41

1.6K 195 39
                                        

Sebuah mobil suv melaju kencang dijalanan. Pengemudinya tak lain adalah seorang polisi wanita muda yang hari ini menanggalkan seragamnya untuk sejenak.

Mobilnya menepi setelah berkendara kurang lebih 20 menitan dari lapas kapolsek Seoul Korea. Jihyo menarik tuas rem tangan, setelah posisi mobilnya terparkir sempurna di sebuah restoran.

"Sudah sampai Napi, sebaiknya kau turun karena keluargamu sudah menunggu!!"

Hwang Daniel menatap tidak percaya pada kata-kata tajam yeoja berpipi chubi itu. Tak banyak bicara lagi Daniel lantas melepas sabuk pengamannya.

"Dengar ya, kau Polwan! Aku bukan Napi, namaku Hwang Daniel catat itu!!!

Usai berkata dengan nada ancaman Daniel keluar dari mobil dengan kasar dan membanting pintu suv itu dengan kencang.

"Terserah dasar Napi sialan! Gara-gara kau aku tidak bisa melihat kapten Seokjin yang tampan itu hari ini!" Jihyo merutuk didalam mobil.

Jihyo benar-benar kesal pada napi yang baru saja ia bebaskan itu. Dasar namja yang tidak tau rasa terimakasih!

Hwang Daniel lalu masuk kedalam sebuah restoran mewah. Baru saja ia sampai, tiba-tiba seorang bodyguard yang bekerja pada kakaknya menghampiri dirinya.

"Tuan Daniel, bos besar sudah menunggu anda didalam" ucap bodyguard itu lalu menuntun jalan untuk Daniel.

Setelah berjalan mencari privat room yang disewa oleh Minhyun, akhirnya Daniel masuk dan ia bertemu dengan Hwang Minhyun satu-satunya kakak yang ia miliki.

Sudah Daniel duga, kakaknya tidak akan tega menelantarkan Daniel di penjara.

Dan inilah buktinya, Minhyun pasti menebus Daniel dengan harga yang mahal karena persidangannya saja belum dimulai, tapi Daniel bisa bebas dari sel tahanan begitu saja.

Dan inilah buktinya, Minhyun pasti menebus Daniel dengan harga yang mahal karena persidangannya saja belum dimulai, tapi Daniel bisa bebas dari sel tahanan begitu saja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lelaki kejam bermata tajam, Hwang Minhyun menatap sang adik yang baru saja bergabung kedalam pestanya.

Rupanya Minhyun tidak sendiri, ada seorang wanita yang menemaninya lalu wanita itu nampak terlihat sedikit kaget dengan kehadiran Daniel.

"Akhirnya kau datang... Kemarilah Daneil!" titah namja itu.

Daniel mendengus namun ia melangkahkan kakinya untuk mengambil tempat di meja makan.

Jamuan yang Minhyun siapkan untuk menyambut sang adik tentulah bukan sembarang hidangan, menu yang ia pesan adalah makanan termahal berlapis emas sebagai topingnya. Hampir sama halnya dengan makanan mahal yang berbahan dasar tanaman atau bumbu-bumbu terlangka didunia.

"Bagaimana rasanya menghirup udara bebas?" tanya kakaknya. Daniel pun melepas hoody di kepalanya.

Cukup segar, dan aku merasa bersemangat untuk melakukan kejahatan lagi" balas Daniel.

"Itu hal yang bagus, tapi pastikan kau tidak ceroboh dalam bekerja... Aku tidak akan menyelamatkanmu untuk yang kedua kalinya!" Minhyun mengancam dengan seringainya.

Little Title For Us #Wattys2019 [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang