan tugas, mereka juga harus sadar diri. Karena Jungkook tak mungkin selalu bisa meladeni mereka semua.
"Jungkook ada didepan Lis, dia ada di koridor dekat ruangan penyimpan alat kebersihan" jawab Dahyun.
"Thanks ya Hyu , aku akan menghampirinya. Dia sudah membuatku menunggu selama tiga puluh menit... Aku pikir Jungkook terjebak macet dijalan, tau-taunya dia malah dicegat oleh adik tingat...." Lisa berujar dengan nada yang mulai naik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Little Title For Us #Wattys2019 [END]
Romance"Yah, sayang sekali... Aku pikir Nona ini pacarmu, kau betah sekali menjomblo kak... Kapan kau menyusulku untuk menikah?" "Jika aku sudah mood mungkin" balas Seokjin tanpa minat. "Kapan kau akan mood untuk menikah dasar kakak bodoh? Ingat umurmu it...
![Little Title For Us #Wattys2019 [END]](https://img.wattpad.com/cover/162163946-64-k551043.jpg)